Kanal24, Malang – Penguatan investasi industri menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang kerja dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia. Kehadiran industri berskala global juga diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas melalui pengembangan teknologi, peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta keterhubungan dengan pelaku usaha lokal.
Hal tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Malang dalam menyambut pengembangan investasi PT Beiersdorf Indonesia. Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib menyampaikan pandangan tersebut saat mengunjungi Production Center Malang PT Beiersdorf Indonesia di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (20/8/2026), dalam agenda peresmian fasilitas produksi perusahaan.
Baca juga:
Data Desil Bergeser, Pemda DIY Soroti Risiko Bansos Tak Tepat Sasaran
Investasi Diharapkan Beri Nilai Tambah
Dalam kesempatan tersebut, Lathifah meninjau langsung aktivitas produksi dan melihat penerapan teknologi, standar keselamatan kerja, hingga sistem pengendalian kualitas yang diterapkan perusahaan. Production Center Malang menjadi bagian dari aktivitas produksi Beiersdorf Indonesia, termasuk produk perawatan kulit seperti NIVEA.

Menurut Lathifah, investasi yang masuk ke Kabupaten Malang perlu memberikan nilai tambah yang dapat dirasakan tidak hanya oleh perusahaan, tetapi juga masyarakat dan pemerintah daerah.
“Investasi yang berkualitas adalah investasi yang mampu menghadirkan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat,” ujar Lathifah.
Menurutnya, keberadaan industri berskala besar berpotensi menciptakan efek berantai bagi perekonomian daerah. Dampak tersebut dapat terlihat dari penyerapan tenaga kerja, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga tumbuhnya berbagai sektor usaha yang menjadi pendukung kegiatan industri.
PT Beiersdorf Indonesia sendiri telah menjalankan aktivitas industri di Kabupaten Malang selama beberapa tahun. Pengembangan fasilitas produksi yang dilakukan perusahaan menunjukkan keberlanjutan investasi sekaligus kepercayaan terhadap potensi kawasan industri di Singosari.
Keberadaan perusahaan berskala global juga menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem industri. Aktivitas produksi dapat mendorong kebutuhan terhadap jasa logistik, penyedia barang, layanan pendukung, hingga berbagai sektor usaha lainnya.
Perkuat SDM dan Peluang Usaha Lokal
Selain memberikan dampak ekonomi secara langsung, keberadaan industri dengan standar internasional juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Penerapan teknologi, standar keselamatan, sistem produksi, dan pengendalian kualitas menjadi bagian dari pengalaman yang dapat memperkaya kompetensi tenaga kerja. Hal tersebut penting agar masyarakat lokal memiliki kemampuan yang semakin sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
Pemerintah Kabupaten Malang mendorong agar pertumbuhan investasi berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas tenaga kerja. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat dari terbukanya lapangan pekerjaan, tetapi juga memperoleh kesempatan meningkatkan keterampilan.
Di sisi lain, perkembangan perusahaan besar juga dapat membuka peluang bagi pelaku usaha lokal. Aktivitas industri membutuhkan berbagai layanan pendukung yang berpotensi melibatkan UMKM maupun sektor usaha lainnya.
Peluang tersebut dapat berkembang melalui kemitraan antara perusahaan dengan pelaku usaha lokal. Pemerintah daerah memiliki peran untuk mendorong terbentuknya hubungan tersebut sehingga manfaat investasi dapat menyebar lebih luas ke masyarakat.
Kolaborasi antara industri dan pelaku usaha lokal juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai pasok daerah. Dengan peningkatan kualitas dan kapasitas usaha, pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar untuk terhubung dengan kebutuhan industri.
Perkuat Ekonomi dan Iklim Investasi
Kehadiran dan pengembangan fasilitas Beiersdorf menjadi bagian dari dinamika investasi di Kabupaten Malang. Pemerintah daerah terus mendorong terciptanya iklim usaha yang memberikan kepastian serta kemudahan bagi pelaku investasi.
Upaya tersebut tidak hanya berkaitan dengan perizinan, tetapi juga mencakup pembangunan infrastruktur, penguatan sumber daya manusia, serta koordinasi antara pemerintah dan dunia usaha.
Investasi berkualitas menjadi penting karena pertumbuhan ekonomi daerah tidak cukup hanya dilihat dari besarnya modal yang masuk. Pemerintah juga perlu memastikan investasi mampu menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan produktivitas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam konteks tersebut, keberadaan Beiersdorf dapat menjadi salah satu contoh pengembangan industri yang memiliki keterkaitan dengan berbagai aspek pembangunan daerah.
Peresmian Production Center Malang PT Beiersdorf Indonesia juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan dunia industri. Pemerintah Kabupaten Malang berharap keberadaan perusahaan dapat terus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi tenaga kerja dan pelaku usaha lokal.
Di sisi lain, berkembangnya industri dapat memperkuat posisi Kabupaten Malang sebagai salah satu kawasan investasi di Jawa Timur. Potensi tersebut perlu diikuti dengan kebijakan yang mampu menjaga keberlanjutan investasi sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan masyarakat.
Dengan dukungan pemerintah, dunia usaha, tenaga kerja, dan masyarakat, investasi diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fasilitas produksi. Lebih jauh, investasi dapat menjadi penggerak ekosistem ekonomi yang menciptakan manfaat berkelanjutan bagi Kabupaten Malang.(ffn)














