Kanal24, Malang – Mendaki gunung menjadi salah satu aktivitas favorit untuk menghabiskan waktu akhir pekan. Selain menawarkan udara segar dan pemandangan alam yang memanjakan mata, kegiatan ini juga dapat menjadi cara efektif untuk melepas penat setelah menjalani rutinitas harian.
Bagi pemula, memilih gunung dengan jalur yang tidak terlalu ekstrem menjadi langkah penting agar pengalaman mendaki tetap aman dan menyenangkan. Di sekitar Malang, terdapat sejumlah gunung yang dikenal memiliki trek relatif bersahabat namun tetap menyuguhkan panorama yang menarik. Berikut lima rekomendasi gunung yang cocok untuk pendaki pemula.
Baca Juga
Dua Spesies Anggrek Baru Ditemukan di Lereng Gunung Semeru
1. Gunung Panderman

Gunung Panderman yang berada di Kota Batu menjadi salah satu destinasi pendakian paling populer di Malang Raya. Dengan ketinggian sekitar 2.045 meter di atas permukaan laut (mdpl), lokasi ini sering dijadikan tempat latihan bagi pendaki pemula sebelum mencoba gunung dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.
Jalur pendakian melalui Desa Toyomerto tergolong cukup jelas dan mudah diikuti. Waktu tempuh menuju puncak umumnya berkisar dua hingga tiga jam, tergantung kondisi fisik pendaki. Di sepanjang perjalanan, pengunjung akan melewati kawasan hutan pinus yang teduh dan beberapa titik istirahat.
Sesampainya di Puncak Basundara, pendaki disuguhi panorama Kota Batu, Kota Malang, hingga hamparan pegunungan di sekitarnya. Pemandangan matahari terbit dan matahari terbenam menjadi daya tarik utama yang membuat Panderman tidak pernah sepi pengunjung saat akhir pekan.
2. Gunung Bokong

Gunung Bokong yang berada di Desa Pesanggrahan, Kota Batu, menjadi salah satu destinasi pendakian yang sedang populer di kalangan pendaki pemula. Puncak dengan ketinggian sekitar 1.746 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini merupakan anak dari Panderman dan dikenal memiliki jalur yang relatif landai sehingga cocok bagi mereka yang baru mulai mendaki.
Akses menuju puncak tergolong mudah dengan waktu tempuh sekitar satu hingga dua jam tergantung kondisi fisik pendaki. Sebagian jalur berupa jalan setapak yang dikelilingi pepohonan rindang, membuat perjalanan terasa nyaman meski dilakukan pada siang hari. Selain itu, jalur pendakian telah dilengkapi petunjuk arah sehingga memudahkan pendaki untuk mencapai puncak.
3. Gunung Penanggungan

Gunung Penanggungan yang berada di perbatasan Kabupaten Mojokerto dan Pasuruan menjadi salah satu gunung favorit bagi pendaki pemula di Jawa Timur. Dengan ketinggian sekitar 1.653 meter di atas permukaan laut (mdpl), lokasi ini menawarkan jalur pendakian yang relatif singkat namun tetap menyajikan pengalaman mendaki yang lengkap.
Pendakian menuju puncak umumnya dapat ditempuh dalam waktu tiga hingga empat jam melalui beberapa jalur populer seperti Tamiajeng. Sepanjang perjalanan, pendaki akan menemukan sejumlah situs peninggalan sejarah berupa candi dan petirtaan yang menjadi ciri khas Penanggungan.
4. Gunung Butak

Bagi pendaki yang ingin mencoba tantangan lebih panjang namun tetap ramah untuk pemula, Buthak bisa menjadi pilihan. Lokasi yang berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Blitar ini memiliki ketinggian sekitar 2.868 mdpl dan terkenal dengan hamparan sabananya yang luas.
Jalur pendakian melalui Panderman menjadi salah satu rute yang banyak dipilih karena medannya relatif lebih landai dibanding jalur lainnya. Meski membutuhkan waktu pendakian lebih lama, trek yang tersedia masih cukup nyaman bagi pendaki yang memiliki persiapan fisik memadai.
Sesampainya di kawasan sabana, pendaki akan disuguhi pemandangan padang rumput yang luas dengan latar pegunungan. Banyak pendaki memilih bermalam di area ini untuk menikmati suasana alam sekaligus menyaksikan matahari terbit dari ketinggian.
5. Bukit Lincing

BukitLincing yang berada di kawasan Lawang, Kabupaten Malang, menjadi salah satu destinasi pendakian favorit bagi pemula yang ingin menikmati panorama pegunungan tanpa harus menempuh jalur yang terlalu berat. Memiliki ketinggian sekitar 1.860 meter di atas permukaan laut (mdpl), BukitLincing menawarkan trek yang relatif bersahabat dengan pemandangan alam yang memanjakan mata sejak awal perjalanan.
Perjalanan menuju puncak didominasi jalur tanah dan vegetasi hutan yang cukup rindang. Meski terdapat beberapa tanjakan, medannya masih tergolong landai jika dibandingkan dengan gunung besar lainnya di Jawa Timur. Kondisi tersebut membuat BukitLincing cocok bagi pendaki yang ingin berlatih ketahanan fisik atau mencoba pengalaman mendaki untuk pertama kali.
Kelimanya tersebut dapat menjadi pilihan menarik untuk mengisi akhir pekan tanpa harus bepergian jauh dari Malang. Meski dikenal memiliki jalur yang relatif ramah bagi pemula, pendaki tetap disarankan memperhatikan kondisi cuaca, membawa perlengkapan yang sesuai, serta menjaga kebersihan lingkungan selama melakukan pendakian. (wan)













