Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Tekanan Akademik dan Relasi Picu Masalah Mental Mahasiswa

Einid Shandy by Einid Shandy
April 8, 2026
in Pendidikan
0
Tekanan Akademik dan Relasi Picu Masalah Mental Mahasiswa

Ulifa Rahma, S.Psi., M.Psi., Kepala Subdirektorat Konseling, Pencegahan Kekerasan Seksual dan Perundungan Direktorat Kemahasiswaan UB (Awan/Kanal24)

8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Permasalahan kesehatan mental di kalangan mahasiswa semakin kompleks seiring meningkatnya tekanan akademik dan dinamika sosial. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Penguatan Mental Health Mahasiswa dalam Menghadapi Hidup yang diselenggarakan Universitas Brawijaya di Gedung Widyaloka, Selasa (07/04/2026).

Kepala Subdirektorat Konseling, Pencegahan Kekerasan Seksual dan Perundungan Direktorat Kemahasiswaan UB, Ulifa Rahma, S.Psi., M.Psi., mengungkapkan bahwa terdapat berbagai faktor yang memengaruhi kondisi mental mahasiswa.

“Faktor keluarga menjadi salah satu penyebab terbesar, seperti pola komunikasi yang kurang baik dan tekanan dari lingkungan keluarga. Selain itu, masalah relasi juga sering muncul,” kata Ulifa.

Baca juga:
Lulusan UB Kini Diburu Pasar Global: Tembus Top 600 Dunia!

Ia menjelaskan, mahasiswa berada pada fase perkembangan yang membutuhkan keterikatan sosial. Namun, relasi dengan teman, pasangan, maupun dosen kerap menjadi sumber tekanan tersendiri.

Selain itu, masalah akademik seperti kesulitan manajemen waktu dan ketidaksesuaian dengan jurusan juga menjadi pemicu stres. Ditambah lagi dengan gaya hidup modern seperti FOMO (fear of missing out) yang memperburuk kondisi psikologis mahasiswa.

Program Resiliensi dan Intervensi

Untuk menjawab tantangan tersebut, UB menghadirkan dua program utama, yakni Kampus Sehat Mental dan program intervensi serta pendampingan.

“Program Kampus Sehat Mental berfokus pada psikoedukasi, seperti manajemen stres, penyesuaian diri, dan penguatan resiliensi mahasiswa,” jelas Ulifa.

Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk dosen penasihat akademik, orang tua, serta agen perubahan dari organisasi kemahasiswaan dan komunitas kampus.

Sementara itu, program intervensi dilakukan melalui pelatihan peer konselor di tingkat universitas dan fakultas, serta pelatihan bagi dosen agar mampu memberikan pendampingan awal kepada mahasiswa.

Sosialisasi Penguatan Mental Health Mahasiswa UB (Awan/Kanal24)

Layanan Konseling Berlapis

UB juga menyediakan layanan konseling yang terstruktur dan berlapis. Pada tahap awal, mahasiswa dapat mengakses layanan pencegahan melalui webinar, podcast, dan edukasi kesehatan mental.

Selanjutnya, tersedia layanan pendampingan melalui dosen, peer konselor, hingga figur pendamping seperti Sahabat Kampus. Jika diperlukan, mahasiswa dapat mengakses layanan profesional.

“Kami menyediakan layanan psikolog klinis, pendidikan, industri, hingga psikiater. Bahkan ada layanan konsultasi hukum untuk kasus tertentu seperti kekerasan seksual,” ujarnya.

Layanan ini dapat diakses secara langsung maupun daring, baik untuk individu, kelompok, maupun keluarga.

Pentingnya Kesadaran Diri

Ulifa menekankan bahwa langkah awal menjaga kesehatan mental adalah dengan mengenali diri sendiri. Mahasiswa perlu memahami kelebihan, kekurangan, serta tantangan yang dihadapi.

Selain itu, kemampuan mengelola emosi dan memiliki resiliensi menjadi kunci dalam menghadapi tekanan. Mahasiswa juga didorong untuk memiliki literasi kesehatan mental agar mengetahui kapan harus melakukan self-help dan kapan harus mencari bantuan profesional.

“Yang terpenting adalah tidak merasa sendiri dan berani mencari bantuan ketika dibutuhkan,” tegasnya.

Melalui berbagai program dan layanan yang disediakan, UB berharap mahasiswa dapat lebih siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan, baik di dalam maupun di luar kampus, dengan kondisi mental yang lebih sehat dan stabil. (nid/cay)

Post Views: 164
Tags: KANAL24kanal24.co.idKesehatanMentalkesehatanmental mahasiswa universitasbrawijaya kampussehat mentalhealthindonesia mahasiswaindonesia edukasimental kesehatanjiwakonselingkampusMahasiswamentalhealthresiliensistresmahasiswauniversitas brawijaya
Previous Post

Surplus Jagung hingga Telur, Stok Pangan Aman

Next Post

Pemerintah Resmi Terapkan B50, 3,5 Juta Ton CPO Dialihkan

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Pemerintah Resmi Terapkan B50, 3,5 Juta Ton CPO Dialihkan

Pemerintah Resmi Terapkan B50, 3,5 Juta Ton CPO Dialihkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Belajar Bahasa Asing di Usia Dewasa Tetap Bisa

Belajar Bahasa Asing di Usia Dewasa Tetap Bisa

May 1, 2026
Bukan Malas! Quiet Quitting Jadi Cara Baru Karyawan Lawan Burnout

Bukan Malas! Quiet Quitting Jadi Cara Baru Karyawan Lawan Burnout

May 1, 2026
Tidak Asal Kelola, Yayasan Permata Belajar Sistem Dana Abadi UB

Tidak Asal Kelola, Yayasan Permata Belajar Sistem Dana Abadi UB

May 1, 2026
Launching SEMAR UB: Sistem Canggih Pantau Risiko, Rektor Tekankan Semua Unit Wajib Siaga!

Launching SEMAR UB: Sistem Canggih Pantau Risiko, Rektor Tekankan Semua Unit Wajib Siaga!

May 1, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025