Kanal24, Malang – Menjaga kebersihan dapur sering kali identik dengan rajin mencuci piring, menyapu lantai, atau membersihkan meja masak. Namun, ada satu kebiasaan yang masih kerap diabaikan, yakni menggunakan peralatan dapur yang sudah usang hanya karena dianggap masih berfungsi.
Padahal, sejumlah peralatan memiliki masa pakai. Ketika mulai retak, tergores, atau mengelupas, alat-alat tersebut dapat menyimpan sisa makanan dan kelembapan yang sulit dibersihkan. Kondisi itu berpotensi menjadi tempat berkembangnya bakteri dan mengurangi higienitas makanan yang diolah.
Baca juga:
MBG Kembali Bergulir, BGN Sidak Sekolah dan Dapur untuk Pastikan Makanan Aman
Spons Cuci Piring
Spons menjadi salah satu benda yang paling sering bersentuhan dengan sisa makanan dan air setiap hari. Lingkungan yang lembap membuat spons mudah menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme. Jika spons mulai berbau, berubah warna, atau mudah hancur, sebaiknya segera diganti agar proses mencuci tetap optimal.

Talenan
Bekas sayatan pisau pada talenan dapat membentuk celah-celah kecil yang sulit dibersihkan. Apalagi jika talenan digunakan bergantian untuk memotong daging mentah, ikan, dan sayuran. Mengganti talenan yang sudah terlalu banyak goresan menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebersihan saat menyiapkan makanan.
Spatula dan Sendok Kayu
Peralatan berbahan kayu memang awet, tetapi bukan berarti bisa digunakan selamanya. Retakan kecil pada permukaan kayu dapat menyerap air dan sisa makanan. Jika sudah tampak pecah, berubah warna, atau mengeluarkan bau yang tidak biasa, peralatan tersebut sebaiknya diganti dengan yang baru.
Pisau Berkarat
Pisau yang tajam membantu proses memasak menjadi lebih aman dan efisien. Sebaliknya, bilah yang mulai berkarat atau gagangnya longgar tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga meningkatkan risiko cedera saat digunakan. Memastikan kondisi pisau tetap baik menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan di dapur.

Wajan Antilengket yang Mengelupas
Lapisan antilengket pada wajan akan menurun kualitasnya setelah digunakan dalam waktu lama, terutama jika sering tergores alat masak berbahan logam. Saat lapisannya mulai mengelupas, sebaiknya hentikan penggunaan dan pertimbangkan untuk menggantinya agar proses memasak tetap nyaman.
Jangan Tunggu Sampai Benar-Benar Rusak
Banyak orang memilih mempertahankan peralatan dapur hingga benar-benar tidak bisa digunakan. Padahal, alat yang tampak masih layak belum tentu masih higienis. Mengganti spons, talenan, spatula, pisau, atau wajan pada waktu yang tepat bukan berarti boros, melainkan bagian dari menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Merawat dapur bukan hanya soal kebersihan yang terlihat, tetapi juga memastikan setiap peralatan masih berada dalam kondisi aman. Sebab, makanan yang sehat tidak hanya ditentukan oleh bahan yang digunakan, melainkan juga oleh alat yang digunakan untuk mengolahnya.(ffn)














