Kanal24, Malang – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Brawijaya (UB) memperingati Dies Natalis ke-18 dengan semangat Unity in Motion: 18 Years of Excellence. Memasuki usia yang ke-18, FKG UB tidak hanya merayakan perjalanan institusi, tetapi juga menjadikan momentum tersebut sebagai upaya memperkuat kualitas pendidikan, mempererat solidaritas sivitas akademika, serta mengembangkan potensi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa melalui berbagai rangkaian kegiatan. Salah satu agenda yang digelar ialah Festival Nyanyi dan Lomba Rakyat di Hall Lantai 1 FKG UB, Kamis (25/6/2026), yang melibatkan seluruh elemen fakultas.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa FKG UB, Drg. Sinta Candra Wardani, drg., M.Biomed., mengatakan perjalanan FKG UB selama 18 tahun menjadi bukti perkembangan fakultas yang terus bertumbuh meski usianya masih relatif muda. Menurutnya, kemajuan tersebut terlihat dari peningkatan jumlah dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga berbagai capaian akademik yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
Baca juga:
Ikan Sapu-Sapu Kian Menyebar, Akademisi Ungkap Risiko dan Potensinya
“Kami sudah menginjak usia ke-18 tahun. Sebuah perjalanan yang cukup panjang untuk fakultas yang memang usianya masih muda. Kami terus berkembang, baik dari jumlah dosen, jumlah tenaga kependidikan, dan juga mahasiswa. Tentunya semua berharap terus ke arah yang lebih baik lagi.”

Ia menjelaskan, penyelenggaraan Dies Natalis tahun ini dikemas lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Festival menyanyi dipilih sebagai salah satu rangkaian kegiatan karena dinilai mampu menjadi wadah bagi dosen dan tenaga kependidikan yang memiliki minat di bidang seni, sekaligus memperkuat hubungan antarsivitas.
“Kami melihat banyak bakat yang bisa dikembangkan dari dosen dan juga tenaga kependidikan. Selama ini mungkin kurang wadah dan kurang kesempatan. Melalui Dies Natalis ini kami ingin memberikan ruang agar mereka bisa tampil dan menunjukkan potensinya.”
Menurut Drg. Sinta Candra Wardani, Dies Natalis tidak hanya menjadi ajang perayaan ulang tahun fakultas, tetapi juga menjadi refleksi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Sebagai institusi pendidikan tinggi, FKG UB tetap menempatkan mahasiswa sebagai fokus utama melalui penguatan kompetensi akademik sekaligus pengembangan karakter, kreativitas, dan kemampuan nonakademik.
“Core business kami adalah pendidikan. Mahasiswa merupakan fokus utama kami. Karena itu kami ingin memberikan pendidikan terbaik, bukan hanya dari sisi akademik, tetapi juga mengembangkan soft skill dan hard skill melalui berbagai kegiatan.”
Melalui tema Unity in Motion: 18 Years of Excellence, FKG UB berharap semangat kebersamaan yang tumbuh selama Dies Natalis mampu menjadi fondasi dalam membangun lingkungan akademik yang harmonis, produktif, dan inovatif. Keterlibatan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa sarjana, hingga mahasiswa profesi diharapkan semakin memperkuat sinergi untuk mendorong kemajuan fakultas.
Menutup wawancara, Drg. Sinta Candra Wardani berharap Dies Natalis ke-18 menjadi pijakan baru bagi FKG UB untuk terus berkembang.
“Harapannya Dies Natalis tahun ini berjalan dengan lancar, meriah, dan bisa menjadi batu pijakan agar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya terus berkembang ke arah yang lebih baik lagi dan menjadi lebih maju.” (cay)













