Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Saat Data Warisan Budaya Terpecah, Dosen UB Hadirkan “Peta Pengetahuan” dari Ombilin

Dinia by Dinia
April 20, 2026
in Riset Inovasi
0
Saat Data Warisan Budaya Terpecah, Dosen UB Hadirkan “Peta Pengetahuan” dari Ombilin

Coal Processing Plant Compound, Salah satu Ares Warisan Dunia Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto (OCMHS)

2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24 – Di sebuah kota tambang tua di Sumatera Barat, jejak sejarah tidak hanya tersimpan dalam bangunan dan rel kereta yang membisu. Ia hidup dalam arsip-arsip lama, foto-foto yang mulai memudar, cerita lisan masyarakat, hingga benda-benda yang pernah menjadi saksi aktivitas tambang di masa lalu.

Namun, di tengah kekayaan itu, muncul satu pertanyaan sederhana yang justru menjadi persoalan besar: bagaimana semua pengetahuan ini bisa ditemukan dan dipahami dengan utuh?

Pertanyaan inilah yang kemudian membawa Muhammad Rosyihan Hendrawan, dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (UB), menelusuri persoalan yang selama ini luput dari perhatian—cara kita mengorganisasi pengetahuan tentang warisan budaya. Bersama tim dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, ia mencoba menjawab tantangan tersebut melalui pendekatan yang tidak hanya teknis, tetapi juga menyentuh cara manusia memahami makna.

Ketika Warisan Budaya Terpecah dalam “Bahasa” yang Berbeda

Di Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto (OCMHS), yang telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia UNESCO, berbagai informasi budaya tersebar di banyak lembaga—perpustakaan, arsip, dan museum.

Setiap lembaga memiliki cara sendiri dalam mengelompokkan informasi. Perpustakaan menggunakan sistem klasifikasi berbasis angka, arsip mengandalkan struktur administratif, sementara museum mengelompokkan berdasarkan jenis koleksi. Perbedaan ini membuat informasi yang seharusnya saling terhubung justru terpisah dalam sistem yang berbeda-beda.

Akibatnya, pengetahuan menjadi sulit diakses secara utuh. Seseorang yang ingin memahami satu topik sering kali harus “berpindah bahasa” antar lembaga. Dalam konteks yang lebih luas, kondisi ini membuat warisan budaya kehilangan keterhubungan maknanya.

Loebang Lembah Soero (tangkap layar virtual tour warisan dunia OCMHS)

“Pusako Ombilin”, Upaya Menyatukan Cara Kita Memahami Budaya

Berangkat dari persoalan tersebut, Rosyihan menghadirkan sebuah pendekatan bernama taxonomy atau taksonomi—cara mengelompokkan informasi secara terstruktur agar lebih mudah dipahami.

Secara sederhana, taksonomi dapat diibaratkan sebagai peta pengetahuan. Ia memungkinkan satu informasi ditemukan dari berbagai jalur, mengikuti cara berpikir pengguna, bukan sekadar logika sistem yang kaku.

Melalui risetnya, ia mengembangkan “Pusako Ombilin”, sebuah taksonomi yang dibangun dari 445 istilah lokal Indonesia yang dikumpulkan dari berbagai sumber, mulai dari dokumen hingga praktik budaya masyarakat.

Yang membuatnya berbeda, sistem ini lahir dari pendekatan partisipatif. Pustakawan, arsiparis, kurator, hingga masyarakat dilibatkan untuk memastikan bahwa struktur yang dibangun benar-benar mencerminkan cara orang mencari dan memahami informasi.

Taksonomi ini kemudian mengelompokkan warisan budaya dalam tema-tema yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari—seperti tradisi, seni pertunjukan, kawasan kota lama, hingga pengetahuan tentang alam—sehingga lebih intuitif bagi pengguna.

Pendekatan ini sekaligus menjadi kritik terhadap sistem global yang selama ini digunakan. Banyak istilah lokal Indonesia tidak terakomodasi dengan baik, sehingga sebagian makna budaya berisiko hilang dalam proses dokumentasi.

“Pusako Ombilin” hadir untuk menjawab celah tersebut, dengan menghadirkan sistem yang lebih kontekstual dan berakar pada budaya lokal.

Infografis “Pusako Ombilin” menunjukkan upaya penyatuan informasi warisan budaya melalui pendekatan taksonomi yang menghubungkan data lintas institusi. (Dinia/Kanal24)

Dari Alat Pencarian Menjadi Jembatan Makna Budaya

Lebih dari sekadar alat pencarian, “Pusako Ombilin” membawa perubahan dalam cara warisan budaya diakses dan dipahami.

Dengan sistem ini, pengguna dapat menelusuri informasi berdasarkan topik, jenis sumber, maupun tokoh yang terlibat. Proses pencarian menjadi lebih cepat dan terarah, sekaligus membuka kemungkinan untuk melihat keterkaitan antar informasi yang sebelumnya terpisah.

Tak hanya itu, taksonomi ini juga membantu mengidentifikasi kekosongan dalam koleksi budaya—bagian mana yang belum terdokumentasi dan perlu dilengkapi. Dengan demikian, ia tidak hanya berfungsi untuk menemukan masa lalu, tetapi juga mengarahkan upaya pelestarian ke depan.

Implementasi “Pusako Ombilin” dalam bentuk repositori digital menunjukkan bahwa riset ini tidak berhenti pada konsep. Ia hadir sebagai solusi nyata yang dapat digunakan dan dikembangkan lebih lanjut.

Lebih jauh, karya ini menegaskan bahwa kontribusi perguruan tinggi tidak hanya pada produksi pengetahuan, tetapi juga pada bagaimana pengetahuan itu diorganisasi dan dimaknai.

Pada akhirnya, dari Ombilin muncul sebuah pelajaran penting: di era informasi, tantangan terbesar bukan lagi mengumpulkan data, melainkan menyatukan makna di dalamnya. Dan untuk itu, kita membutuhkan satu hal yang sering dianggap sederhana—bahasa yang sama.

Sumber : Developing a cultural heritage taxonomy for an Indonesian world heritage site

Post Views: 27
Previous Post

Journaling, Cara Sederhana Meredakan Isi Kepala

Next Post

Sertifikat Halal 2026: Kosmetik dan Logistik Tak Bisa Nego

Dinia

Dinia

Next Post
Sertifikat Halal 2026: Kosmetik dan Logistik Tak Bisa Nego

Sertifikat Halal 2026: Kosmetik dan Logistik Tak Bisa Nego

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Sertifikat Halal 2026: Kosmetik dan Logistik Tak Bisa Nego

Sertifikat Halal 2026: Kosmetik dan Logistik Tak Bisa Nego

April 20, 2026
Saat Data Warisan Budaya Terpecah, Dosen UB Hadirkan “Peta Pengetahuan” dari Ombilin

Saat Data Warisan Budaya Terpecah, Dosen UB Hadirkan “Peta Pengetahuan” dari Ombilin

April 20, 2026
Journaling, Cara Sederhana Meredakan Isi Kepala

Journaling, Cara Sederhana Meredakan Isi Kepala

April 19, 2026
UB Genjot Dana Abadi 2026, Bidik ROI 4,8 Persen

UB Genjot Dana Abadi 2026, Bidik ROI 4,8 Persen

April 19, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025