Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

PLTP Gunung Ungaran Ditargetkan Beroperasi 2031, Berkapasitas 55 MW

Einid Shandy by Einid Shandy
September 21, 2026
in Ekonomi
0
PLTP Gunung Ungaran Ditargetkan Beroperasi 2031, Berkapasitas 55 MW

PLTP Ungaran Bidik Listrik 55 MW. (Semarang - Bisnis.com)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Potensi panas bumi Gunung Ungaran, Jawa Tengah, mulai diarahkan untuk mendukung tambahan pasokan listrik rendah emisi. Pemerintah menyiapkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran dengan kapasitas sekitar 55 megawatt (MW).

Meski demikian, pembangkit tersebut belum masuk tahap konstruksi maupun pengeboran. Hingga September 2026, pengembangan masih berada pada tahap perencanaan, studi kelayakan, dan eksplorasi. Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, PLTP Gunung Ungaran ditargetkan beroperasi pada 2031.

Baca juga:
Ketika Ka’bah berpindah ke hati

Pengembangan Masih Tahap Kajian

Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ungaran mencakup wilayah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kendal. Pemerintah menegaskan proses pengembangan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek teknis, keselamatan, lingkungan, perizinan, serta kondisi sosial masyarakat.

Tahapan tersebut diperlukan untuk memastikan potensi panas bumi di bawah permukaan benar-benar layak dikembangkan. Kajian geologi dan geofisika akan menjadi dasar untuk menentukan karakteristik reservoir serta lokasi yang memungkinkan digunakan untuk pengeboran eksplorasi.

Pemerintah juga menegaskan titik pengeboran nantinya tidak ditentukan hanya berdasarkan posisi sumber panas bumi yang terlihat di permukaan. Dengan teknologi directional drilling, pengeboran dapat diarahkan menuju target reservoir dari titik tertentu sesuai hasil kajian teknis.

Artinya, kapasitas 55 MW yang saat ini disebutkan masih merupakan rencana pengembangan. Besaran kapasitas dan kelayakan proyek tetap bergantung pada hasil eksplorasi serta penelitian yang dilakukan pada tahap berikutnya.

Kondisi tersebut penting karena pengembangan panas bumi membutuhkan kepastian mengenai karakter reservoir sebelum pembangkit dapat dibangun. Pemerintah dan PLN masih harus memastikan sumber panas bumi memiliki potensi yang memadai untuk mendukung pembangkitan listrik secara komersial.

Panas bumi sendiri memiliki karakter sebagai sumber energi yang dapat digunakan untuk pembangkit base load. Berbeda dengan sumber energi yang sangat bergantung pada kondisi cuaca, pembangkit panas bumi dapat menghasilkan listrik secara lebih stabil selama sumber panas dan fasilitas pembangkit tersedia.

Jika terealisasi sesuai rencana, kapasitas 55 MW dari Gunung Ungaran dapat menambah pasokan listrik di Jawa Tengah sekaligus memperluas pemanfaatan energi terbarukan.

Gedong Songo Jadi Perhatian

Pengembangan PLTP Gunung Ungaran juga mendapat perhatian karena wilayahnya berada di sekitar kawasan yang memiliki nilai lingkungan dan budaya.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Candi Gedong Songo. Pemerintah menegaskan pelestarian kawasan cagar budaya tersebut harus menjadi bagian dari setiap tahapan pengembangan proyek.

Kementerian ESDM menyatakan pengembangan panas bumi harus mengacu pada ketentuan zonasi dan prinsip pelestarian kawasan cagar budaya. Kajian sosial juga diperlukan untuk memetakan kondisi masyarakat serta para pemangku kepentingan di sekitar wilayah kerja.

PLN kemudian menegaskan bahwa rencana titik pengeboran PLTP Gunung Ungaran tidak berada di area Candi Gedong Songo. PLN juga menyebut proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan dan studi kelayakan sehingga belum memasuki konstruksi maupun pengeboran.

Selain aspek cagar budaya, kebutuhan air dan potensi dampak terhadap lingkungan serta masyarakat juga menjadi bagian dari kajian sebelum proyek memasuki tahapan berikutnya.

