Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Workshop Moon Belt FIB UB Sulap Kertas Bekas Jadi Ikon Kampung Ketawanggede 1

Einid Shandy by Einid Shandy
July 23, 2026
in Pendidikan
0
Workshop Moon Belt FIB UB Sulap Kertas Bekas Jadi Ikon Kampung Ketawanggede 1

Workshop Moon Belt FIB UB (Andik/Kanal24)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Tumpukan kertas bekas yang selama ini kerap dianggap tidak bernilai disulap menjadi karya seni yang mempercantik lingkungan. Melalui Workshop Moon Belt, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya (UB) mengajak warga Kelurahan Ketawanggede memanfaatkan limbah kertas menjadi ornamen kampung yang sarat makna.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Kampung Lingkar Kampus (KLK) FIB UB ini digelar di Balai RW 1 Kelurahan Ketawanggede, Rabu (22/7/2026). Workshop melibatkan dosen, mahasiswa, serta perwakilan warga dari berbagai RT dan RW untuk bersama-sama menciptakan instalasi Moon Belt sebagai identitas baru kawasan.

Baca juga:
Mahasiswa KKN UB Ajak Warga Manfaatkan Limbah Jadi Pupuk Organik

Program KLK Dekatkan Kampus dengan Warga

Dosen FIB UB, I Kadek Yudi Astawan, S.Sn., M.Sn., mengatakan kegiatan tersebut lahir dari keinginan agar masyarakat di sekitar kampus ikut merasakan manfaat keilmuan yang dimiliki Universitas Brawijaya.

I Kadek Yudi Astawan, S.Sn., M.Sn., Dosen FIB UB, (Andik/Kanal24)

Menurutnya, selama ini berbagai program pengabdian lebih banyak menyasar wilayah yang jauh dari kampus. Padahal, warga di sekitar lingkungan universitas juga memiliki potensi besar untuk diberdayakan melalui pendekatan seni dan budaya.

“Harapan saya masyarakat juga terpapar pengetahuan dan IPTEKS yang ada di kampus, terutama masyarakat di sekitar kampus yang selama ini seolah-olah dekat, tetapi terasa berjarak dengan keilmuan yang ada di Universitas Brawijaya,” ujarnya.

Kadek menilai kolaborasi semacam ini menjadi jembatan antara dunia akademik dan masyarakat. Melalui kegiatan sederhana, warga tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga memiliki ruang untuk berinteraksi dengan gagasan-gagasan kreatif yang berkembang di lingkungan kampus.

Kertas Bekas Diolah Menjadi Ornamen Bernilai

Ketua pelaksana kegiatan, Nasywa Syifa, menjelaskan Moon Belt dibuat menggunakan bahan utama berupa kertas bekas yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Konsep tersebut dipilih sebagai bentuk edukasi mengenai pentingnya pemanfaatan limbah sekaligus upaya mempercantik kawasan permukiman.

Nasywa Syifa, Ketua Pelaksana Kelompok 3 (Andik/Kanal24)

“Tujuan utamanya agar sampah, khususnya kertas bekas, dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang berguna sekaligus memperindah kawasan,” katanya.

Dalam workshop tersebut, panitia menyediakan seluruh alat dan bahan, sedangkan peserta diberi kebebasan menentukan bentuk serta warna karya sesuai kreativitas masing-masing. Dengan cara itu, setiap ornamen memiliki karakter yang berbeda sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil karya sendiri.

Nasywa berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti di ruang workshop. Perwakilan warga yang hadir diharapkan dapat menularkan pengetahuan tersebut kepada masyarakat lain sehingga Moon Belt berkembang menjadi ciri khas Kelurahan Ketawanggede.

Warga Sambut Antusias Inovasi dari UB

Antusiasme terlihat dari para peserta yang mengikuti pelatihan. Salah satunya Riani, warga Ketawanggede, yang mengaku baru mengetahui bahwa kertas bekas dapat diolah menjadi dekorasi rumah yang menarik.

Riani, Peserta Workshop (Andik/Kanal24)

“Inovasi dari Universitas Brawijaya ini sangat membantu. Ternyata dari kertas bekas bisa menjadi hiasan rumah yang menarik,” tuturnya.

Ia menilai proses pembuatannya mudah dipahami sehingga dapat dipraktikkan kembali secara mandiri di rumah. Menurutnya, keterampilan tersebut membuka peluang untuk memanfaatkan barang yang sebelumnya tidak terpakai menjadi produk yang memiliki nilai estetika.

Melalui Program Kampung Lingkar Kampus, FIB Universitas Brawijaya berharap kolaborasi antara kampus dan masyarakat terus berkembang. Tidak hanya menghasilkan karya seni berbahan daur ulang, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat identitas kawasan yang dibangun dari kreativitas warganya. (ern)

Post Views: 43
Tags: daur ulang kertasernfib ubkampung lingkar kampusKANAL24kanal24.co.idKetawanggedepemberdayaan masyarakatPengabdian Masyarakatseni instalasiUB Malanguniversitas brawijayaWorkshop Moon Belt
Previous Post

Mahasiswa FISIP UB Bangun Literasi Digital Anak Lewat Program CERDAS

Next Post

Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa FISIP UB Edukasi Siswa Lewat Program PELITA

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa FISIP UB Edukasi Siswa Lewat Program PELITA

Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa FISIP UB Edukasi Siswa Lewat Program PELITA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa FISIP UB Edukasi Siswa Lewat Program PELITA

Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa FISIP UB Edukasi Siswa Lewat Program PELITA

July 23, 2026
Workshop Moon Belt FIB UB Sulap Kertas Bekas Jadi Ikon Kampung Ketawanggede 1

Workshop Moon Belt FIB UB Sulap Kertas Bekas Jadi Ikon Kampung Ketawanggede 1

July 23, 2026
Mahasiswa FISIP UB Bangun Literasi Digital Anak Lewat Program CERDAS

Mahasiswa FISIP UB Bangun Literasi Digital Anak Lewat Program CERDAS

July 23, 2026
Koperasi Merah Putih Salurkan Barang Subsidi, Kesiapan Jadi Kunci

Koperasi Merah Putih Salurkan Barang Subsidi, Kesiapan Jadi Kunci

July 23, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025