Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

FP UB Gandeng PG KTM Mitr Phol Thailand, Dorong Riset Tebu untuk Ketahanan Pangan dan Energi

Dinia by Dinia
April 21, 2026
in Pendidikan, Riset Inovasi
0
FP UB Gandeng PG KTM Mitr Phol Thailand, Dorong Riset Tebu untuk Ketahanan Pangan dan Energi

Kolaborasi Kelompok Kajian Gula (KKG) FP UB dengan PG Kebun Tebu Mas (KTM) Lamongan grup Mitr Phol Thailand (Ist.)

75
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Upaya memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional mulai diarahkan pada sektor strategis: tebu. Di tengah tantangan produktivitas dan efisiensi industri gula, kolaborasi antara kampus dan industri menjadi kunci untuk mempercepat inovasi berbasis riset.

Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) melalui Kelompok Kajian Gula (KKG) resmi menjalin kolaborasi riset dengan PG Kebun Tebu Mas (KTM) Lamongan, bagian dari grup Mitr Phol Thailand. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan teknologi, hilirisasi riset, serta peningkatan kesejahteraan petani tebu.

Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (16/4/2026) tersebut menjadi ruang sinkronisasi antara kebutuhan industri dan pengembangan akademik. Kedua pihak memaparkan roadmap hilirisasi penelitian sekaligus membahas berbagai persoalan dalam rantai produksi gula nasional, mulai dari hulu hingga hilir.

Baca juga : FP UB Desak Transformasi Sistem Pangan: Dari Sawah ke Meja Makan, Masih Banyak Lubang

Ketua Kelompok Kajian Gula (KKG) FP UB, Prof. Dr. Ir. Sudiarso, M.S., menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga keberlanjutan sistem pertanian tebu.

(Kiri) Ketua Kelompok Kajian Gula (KKG) FP UB, Prof. Dr. Ir. Sudiarso, M.S. (Ist.)

“Pendekatan pertanian berkelanjutan perlu menjadi fokus utama, termasuk melalui konsep regenerative agriculture untuk menjaga kesehatan tanah dan memastikan produksi tebu tetap berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya aspek sosial dalam pengembangan sektor ini, terutama dalam mendorong regenerasi petani.

“Alih teknologi kepada petani harus dilakukan dengan strategi yang tepat, sekaligus menumbuhkan minat generasi muda untuk terlibat di sektor tebu melalui penguasaan teknologi modern,” tambahnya.

Diskusi Lapang Kelompok Kajian Gula (KKG) FP UB dalam kolaborasi riset dengan PG Kebun Tebu Mas (KTM) Lamongan (Ist.)

Teknologi Presisi Jadi Kunci Efisiensi Industri Gula

Dari sisi industri, PG Kebun Tebu Mas menegaskan komitmennya dalam mengadopsi teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi produksi. Sejumlah teknologi berbasis precision agriculture telah diterapkan, mulai dari penggunaan drone hingga rekayasa genetika untuk menghasilkan bibit unggul.

Perwakilan PG KTM Lamongan, Endri Novianto, menyebut kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam memperkuat inovasi di sektor tebu.

“Kami melihat kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti FP UB sangat penting untuk mengembangkan teknologi yang aplikatif, mulai dari monitoring lahan dengan drone hingga prediksi tanam dan panen yang lebih presisi,” ujarnya.

Menurutnya, integrasi riset dan praktik industri akan mempercepat peningkatan produktivitas sekaligus menjawab tantangan efisiensi di sektor gula nasional.

Bangun Ekosistem Riset hingga Hilirisasi

Kolaborasi ini juga mencakup pengembangan riset terapan, inovasi teknologi, serta program pengabdian kepada masyarakat berbasis sektor tebu. Fokus utamanya adalah meningkatkan pendapatan petani melalui penerapan teknologi tepat guna hasil penelitian kampus.

Selain itu, kerja sama ini membuka peluang penguatan program akademik, seperti magang mahasiswa, penelitian tugas akhir, hingga implementasi program Kampus Berdampak yang terintegrasi dengan kebutuhan industri.

Kolaborasi ini turut melibatkan tim lintas keahlian dari kedua pihak. Dari Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, tim Kelompok Kajian Gula dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Sudiarso, M.S., Guru Besar Departemen Budidaya Pertanian, bersama Dr. Ir. Cicik Udayana, M.Si., Dr. Silvana Maulidah, S.P., M.P., serta Adi Setiawan, M.P., Ph.D.

Sementara itu, dari PG Kebun Tebu Mas Lamongan, hadir Endri Novianto, Tonny Nugraha, Baktian Oktatianto, Satya Purba Wasesa, dan Fafitra Elif Normawan.

Dalam kunjungan tersebut, tim KKG FP UB juga meninjau langsung kebun Pendekar Tebu di Lamongan yang melibatkan mahasiswa dalam kegiatan riset dan praktik lapangan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem agroindustri gula yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan dan energi di masa depan.(Din)

Post Views: 66
Tags: agroindustri gulaenergi nasionalFP UBindustri gulaKetahanan Panganmitr phol thailandpertanian berkelanjutanpetani tebupg ktm lamonganprecision agricultureregenerative agricultureriset tebuSDG 7 – Affordable and Clean Energyteknologi pertanianuniversitas brawijaya
Previous Post

Harga LPG Nonsubsidi Naik, UMKM Kuliner Putar Strategi Bertahan

Next Post

19 Juta Pekerjaan Masa Mendatang: Mesin vs Ekosistem

Dinia

Dinia

Next Post
19 Juta Pekerjaan Masa Mendatang: Mesin vs Ekosistem

19 Juta Pekerjaan Masa Mendatang: Mesin vs Ekosistem

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Konsentrasi Kekuasaan dan Krisis Check and Balance di Indonesia

Konsentrasi Kekuasaan dan Krisis Check and Balance di Indonesia

April 22, 2026
Perang AS-Iran Picu Krisis Bahan Baku Plastik Indonesia

Perang AS-Iran Picu Krisis Bahan Baku Plastik Indonesia

April 22, 2026
Diterpa Tekanan Global, Ekonomi RI Masih Tahan Banting

Diterpa Tekanan Global, Ekonomi RI Masih Tahan Banting

April 22, 2026
FH UB Lepas 4 Dosen ke Tanah Suci, Perkuat Nilai Spiritual Kampus

FH UB Lepas 4 Dosen ke Tanah Suci, Perkuat Nilai Spiritual Kampus

April 21, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025