Pemerintah menyebut penggunaan lahan untuk fasilitas PLTP nantinya hanya sebagian kecil dari keseluruhan wilayah kerja. Dari total wilayah kerja panas bumi, lahan yang digunakan untuk fasilitas pembangkit berkapasitas 55 MW diperkirakan kurang dari satu persen. Namun, lokasi dan kebutuhan lahan tetap akan ditentukan berdasarkan kajian teknis, kondisi lapangan, tata ruang, serta persyaratan lingkungan.

Dengan demikian, pembahasan mengenai PLTP Gunung Ungaran tidak hanya berkaitan dengan berapa besar listrik yang dapat dihasilkan. Lokasi pembangunan, keselamatan, lingkungan, serta keberadaan kawasan cagar budaya juga menjadi bagian yang harus dipastikan sebelum proyek berjalan.

Potensi Listrik Dorong Ekonomi

Selain menambah pasokan listrik, pengembangan panas bumi Gunung Ungaran juga diharapkan memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.

Pasokan listrik yang stabil dapat mendukung kegiatan masyarakat dan dunia usaha. Industri, perdagangan, jasa, hingga usaha skala kecil membutuhkan energi yang andal untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pengembangan energi terbarukan juga berpotensi menciptakan aktivitas ekonomi baru selama proses pembangunan dan pengoperasian pembangkit. Kebutuhan tenaga kerja, jasa pendukung, logistik, serta berbagai kebutuhan operasional dapat menjadi bagian dari rantai ekonomi proyek.

Namun, manfaat ekonomi tersebut tetap perlu berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat dan perlindungan lingkungan. Pengembangan energi tidak cukup hanya diukur dari tambahan megawatt yang masuk ke sistem kelistrikan.

Keterlibatan masyarakat sekitar menjadi salah satu bagian penting dalam proses tersebut. Pemetaan sosial diperlukan agar pemerintah dan pengembang memahami kondisi masyarakat serta potensi dampak yang muncul selama pengembangan proyek.

Di sisi lain, panas bumi menjadi salah satu sumber energi yang masih memiliki ruang pengembangan besar di Indonesia. Potensi panas bumi nasional jauh lebih besar dibandingkan kapasitas pembangkit yang telah terpasang.

Gunung Ungaran menjadi salah satu wilayah yang kembali masuk dalam agenda pengembangan tersebut. Namun, perjalanan menuju pembangkit yang benar-benar menghasilkan listrik masih membutuhkan sejumlah tahapan.

Studi kelayakan, eksplorasi, perizinan, kajian lingkungan, dan penentuan lokasi fasilitas harus diselesaikan sebelum pembangunan dimulai.

Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, PLTP Gunung Ungaran ditargetkan mulai beroperasi pada 2031 dengan kapasitas sekitar 55 MW. Kehadirannya nantinya diharapkan dapat menambah pasokan listrik sekaligus memperluas penggunaan energi terbarukan di Jawa Tengah.

Untuk saat ini, angka 55 MW masih menjadi target pengembangan, bukan kapasitas listrik yang sudah tersedia. Kepastian mengenai potensi dan kelayakan pembangkit akan ditentukan melalui proses eksplorasi dan kajian yang masih berlangsung. (ern)

Post Views: 20
Tags: Energienergi terbarukanernGedong SongogeothermalGunung UngaranJawa TengahKANAL24kanal24.co.idlistrik bersihpanas bumiPLNPLTP Gunung Ungaran
Previous Post

Stok Beras Nasional 25–26 Juta Ton, Pemerintah Pastikan Aman hingga Maret 2027

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
PLTP Gunung Ungaran Ditargetkan Beroperasi 2031, Berkapasitas 55 MW

PLTP Gunung Ungaran Ditargetkan Beroperasi 2031, Berkapasitas 55 MW

September 21, 2026
Stok Beras Nasional 25–26 Juta Ton, Pemerintah Pastikan Aman hingga Maret 2027

Stok Beras Nasional 25–26 Juta Ton, Pemerintah Pastikan Aman hingga Maret 2027

September 21, 2026
Tim 7 TEP UB Uji Rawai Bersama Nelayan Segun Papua

Tim 7 TEP UB Uji Rawai Bersama Nelayan Segun Papua

September 21, 2026
Dua Mobil APATTE62 Brawijaya Siap Berlaga di KMHE 2026 

Dua Mobil APATTE62 Brawijaya Siap Berlaga di KMHE 2026 

September 21, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025