Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Psikologi UB Bongkar Bahaya Cognitive Hacking di Era AI

Einid Shandy by Einid Shandy
May 26, 2026
in Pendidikan
0
Psikologi UB Bongkar Bahaya Cognitive Hacking di Era AI
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Di era ketika hoaks menyebar lebih cepat daripada fakta dan kecerdasan buatan (AI) makin sulit dibedakan dari realitas, ancaman manipulasi informasi kini tak lagi sekadar isu dunia maya. Mahasiswa menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terjebak dalam perang opini, rekayasa psikologis, hingga serangan informasi digital yang memengaruhi cara berpikir dan mengambil keputusan.

Kondisi tersebut mendorong Departemen Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) menggelar Kuliah Tamu Psikologi bertajuk Cognitive Hacking di Auditorium Nuswantara Lantai 7 Gedung B FISIP UB, Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini mengajak mahasiswa memahami bagaimana pola pikir manusia dapat dipengaruhi, dimanipulasi, bahkan “diretas” melalui arus informasi digital yang semakin masif.

Cognitive Hacking Jadi Ancaman di Era Arus Informasi Cepat

Ketua Departemen Psikologi UB, Dr. Sumi Lestari menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program three in one Departemen Psikologi UB untuk mata kuliah Psikologi Sosial dan Psikologi Digital. Peserta kuliah tamu tidak hanya berasal dari mahasiswa Magister Sains Psikologi, tetapi juga mahasiswa S1 yang mengambil mata kuliah Literasi, Teknologi, dan Informasi.

Baca Juga :
Workshop ZI Jadi Langkah Baru Reformasi Kampus UB

Dr. Sumi Lestari, S.Psi., M.Si. – Ketua Departemen Psikologi UB (Gerald/Kanal24)

“Percepatan arus informasi itu semakin banyak, mudah diakses, tetapi dengan banyak ragam penggunanya mulai dari lansia, anak-anak, remaja, dewasa, bagaimanapun yang namanya manusia tentunya memiliki pola kognitif yang berbeda-beda,” ujar Sumi.

Menurutnya, fenomena cognitive hacking perlu dipahami mahasiswa psikologi karena mereka diharapkan menjadi akademisi yang menyampaikan informasi secara bertanggung jawab. Ia juga menyoroti kondisi kelelahan mental yang membuat seseorang lebih mudah termakan hoaks maupun scam digital.

“Mahasiswa itu nantinya diharapkan menjadi akademisi dan tentunya apapun yang mereka sampaikan diharapkan dapat dipercaya,” katanya.

Literasi Digital Dinilai Bukan Lagi Sekadar Keterampilan Tambahan

Sekretaris Departemen Psikologi UB, Dita Rachmayani mengatakan kuliah tamu ini merupakan bagian dari hibah three in one program prioritas Rektor Universitas Brawijaya yang menghadirkan dosen praktisi dan dosen asing dalam mata kuliah Psikologi Digital.

Dita Rachmayani, S.Psi., M.A. – Sekretaris Departemen Psikologi UB (Gerald/Kanal24)

Menurut Dita, mahasiswa saat ini sangat bergantung pada internet dan AI dalam aktivitas akademik sehingga kemampuan menyaring informasi menjadi kebutuhan utama. “Ketika informasi di dunia digital ini sudah banyak, ini membuat secara kognitif kita itu kelelahan mental. Nah, ketika kita mengalami kelelahan mental akibatnya kita tidak bisa menyaring informasi secara kritis,” jelasnya.

Ia menambahkan, kampus memiliki peran penting membangun kesadaran mahasiswa agar lebih bijak dalam penggunaan teknologi digital. Selain melalui kuliah tamu, penguatan literasi digital juga dilakukan melalui berbagai pengayaan dalam proses pembelajaran di UB.

“Mahasiswa ini sekarang mengandalkan informasi itu semuanya dari internet. Mau cari jurnal ilmiah, mau update terkait fenomena-fenomena sosial itu kan semua didapatkan dari internet,” ujar Dita.

Scam Digital dan Manipulasi Emosi Banyak Mengincar Mahasiswa

Sementara itu, pemateri kuliah tamu, Cahya Suryani menyoroti bahwa ancaman terbesar yang kini banyak menyerang mahasiswa justru berasal dari scam digital dibanding sekadar hoaks biasa.

“Kalau untuk cognitive hacking yang sering menyerang mahasiswa itu sebenarnya lebih ke scam ya daripada misinformasi,” ujar Cahya.

Cahya Suryani, M.A. – Pemateri (Gerald/Kanal24)

Ia menjelaskan, mahasiswa rentan menjadi target modus seperti love scam hingga penipuan berkedok keuntungan finansial cepat karena faktor kebutuhan ekonomi dan manipulasi emosional. Menurutnya, semua manusia tetap memiliki bias dan emosi yang dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan digital.

Dalam sesi penutup, Cahya membagikan langkah sederhana menghadapi informasi mencurigakan di media sosial. “3 detik pertama untuk bernapas, 3 menit kedua kita mulai mengaktifkan berpikir kita, cek fakta, terus 3 menit ketiga kita akan mengambil keputusan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Departemen Psikologi UB berharap mahasiswa tidak hanya mampu melindungi diri dari hoaks dan scam digital, tetapi juga dapat menjadi agen edukasi literasi digital di masyarakat. (ger)


Post Views: 68
Tags: ai indonesiaCognitive Hackingfisip ubgeraldhoaks digitalKuliah Tamu UBliterasi digitalMahasiswa UBpsikologi ubscam digitaluniversitas brawijaya
Previous Post

FH UB Gaspol Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

Next Post

Mahasiswa HI UB Gelar EcoFest 2026, Bahas AI hingga Krisis Lingkungan

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Mahasiswa HI UB Gelar EcoFest 2026, Bahas AI hingga Krisis Lingkungan

Mahasiswa HI UB Gelar EcoFest 2026, Bahas AI hingga Krisis Lingkungan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
FILKOM UB Gelar Pelatihan APAR, Soroti Risiko Kebakaran Gedung

FILKOM UB Gelar Pelatihan APAR, Soroti Risiko Kebakaran Gedung

May 26, 2026
Mahasiswa HI UB Gelar EcoFest 2026, Bahas AI hingga Krisis Lingkungan

Mahasiswa HI UB Gelar EcoFest 2026, Bahas AI hingga Krisis Lingkungan

May 26, 2026
Psikologi UB Bongkar Bahaya Cognitive Hacking di Era AI

Psikologi UB Bongkar Bahaya Cognitive Hacking di Era AI

May 26, 2026
FH UB Gaspol Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

FH UB Gaspol Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

May 26, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025