Kanal24, Malang – Di tengah menjamurnya kafe dan restoran modern, sejumlah tempat makan legendaris di Kota Malang tetap menjadi pilihan masyarakat maupun wisatawan. Berbekal resep turun-temurun yang dipertahankan selama puluhan tahun, cita rasa khas yang ditawarkan mampu bertahan lintas generasi dan menjadi bagian dari identitas kuliner Kota Apel.
Tak hanya menyajikan makanan, rumah makan legendaris tersebut juga menyimpan sejarah panjang yang melekat dengan perkembangan Kota Malang. Mulai dari bakso, cwie mie, sate, hingga wedang ronde, setiap tempat memiliki ciri khas tersendiri yang membuatnya tetap ramai dikunjungi hingga sekarang. Berikut 10 kuliner legendaris yang wajib masuk daftar kunjungan saat berada di Malang.
Baca Juga:
Nonton Bola Sampai Begadang? Waspadai Risiko Serangan Jantung saat Emosi Memuncak
1. Bakso President
Bakso President menjadi salah satu ikon kuliner Kota Malang yang telah berdiri sejak 1977. Lokasinya berada di Jalan Batanghari No. 5, Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang, tepat di samping rel kereta api aktif.

Bakso President menawarkan berbagai pilihan bakso, mulai dari bakso halus, bakso urat, bakso goreng, bakso bakar, hingga siomai dan tahu. Sensasi menyantap bakso sambil melihat kereta api melintas menjadi pengalaman yang membuat tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.
2. Toko Oen
Berada di Jalan Jenderal Basuki Rahmat No. 5, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Toko Oen telah berdiri sejak tahun 1930 dan masih mempertahankan bangunan bergaya kolonial.

Restoran legendaris ini terkenal dengan es krim homemade, steak, bistik lidah, dan berbagai hidangan klasik khas Indonesia maupun Eropa. Interiornya yang mempertahankan nuansa tempo dulu menjadikan Toko Oen sebagai salah satu destinasi wisata kuliner sekaligus wisata sejarah.
3. Depot Hok Lay
Depot Hok Lay berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan No. 10, Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang dan telah berdiri sejak 1946.

Tempat makan ini dikenal sebagai pelopor Cwie Mie khas Malang. Selain mi ayam khas Malang, Depot Hok Lay juga menyajikan lumpia serta minuman legendaris Fosco yang disajikan menggunakan botol kaca klasik.
4. Pecel Kawi Hj. Musilah
Pecel Kawi Hj. Musilah berada di Jalan Kawi Kios No. 43B, Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang dan telah melayani pelanggan sejak 1975.

Bumbu kacang yang gurih dengan aroma kencur menjadi ciri khas utama. Selain pecel, pengunjung juga dapat menikmati rawon, nasi lodeh, soto ayam, hingga aneka lauk tradisional yang cocok disantap sebagai menu sarapan maupun makan siang.
5. Soto Ayam Lombok
Soto Ayam Lombok beralamat di Jalan Sulawesi No. 1, Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang dan telah berdiri sejak 1955.

Soto ayam kampung dengan kuah bening, taburan koya, suwiran ayam melimpah, serta perkedel menjadi menu favorit pelanggan. Cita rasa gurih yang konsisten membuat rumah makan ini tetap diminati lintas generasi.
6. Warung Sate Gebug
Warung Sate Gebug berada di Jalan Jenderal Basuki Rahmat No. 113A, Kecamatan Klojen, Kota Malang dan menjadi salah satu kuliner tertua di kota ini.

Daging sapi dipukul atau “digebug” terlebih dahulu agar lebih empuk sebelum dibakar menggunakan bumbu khas. Selain sate, tersedia pula gulai dan sop buntut yang menjadi menu favorit pelanggan.
7. Ronde Titoni
Ronde Titoni berlokasi di Jalan Zainul Arifin No. 17, Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang dan telah berdiri sejak 1948.

Saat malam hari, tempat ini menjadi pilihan favorit untuk menikmati wedang ronde dengan kuah jahe hangat. Selain ronde, tersedia angsle, cakwe, dan berbagai kudapan tradisional yang cocok dinikmati di tengah udara sejuk Kota Malang.
8. Warung Lama H. Ridwan
Warung Lama H. Ridwan berada di Pasar Besar Malang Blok B15–B16, Kecamatan Klojen, Kota Malang dan telah berdiri sejak 1925.

Rumah makan ini menyajikan aneka masakan khas Jawa Timur seperti rawon, sate komoh, nasi campur, gulai sapi, dan krengsengan. Cita rasa autentik yang dipertahankan selama puluhan tahun membuatnya memiliki banyak pelanggan setia.
9. Tahu Lontong Lonceng
Tahu Lontong Lonceng beralamat di Jalan R.E. Martadinata, Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan telah berdiri sejak 1935.

Menu andalannya berupa tahu lontong dan tahu telur dengan perpaduan bumbu kacang serta petis khas Malang. Meski sederhana, cita rasa yang khas membuat tempat makan ini tetap eksis hingga sekarang.
10. Pos Ketan Legenda 1967
Cabang Pos Ketan Legenda di Kota Malang berada di Jalan Soekarno Hatta MP-56, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Menawarkan berbagai olahan ketan dengan pilihan topping seperti kelapa, susu, keju, cokelat, durian, hingga ayam pedas. Teksturnya yang pulen dipadukan topping beragam menjadikan tempat ini sebagai destinasi kuliner malam yang populer di kalangan masyarakat maupun wisatawan.
Keberadaan kuliner-kuliner legendaris tersebut menunjukkan bahwa cita rasa autentik masih memiliki tempat di hati masyarakat. Di tengah perkembangan tren kuliner modern, rumah makan yang mempertahankan resep turun-temurun justru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain Kota Malang. Bagi pencinta wisata kuliner, mengunjungi tempat-tempat tersebut bukan sekadar menikmati makanan, tetapi juga menyusuri jejak sejarah yang masih hidup hingga saat ini. (gal)













