Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

FK UB Ajak Mahasiswa Tiga Negara Dalami Pengobatan Herbal Lewat International Summer School

Einid Shandy by Einid Shandy
August 4, 2026
in Pendidikan
0
UB Buka Ruang Kolaborasi Internasional Lewat Riset Obat Herbal

Pakar Pakistan di ISSP UB: Masa Depan Obat Herbal Harus Ramah Lingkungan (Yordan/UBTV)

2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap pemanfaatan obat berbahan alam, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) menghadirkan ruang kolaborasi internasional untuk memperkuat pemahaman mengenai pengobatan herbal berbasis ilmiah. Melalui International Summer School of Pharmacy (ISSP UB-3), mahasiswa dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura diajak mempelajari bagaimana hasil riset bahan alam dapat diterjemahkan menjadi terapi yang aman, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Program bertema “Translational Pharmacy: From Herbal Discovery to Patient-Centered Therapeutics” ini diselenggarakan oleh Department of Pharmacy, Faculty of Medicine, Universitas Brawijaya, pada 3–14 Agustus 2026. Pembukaan kegiatan berlangsung di Ruang GPP, Lantai 6 Gedung A FK UB, sebelum rangkaian kegiatan dilanjutkan di sejumlah lokasi di Malang dan Tawangmangu, Jawa Tengah.

Baca Juga:
Mahasiswa Prancis Kagum Riset Pertanian UB, Sebut Layak Jadi Inspirasi

Dr. Apt. Anisah Ahmad, S.Si., Sp.FRS., Ketua pelaksanaan ISSP 3 Universitas Brawijaya. (Yordan/UBTV)

Ketua Pelaksana ISSP UB-3, Dr. apt. Anisyah Achmad, S.Si., Sp.FRS., mengatakan kegiatan ini dirancang agar peserta tidak hanya mengikuti kuliah di kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenai pemanfaatan obat tradisional.

“Kami ingin peserta memahami apa itu obat tradisional, bagaimana proses pembuatannya, bagaimana penggunaannya kepada pasien secara langsung, sekaligus berdiskusi mengenai inovasi-inovasi yang dapat dikembangkan bersama,” ujarnya.

Belajar Langsung dari Laboratorium hingga Klinik Herbal

Tidak seperti program musim panas yang banyak dilakukan secara daring, seluruh peserta ISSP UB-3 mengikuti kegiatan secara luring dan terlibat langsung dalam setiap sesi praktik.

Sebanyak enam perguruan tinggi dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura berpartisipasi dalam program ini. Setelah mengikuti kegiatan akademik di Malang, peserta akan melanjutkan pembelajaran selama tiga hari di Klinik Saintifikasi Jamu Hortus Medicus, Tawangmangu, Jawa Tengah.

Di lokasi tersebut, peserta akan mempelajari rantai pemanfaatan obat herbal secara utuh, mulai dari pengenalan tanaman obat, proses pengolahan, hingga penerapannya sebagai terapi pendamping bagi pasien.

“Semuanya hadir langsung. Tidak ada kegiatan hybrid. Kami ingin peserta benar-benar mendapatkan pengalaman hands-on selama mengikuti program,” jelas Anisyah.

Herbal Bukan Pengganti Obat Modern

Pemilihan tema translational pharmacy dinilai relevan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap terapi yang lebih aman untuk penggunaan jangka panjang, terutama pada penyakit kronis.

Menurut Anisyah, pengobatan herbal tidak dimaksudkan untuk menggantikan terapi medis modern, melainkan sebagai terapi pendamping (complementary therapy) yang penggunaannya tetap harus didasarkan pada bukti ilmiah.

“Herbal bukan berarti menggantikan obat modern, tetapi menjadi penunjang pengobatan. Efek sampingnya memang tetap ada, tetapi secara umum lebih kecil jika digunakan secara tepat,” katanya.

Ia menambahkan Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas yang sangat besar dan berpotensi melahirkan inovasi farmasi baru berbasis bahan alam.

Penelitian Herbal Terus Dikembangkan

Fakultas Kedokteran UB sendiri telah mengembangkan berbagai penelitian mengenai bahan alam.

Salah satunya adalah penelitian mengenai daun jambu biji yang tidak hanya dikenal masyarakat sebagai obat diare, tetapi juga memiliki potensi membantu menurunkan kadar gula darah.

Selain tanaman, penelitian juga dilakukan terhadap sumber daya laut.

