Kanal24, Malang – Dinas Sosial Kota Malang memperkuat literasi sejarah Hamid Rusdi sebagai bagian dari upaya mendukung pengusulan gelar Pahlawan Nasional. Penguatan dilakukan melalui berbagai kegiatan yang menghimpun referensi mengenai perjuangan tokoh asal Malang tersebut.
Hal itu disampaikan Heri Wiyono, S.Pd., MM., dari Dinas Sosial Kota Malang dalam Forum Diskusi Malang Peduli Demokrasi bersama Museum Brawijaya yang diselenggarakan UBTV di Ruang Meeting Manager UBTV, Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Selasa (15/9/2026).
Baca Juga:
Pakar Malaysia: Atasi TBC Tak Cukup dengan Pengetahuan
Perkuat Referensi Hamid Rusdi
Heri mengatakan forum diskusi menjadi salah satu ruang untuk memperkaya referensi dan literasi mengenai Hamid Rusdi. Berbagai kegiatan terus dilakukan untuk mendukung proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional.
“Kemudian yang kedua memang untuk kegiatan ini adalah sebuah kegiatan-kegiatan yang ingin memunculkan sebuah referensi memperkuat ee literasi khususnya tentang Pak Hamid Rusdi yang akan diusulkan sebagai pahlawan nasional berbagai tahapan, berbagai kegiatan itu terus kita lakukan.”
Menurut Heri, referensi tersebut diharapkan dapat memperkuat bahan penilaian terhadap usulan gelar Pahlawan Nasional bagi Hamid Rusdi.
Harapkan Hamid Rusdi Dapat Gelar Nasional
Heri menegaskan, rangkaian kegiatan yang dilakukan memiliki tujuan untuk memperkuat pengusulan Hamid Rusdi sebagai Pahlawan Nasional. Pengayaan literasi dinilai penting agar informasi mengenai perjuangan Hamid Rusdi semakin lengkap.
“Nah, harapannya nanti setiap kegiatan ini nanti bisa memperkaya dan memberikan sebuah dukungan sekaligus memberikan poin-poin untuk penilaian ya Pak Hamid Rusdi ini tentang apakah nanti itu disetujui ya.”
Ia berharap seluruh proses tersebut dapat berujung pada pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Hamid Rusdi.
“harapan kita semua itu Pak Hamid Rosdi itu nanti disetujui mendapatkan gelar pahlawan nasional.”
Museum Jadi Ruang Edukasi
Pembahasan forum juga menyinggung rencana pengembangan museum yang berkaitan dengan sejarah Hamid Rusdi. Heri menjelaskan, museum tersebut tidak hanya diarahkan sebagai tempat untuk mengenalkan sejarah, tetapi juga sebagai destinasi yang dapat menarik masyarakat.
“justru untuk bagaimana mewujudkan museum ini nanti lebih yang pertama lebih menarik ya, lebih diinginkan oleh semua kalangan ya sebagai salah satu destinasi ya destinasi wisata yang memang di situ akan memunculkan atau menimbulkan nilai-nilai kepahlawanan bagi para pengunjungnya.”
Menurutnya, keberadaan museum dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan perjalanan sejarah sekaligus menanamkan nilai kepahlawanan kepada pengunjung.
“Di samping mereka dari berkunjung ke situ, itu juga akan menambah kasanah pengetahuan tentang bagaimana itu sejarah masa lalu dan juga bagaimana kita bisa merangkai sejarah masa lalu untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan depan.”
Upaya memperkuat literasi sejarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dilakukan berbagai pihak untuk mendukung pengusulan Hamid Rusdi sebagai Pahlawan Nasional. Forum diskusi di UBTV menjadi salah satu ruang untuk memperkaya referensi mengenai sosok dan perjuangannya. (ndr)













