Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

FK UB dan Pemkab Jember Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Pemberdayaan Ibu

Einid Shandy by Einid Shandy
August 10, 2026
in Pendidikan
0
FK UB dan Pemkab Jember Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Pemberdayaan Ibu

Foto Bersama. (Yordan/UBTV)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Seorang ibu menjadi titik awal lahirnya keluarga yang sehat. Ketika ibu memiliki kesehatan dan pengetahuan yang baik, peluang anak untuk tumbuh optimal juga semakin besar. Perspektif inilah yang menjadi dasar Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) bersama Pemerintah Kabupaten Jember mengembangkan Program MIRSANI sebagai strategi pencegahan stunting berbasis pemberdayaan ibu.

Program tersebut dibahas dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Program MIRSANI yang berlangsung di Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Kamis (30/7/2026). Melalui kegiatan ini, FK UB bersama Pemkab Jember membahas langkah intervensi stunting yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga kondisi kesehatan, pendidikan, dan keberdayaan ibu.

Baca Juga:
Viral Usai Selamatkan Warga, Joya Sarah Ajak Berani Peduli

MIRSANI Tempatkan Ibu sebagai Fondasi Pencegahan Stunting

Ketua Pengabdian Masyarakat Program MIRSANI, Dr. Yuseva Sariati, SST., SE., M.Keb., mengatakan persoalan stunting di Kabupaten Jember tidak dapat dilihat hanya dari sisi kesehatan. Menurutnya, faktor sosial seperti pernikahan dini, pendidikan, serta kondisi ibu dalam keluarga turut memengaruhi upaya pencegahan stunting.

Ketua Pengabdian Masyarakat Program MIRSANI, Dr. Yuseva Sariati, SST., SE., M.Keb. (Yordan/UBTV)

“Angka pernikahan dini dan juga stunting masih menjadi prioritas di Kabupaten Jember. Semuanya berakar pada social capital maternal yang harus menjadi perhatian bersama melalui kolaborasi berbagai instansi,” ujar Yuseva.

Ia menjelaskan, Program MIRSANI dirancang sebagai gerakan pemberdayaan ibu melalui pendekatan kesehatan, kreativitas, dan peningkatan kapasitas diri. Program tersebut menyasar ibu muda, terutama yang memiliki balita dengan risiko stunting.

Dalam pelaksanaannya, FK UB akan melakukan sejumlah intervensi, mulai dari pemeriksaan deteksi dini kesehatan perempuan seperti IVA, pencegahan risiko kanker serviks dan kanker payudara, hingga pelatihan keterampilan bagi ibu muda.

Selain aspek kesehatan, program ini juga menyasar bidang pendidikan. FK UB akan melakukan pendampingan bagi ibu muda yang mengalami putus sekolah melalui rekomendasi program kejar Paket C. Sebelum pelaksanaan, tim akan melakukan pemetaan kebutuhan dan motivasi peserta.

FK UB dan Pemkab Jember Bangun Sinergi Lintas Sektor

Yuseva menyebut keberhasilan penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, Program MIRSANI dirancang melalui kolaborasi pentahelix yang mempertemukan unsur akademisi, pemerintah, sektor swasta, media, hingga dunia bisnis.

“Program ini melibatkan Universitas Brawijaya sebagai sektor akademik, Pemerintah Kabupaten Jember, sektor swasta melalui NGO untuk pemberdayaan perempuan, media sebagai pengarah informasi, serta pihak bisnis untuk pengembangan keberdayaan perempuan,” jelasnya.

Menurut Yuseva, Kabupaten Jember dipilih sebagai lokasi program karena hubungan kerja sama antara Universitas Brawijaya dan Pemerintah Kabupaten Jember telah berjalan baik. Kerja sama tersebut kemudian dikembangkan menjadi pendampingan yang lebih berkelanjutan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Jember, Indra TP, menyambut baik keterlibatan FK UB dalam mendukung program penanganan stunting.

“Kami merasa sangat terbantu dengan program dari Brawijaya terkait penanganan stunting di Kabupaten Jember. Dengan adanya MoU antara Pemerintah Kabupaten Jember dan Universitas Brawijaya, ini menjadi tindak lanjut yang baik untuk pengentasan stunting,” kata Indra.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus melanjutkan sinergi bersama FK UB melalui berbagai program pendampingan dan pelatihan yang berkaitan dengan pencegahan stunting.

Jember Perkuat Pencegahan Lewat 1.000 Hari Pertama Kehidupan

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Jember, dr. Gini Wuryandari, mengatakan angka stunting di Jember terus mengalami penurunan. Namun, jumlah penduduk yang besar membuat stunting masih menjadi tantangan yang perlu ditangani bersama.

“Upaya yang dilakukan menunjukkan angka stunting mulai turun, prevalensinya mulai menurun. Namun karena jumlah penduduk kita juga banyak, angka stunting secara jumlah masih cukup tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Jember saat ini memprioritaskan pencegahan melalui penguatan intervensi pada 1.000 hari pertama kehidupan. Langkah tersebut dimulai sejak masa kehamilan hingga anak memasuki usia awal pertumbuhan.

Pemerintah juga melanjutkan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi anak stunting serta memperkuat edukasi kepada ibu mengenai pentingnya ASI eksklusif dan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI).

“Mulai dari ibu yang akan melahirkan agar tidak melahirkan anak dengan kondisi stunting. Kemudian usia 0 sampai 6 bulan dengan ASI eksklusif harus diutamakan, setelah itu MPASI juga perlu diperkuat,” jelasnya.

Melalui Program MIRSANI, FK UB bersama Pemerintah Kabupaten Jember menempatkan ibu sebagai kunci awal pencegahan stunting dari tingkat keluarga. Program ini menjadi langkah kolaboratif untuk membangun keluarga yang lebih sehat serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. (gal)

Post Views: 44
Tags: Departemen Kebidanan FK UBgalangKANAL24kanal24.co.idkesehatan ibu dan anakMIRSANI FK UBPemberdayaan PerempuanPemkab JemberPencegahan StuntingSDGsstunting Jemberub berdampakuniversitas brawijaya
Previous Post

Gerbang UB Ditutup Saat PKKMB, Ini Akses untuk Warga Kampus

Next Post

Vokasi UB Dorong Dawai Cempluk Jadi Ikon Ekonomi Kreatif

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Vokasi UB Dorong Dawai Cempluk Jadi Ikon Ekonomi Kreatif

Vokasi UB Dorong Dawai Cempluk Jadi Ikon Ekonomi Kreatif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Dari Pakan Mahal hingga Sungai Terdegradasi, UB Bangun Solusi Sistem Pertanian Terpadu

Dari Pakan Mahal hingga Sungai Terdegradasi, UB Bangun Solusi Sistem Pertanian Terpadu

August 10, 2026
Vokasi UB Dorong Dawai Cempluk Jadi Ikon Ekonomi Kreatif

Vokasi UB Dorong Dawai Cempluk Jadi Ikon Ekonomi Kreatif

August 10, 2026
FK UB dan Pemkab Jember Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Pemberdayaan Ibu

FK UB dan Pemkab Jember Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Pemberdayaan Ibu

August 10, 2026
Gerbang UB Ditutup Saat PKKMB, Ini Akses untuk Warga Kampus

Gerbang UB Ditutup Saat PKKMB, Ini Akses untuk Warga Kampus

August 10, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025