Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Dari Kampus ke Kebun Warga, FTAB UB Dorong Program Cabenisasi di 57 Kelurahan

Dinia by Dinia
June 22, 2026
in Ekonomi, Pendidikan
0
FTAB UB Turunkan 856 Mahasiswa dengan 57 Inovasi untuk 57 Kelurahan di Malang

Prof. Yusuf Hendrawan, STP. M.App.Life.Sc. Ph.D - Dekan FTAB UB (Yordan/Kanal24)

11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Harga cabai kerap menjadi salah satu pemicu inflasi yang paling sensitif di Indonesia. Ketika pasokan berkurang atau cuaca tidak mendukung, harga cabai dapat melonjak drastis dan berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga. Karena itu, upaya menjaga ketersediaan komoditas ini tidak lagi menjadi urusan petani semata, tetapi juga melibatkan pemerintah, masyarakat, hingga perguruan tinggi.

Melalui Program Mahasiswa Membangun Mitra (3M), Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) mencoba mengambil peran tersebut. Sebanyak 856 mahasiswa diterjunkan ke 57 kelurahan di Kota Malang dengan membawa berbagai program pemberdayaan masyarakat, salah satunya melalui gerakan cabenisasi sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah.

Dekan FTAB UB, Prof. Yusuf Hendrawan, STP., M.App.Life.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi tepat guna, tetapi juga mendukung agenda strategis pemerintah di bidang pangan.

Bca juga : Mahasiswa FTAB UB Raih Gold Medal ITEX-WYIE 2026 Lewat Inovasi AI Akuaponik

“Kemudian program ketahanan pangan pemerintah ini kami ada satu juga program yang nyangkut di sini, yaitu program ketahanan pangan, yaitu cabenisasi. Kita memberikan bibit cabai ke 57 kelurahan. Nah, itu juga output kegiatan,” ujarnya saat pelepasan mahasiswa di Lapangan Rektorat UB, Senin (22/6/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari kegiatan mahasiswa yang tersebar dalam 57 kelompok di seluruh kelurahan Kota Malang. Selain mendampingi masyarakat, mahasiswa juga membawa berbagai inovasi teknologi yang dirancang sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Menurut Prof. Yusuf, pendekatan yang digunakan bukan sekadar menempatkan mahasiswa di lapangan, melainkan mendorong mereka memahami persoalan riil yang dihadapi masyarakat sebelum menawarkan solusi.

“Dengan tagline kami adalah satu kelurahan satu alat inovasi yang dibangun, dirancang bangun sendiri oleh adik-adik mahasiswa menyesuaikan dengan kondisi problem yang ada di masyarakat, baik itu tentang lingkungan, pertanian, agroindustri, tentang UMKM, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Beberapa inovasi yang dibawa mahasiswa antara lain alat pencacah plastik untuk mendukung pengelolaan sampah, pencacah kompos untuk pertanian, hingga spinner yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM dalam proses produksi.

Dr. Ir. H. Wahyu Hidayat, M.M. – Walikota Malang (Yordan/Kanal24)

Cabai dan Tantangan Inflasi Kota Malang

Wali Kota Malang, Dr. Ir. H. Wahyu Hidayat, M.M., menyambut baik keterlibatan mahasiswa dalam berbagai program pembangunan di tingkat kelurahan, termasuk gerakan cabenisasi yang dinilai relevan dengan kondisi Kota Malang.

Menurutnya, sejumlah wilayah di Kota Malang masih memiliki potensi untuk pengembangan tanaman cabai, terutama di kawasan Kecamatan Kedungkandang dan beberapa wilayah lainnya.

“Salah satunya itu kan program cabenisasi. Jadi ada beberapa kelurahan di Kota Malang yang memang butuh terkait dengan bibit-bibit cabai. Kita kemarin juga sudah ikut menanam cabai dan juga panen. Ini terkait dengan inflasi cabai yang masih cukup tinggi dan dengan adanya cabai ini juga akan bisa membantu kelurahan-kelurahan yang memang saat ini bisa ditanami cabai,” ujarnya.

Selain membantu memperkuat ketahanan pangan keluarga, program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya produksi pangan skala rumah tangga sebagai salah satu instrumen menjaga stabilitas harga.

Mahasiswa Belajar Menyelesaikan Masalah Nyata

Bagi FTAB UB, program ini juga menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk menghubungkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan masyarakat.

Prof. Yusuf menjelaskan bahwa kegiatan 3M merupakan bagian dari mata kuliah pengabdian masyarakat berbobot enam SKS yang telah dimulai sejak semester sebelumnya. Mahasiswa melakukan survei lapangan, mengidentifikasi masalah, merancang solusi, hingga mengimplementasikan inovasi yang dihasilkan.

“Kalau sekarang lebih populernya kata Pak Menteri harus bisa merekayasa. Jadi kalau teknik engineering itu kan harus rekayasa. Nah, penciri dari fakultas kami adalah mahasiswa kami mampu punya kompetensi untuk merancang bangun atau merekayasa alat inovasi yang dibutuhkan oleh masyarakat sehingga bisa dihilirisasi dan berdampak kepada masyarakat,” katanya.

Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., menilai keterlibatan mahasiswa di tengah masyarakat memiliki nilai yang lebih luas dibanding sekadar pelaksanaan program akademik.

“Yang paling penting bagaimana mahasiswa juga belajar tentang budaya yang ada di masyarakat dan juga mahasiswa memiliki peran yang sangat penting untuk menggerakkan dinamika yang ada di masyarakat, memimpin perubahan, dan tentu perubahan yang lebih konstruktif, lebih baik untuk kemajuan bangsa Indonesia,” ujar Prof. Widodo.

Di tengah tantangan inflasi pangan dan kebutuhan penguatan ekonomi lokal, langkah sederhana seperti menanam cabai mungkin terlihat kecil. Namun ketika dilakukan secara kolektif di puluhan kelurahan dengan dukungan teknologi dan pendampingan mahasiswa, gerakan tersebut berpotensi menjadi bagian dari solusi yang lebih besar bagi ketahanan pangan perkotaan. (ger/din)

Post Views: 56
Tags: 3M FTABCabenisasiFTAB UBinflasi cabaiinflasi daerahInovasi Mahasiswakampung lingkar kampusKetahanan Pangankota malangmahasiswa berdampakMahasiswa Membangun Mitrapangan perkotaanPengabdian Masyarakatpertanian perkotaanprof widodoProf Yusuf HendrawanSDGsteknologi tepat gunaub berdampakumkmuniversitas brawijayaWahyu Hidayat
Previous Post

Karnaval Budaya Krebet 2026 Didukung NIHR Simbolkan Guyub Rukun

Next Post

Mengapa Indonesia Penting bagi Palestina?

Dinia

Dinia

Next Post
Mengapa Indonesia Penting bagi Palestina?

Mengapa Indonesia Penting bagi Palestina?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Partilibur Caravan 2026 di Batu: 50 Band dan Musisi Siap Tampil di Festival Musik

Partilibur Caravan 2026 di Batu: 50 Band dan Musisi Siap Tampil di Festival Musik

June 23, 2026
Hulu Brantas Tidak Baik-Baik Saja

Hulu Brantas Tidak Baik-Baik Saja

June 23, 2026
FTAB UB Turunkan 856 Mahasiswa dengan 57 Inovasi untuk 57 Kelurahan di Malang

KLK, Cara UB Mendekatkan Kampus dengan Warga

June 23, 2026
Kunjungan SMAN 1 Sumenep Buka Jalan Kuliah Impian

Kunjungan SMAN 1 Sumenep Buka Jalan Kuliah Impian

June 23, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025