Kanal24, Malang – Transformasi digital di sektor pengadaan terus menjadi perhatian dalam upaya memperkuat daya saing pelaku usaha lokal di Indonesia. Di tengah percepatan ekonomi digital, kehadiran platform pengadaan berbasis teknologi dinilai mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM sekaligus meningkatkan efisiensi kerja sama dengan BUMN.
PT Telkom Indonesia melalui platform PaDi UMKM menggelar PaDi Business Forum & Showcase (PBFS) 2026 di Auditorium PLN Pusat, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut menghadirkan puluhan BUMN, pelaku UMKM lintas sektor, hingga perwakilan pemerintah dan Danantara Asset Management guna memperkuat sinergi bisnis nasional melalui ekosistem pengadaan digital yang lebih terintegrasi.
Mengusung tema āMenjalin Kolaborasi, Menggerakkan Investasi, dan Mempercepat Pertumbuhan Bisnis Nasionalā, forum ini menjadi ruang kolaborasi antara BUMN dan UMKM dalam memperluas peluang bisnis di era digital. Kehadiran PaDi UMKM dinilai mampu menjadi jembatan antara kebutuhan pengadaan perusahaan negara dengan produk maupun jasa dari pelaku usaha lokal.
Baca juga:
3 Pilar Fundamental Jadi Kunci Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Dalam pelaksanaannya, PaDi UMKM juga memperkenalkan komitmen #PengadaanLebihTenang yang berfokus pada peningkatan keamanan transaksi, kepastian proses pengadaan, serta konektivitas bisnis yang lebih luas. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan pengguna sekaligus memperkuat ekosistem pengadaan digital nasional.
Berbeda dari tahun sebelumnya, rangkaian PBFS 2026 berlangsung selama enam bulan mulai Mei hingga Desember 2026. Sejumlah agenda seperti PaDi Talks, Vendor Connect, hingga Business Matching disiapkan untuk mempertemukan UMKM dengan berbagai BUMN secara lebih intensif dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara BUMN dan UMKM melalui platform digital dinilai menjadi salah satu strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan sistem pengadaan yang lebih transparan dan efisien, pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kapasitas bisnis mereka.
Senior Director Chief Marketing Officer PT Danantara Asset Management (Persero), Dendi T. Danianto, menyebut penguatan brand positioning menjadi faktor penting agar transformasi digital PaDi UMKM dapat menjawab kebutuhan pengguna dan menjadi pilihan utama dalam ekosistem pengadaan BUMN.
Sementara itu, Telkom menargetkan peningkatan transaksi pengadaan digital sepanjang 2026 dengan fokus pada penguatan keamanan siber, kepatuhan regulasi, serta keberlanjutan bisnis UMKM nasional. Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat digitalisasi sektor usaha sekaligus memperkuat posisi UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia. (nid)














