Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Obat Herbal Makin Populer, Mengapa Harus Dibuktikan Secara Ilmiah?

Dinia by Dinia
June 26, 2026
in Pendidikan
0
Obat Herbal Makin Populer, Mengapa Harus Dibuktikan Secara Ilmiah?

Program Adjunct Professor 2026 yang diselenggarakan Departemen Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) (Ist.)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Minat masyarakat terhadap obat herbal terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai tanaman obat kini banyak dimanfaatkan sebagai pendamping terapi untuk penyakit kronis, mulai dari diabetes hingga gangguan saraf. Namun, di balik besarnya potensi tersebut, para ahli mengingatkan bahwa setiap produk berbasis bahan alam tetap harus melalui pembuktian ilmiah agar manfaat dan keamanannya benar-benar dapat dipertanggungjawabkan.

Pendekatan inilah yang menjadi fokus Program Adjunct Professor 2026 yang diselenggarakan Departemen Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) pada mata kuliah Fitoterapi. Kegiatan yang berlangsung secara daring pada 9 Mei 2026 dan 20 Juni 2026 ini menghadirkan Dr. Muhammad Ajmal Shah, PharmD., MPhil., RPh., Ph.D., Assistant Professor Department of Pharmacy Hazara University, Pakistan, sebagai dosen tamu internasional.

Melalui dua topik utama, yakni Evidence-Based Phytotherapy for Antidiabetic Therapy dan Evidence-Based Phytotherapy for Neuroprotective Therapy, mahasiswa diperkenalkan pada perkembangan terkini penelitian bahan alam sebagai alternatif terapi penyakit kronis yang didasarkan pada bukti ilmiah (evidence-based medicine), bukan sekadar pengalaman empiris atau kepercayaan turun-temurun.

Program tersebut dibuka oleh dosen pengampu mata kuliah Fitoterapi, Apt. Queen Intan Nurrahmah, S.Farm., M.Med.Sc., Ph.D. bersama Apt. Thia Amalia, S.Farm., M.Si. Keduanya menegaskan bahwa pemanfaatan bahan alam harus dilakukan melalui pendekatan ilmiah yang komprehensif, mulai dari identifikasi senyawa bioaktif, pembuktian aktivitas farmakologi, hingga pengembangan produk kesehatan yang aman, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Dari Tanaman Obat Menuju Terapi Berbasis Bukti

Dalam dua sesi perkuliahan tersebut, Dr. Ajmal Shah memaparkan berbagai perkembangan riset mengenai pemanfaatan tanaman obat untuk terapi penyakit metabolik, khususnya diabetes, serta penyakit neurodegeneratif yang menyerang sistem saraf.

Tak hanya membahas potensi senyawa aktif dari tanaman obat, ia juga memperkenalkan berbagai inovasi teknologi ekstraksi yang lebih berkelanjutan (green extraction technology). Teknologi ini dinilai mampu menghasilkan ekstrak dengan kualitas lebih baik, mengurangi penggunaan pelarut kimia, meningkatkan efisiensi energi, sekaligus mendukung pengembangan produk farmasi yang lebih ramah lingkungan.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam pengembangan fitoterapi bukan hanya menemukan tanaman yang berpotensi sebagai obat, tetapi memastikan setiap produk yang dihasilkan memiliki dasar ilmiah yang kuat sehingga aman digunakan masyarakat.

Mahasiswa Antusias Diskusikan Masa Depan Fitoterapi

Program Adjunct Professor tidak hanya menghadirkan kuliah dari akademisi internasional, tetapi juga membuka ruang diskusi yang interaktif. Mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai mekanisme kerja senyawa bioaktif, pengembangan obat herbal berbasis bukti ilmiah, hingga prospek penelitian bahan alam di masa mendatang.

Selain itu, peserta juga berdiskusi mengenai tantangan mentransformasikan hasil penelitian laboratorium menjadi produk kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat serta peluang kolaborasi riset internasional di bidang farmasi bahan alam. Tingginya partisipasi mahasiswa menunjukkan besarnya minat terhadap pengembangan fitoterapi sebagai salah satu bidang riset yang terus berkembang.

Perkuat Jejaring Akademik Internasional

Bagi Departemen Farmasi FK UB, penyelenggaraan Program Adjunct Professor 2026 tidak hanya bertujuan memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui interaksi langsung dengan akademisi internasional, tetapi juga memperkuat jejaring kerja sama global di bidang pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah.

Kolaborasi dengan Hazara University Pakistan diharapkan mampu membuka peluang riset bersama, meningkatkan kualitas publikasi internasional, sekaligus memperluas kerja sama akademik dalam pengembangan farmasi bahan alam dan fitoterapi.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Universitas Brawijaya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Pengembangan terapi berbasis bahan alam yang aman dan berbasis bukti ilmiah mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Di sisi lain, keterlibatan akademisi internasional dalam proses pembelajaran turut memperkuat SDG 4 (Quality Education) dengan menghadirkan pengalaman belajar yang lebih berkualitas dan berwawasan global. Sementara itu, kolaborasi antara Universitas Brawijaya dan Hazara University menjadi wujud nyata implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan di bidang pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah.

Di tengah semakin besarnya minat masyarakat terhadap obat herbal, pengembangan fitoterapi berbasis bukti ilmiah menjadi langkah penting agar kekayaan biodiversitas tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga berkembang menjadi inovasi kesehatan yang aman, efektif, dan diakui secara global. (din)

Post Views: 46
Tags: Adjunct ProfessorAntidiabetic TherapyEvidence Based MedicineFakultas Kedokteran UBFarmasiFarmasi Bahan AlamFitoterapiHazara UniversityHerbal Berbasis Buktiinovasi kesehatanKemitraan GlobalKesehatankolaborasi internasionalNeuroprotective TherapyObat Herbalpendidikan berkualitasPendidikan TinggiPenelitian FarmasiPhytotherapyriset internasionalsdg17SDG3sdg4Tanaman Obatuniversitas brawijaya
Previous Post

Tiga Hari di Malang, Mahasiswa University of Malaya Dalami Pembelajaran Komunitas

Next Post

Modus Penipuan Keuangan Kian Mengganas, Mahasiswa Jadi Target Utama

Dinia

Dinia

Next Post
Modus Penipuan Keuangan Kian Mengganas, Mahasiswa Jadi Target Utama

Modus Penipuan Keuangan Kian Mengganas, Mahasiswa Jadi Target Utama

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Modus Penipuan Keuangan Kian Mengganas, Mahasiswa Jadi Target Utama

Modus Penipuan Keuangan Kian Mengganas, Mahasiswa Jadi Target Utama

June 26, 2026
Obat Herbal Makin Populer, Mengapa Harus Dibuktikan Secara Ilmiah?

Obat Herbal Makin Populer, Mengapa Harus Dibuktikan Secara Ilmiah?

June 26, 2026
Tiga Hari di Malang, Mahasiswa University of Malaya Dalami Pembelajaran Komunitas

Tiga Hari di Malang, Mahasiswa University of Malaya Dalami Pembelajaran Komunitas

June 26, 2026
EJCS 2026 Bongkar Cara Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

EJCS 2026 Bongkar Cara Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

June 26, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025