“Kami meneliti cangkang kerang yang ternyata memiliki potensi mengurangi nyeri akibat osteoartritis pada lutut. Jadi yang dimanfaatkan bukan daging kerangnya, tetapi cangkangnya,” ungkap Anisyah.

Menurutnya, hasil-hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa bahan alam Indonesia masih menyimpan banyak potensi untuk dikembangkan menjadi produk kesehatan berbasis riset.

Hadirkan Pakar Internasional

ISSP UB-3 menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai negara.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dari akademisi asal Taipei, peneliti dari Universitas Airlangga yang dikenal melalui inovasi MeditI sebagai terapi pendamping kanker, serta akademisi dari Hazara University, Pakistan, Dr. Muhammad Ajmal Shah.

Melalui kombinasi kuliah, diskusi ilmiah, hingga kunjungan lapangan, peserta diharapkan memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai perkembangan farmasi translasional di berbagai negara.

Mahasiswa Singapura: Program Ini Membuka Perspektif Baru

Joe, mahasiswa tingkat akhir Program Studi Farmasi di National University of Singapore. (Yordan/UBTV)

Salah satu peserta, Chong Zi Hao Joe, mahasiswa tingkat akhir Program Sarjana Farmasi National University of Singapore (NUS), mengaku tertarik mengikuti ISSP UB-3 karena tema yang diangkat sangat relevan dengan perkembangan dunia farmasi.

Menurutnya, selama ini masih terdapat tantangan dalam menjembatani penggunaan obat herbal dengan praktik pelayanan kesehatan modern yang berbasis bukti.

“Saya ingin mengeksplorasi bagaimana pengobatan herbal dapat diintegrasikan ke dalam terapi yang berpusat pada pasien. Tema program ini sangat menarik karena membahas bagaimana menjembatani keduanya,” ujarnya.

Joe mengatakan materi yang diperoleh akan sangat membantu ketika ia nantinya bekerja sebagai apoteker di rumah sakit.

“Sebagai calon apoteker, saya akan lebih siap mengevaluasi profil pasien, termasuk memahami interaksi antara obat modern dengan berbagai suplemen atau herbal yang dikonsumsi pasien. Pengetahuan ini akan sangat penting dalam praktik pelayanan kesehatan di masa depan,” katanya.

Perkuat Kolaborasi Internasional

Selain meningkatkan wawasan peserta, ISSP UB-3 juga menjadi bagian dari upaya Universitas Brawijaya memperluas jejaring akademik internasional.

Anisyah berharap kolaborasi yang terjalin selama kegiatan tidak berhenti setelah program selesai, tetapi berlanjut dalam bentuk penelitian bersama, pertukaran akademik, hingga pengembangan inovasi di bidang farmasi berbasis bahan alam.

“Kami berharap setelah kegiatan ini lahir kolaborasi antarinstitusi dan inovasi-inovasi baru yang dapat memanfaatkan kekayaan bahan alam Indonesia untuk mendukung pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

Post Views: 47
Tags: FarmasiFK UBherbal indonesiaindriinternational summer courseInternational Summer School of PharmacyISSP UB-3KANAL24kanal24.co.idkolaborasi internasionalMahasiswa Asingmahasiswa internasionalObat Herbalobat tradisionalpengobatan herbalpengobatan tradisionaltawangmangutranslational pharmacyuniversitas brawijaya
Previous Post

Pemantauan Dini Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak Optimal

Next Post

7 Lagu Kemerdekaan Indonesia yang Ikonik, Lengkap dengan Maknanya

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
7 Lagu Kemerdekaan Indonesia yang Ikonik, Lengkap dengan Maknanya

7 Lagu Kemerdekaan Indonesia yang Ikonik, Lengkap dengan Maknanya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
7 Lagu Kemerdekaan Indonesia yang Ikonik, Lengkap dengan Maknanya

7 Lagu Kemerdekaan Indonesia yang Ikonik, Lengkap dengan Maknanya

August 4, 2026
UB Buka Ruang Kolaborasi Internasional Lewat Riset Obat Herbal

FK UB Ajak Mahasiswa Tiga Negara Dalami Pengobatan Herbal Lewat International Summer School

August 4, 2026
Pemantauan Dini Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak Optimal

Pemantauan Dini Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak Optimal

August 4, 2026
MMD UB Ajak PKK Sidorejo Ciptakan Nugget Lele Bernilai Jual

MMD UB Ajak PKK Sidorejo Ciptakan Nugget Lele Bernilai Jual

August 4, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025