Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Tumpukan Utang Makin Berat? Ini Cara Melunasinya

Einid Shandy by Einid Shandy
September 29, 2026
in Gaya Hidup
0
Tumpukan Utang Makin Berat? Ini Cara Melunasinya

Utang Menumpuk? Ini Siasat Melunasinya Tanpa Pinjol (FINETIKS)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Tumpukan cicilan kartu kredit, paylater, hingga utang pribadi dapat membuat pengelolaan keuangan semakin berat jika tidak disertai strategi pelunasan yang terencana. Kondisi tersebut juga berisiko mendorong seseorang mengambil pinjaman baru untuk menutup tagihan lama atau melakukan pola “gali lubang tutup lubang”.

Sejumlah perencana keuangan menyarankan agar pelunasan utang dilakukan secara bertahap dengan memetakan seluruh kewajiban, menentukan prioritas pembayaran, serta menghentikan penambahan utang baru. Strategi tersebut menjadi penting di tengah semakin mudahnya masyarakat mengakses berbagai layanan pembiayaan digital.

Baca juga:
Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Larangan Impor

Petakan Utang dan Tentukan Prioritas Pembayaran

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencatat seluruh utang, mulai dari cicilan bank, kartu kredit, paylater, hingga pinjaman pribadi. Pencatatan tersebut membantu mengetahui total kewajiban, jumlah cicilan, bunga, serta tenggat pembayaran setiap utang.

Setelah seluruh kewajiban terdata, pembayaran perlu diprioritaskan. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah metode snowball, yakni melunasi utang dengan saldo paling kecil terlebih dahulu setelah seluruh pembayaran minimum terpenuhi.

Ketika satu utang berhasil dilunasi, dana yang sebelumnya digunakan untuk membayar cicilan tersebut dapat dialihkan ke utang berikutnya. Cara ini membuat jumlah utang secara bertahap berkurang sekaligus membantu menjaga konsistensi dalam proses pelunasan.

Alternatif lainnya adalah metode avalanche, yaitu memprioritaskan utang dengan bunga paling tinggi. Strategi ini dapat membantu mengurangi beban bunga dalam jangka panjang, meski membutuhkan disiplin karena utang dengan saldo besar bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk dilunasi.

Jangan Tutup Utang dengan Utang Baru

Kesalahan yang perlu dihindari adalah mengambil pinjaman baru hanya untuk membayar utang lama tanpa menyelesaikan persoalan arus kas. Pola tersebut dapat membuat kewajiban semakin bertambah dan memperpanjang masa pembayaran.

Karena itu, selama proses pelunasan berlangsung, penggunaan paylater maupun fasilitas kredit baru sebaiknya dihentikan untuk kebutuhan konsumtif. Pengeluaran yang tidak mendesak juga dapat dikurangi sementara agar lebih banyak dana dapat dialokasikan untuk cicilan.

Jika kondisi keuangan sudah terlalu berat, pemilik utang dapat berkomunikasi dengan pihak pemberi pinjaman untuk mengetahui pilihan penyelesaian yang tersedia. Restrukturisasi atau penyesuaian pembayaran dapat menjadi opsi apabila memang ditawarkan oleh penyedia layanan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penggunaan pinjaman daring juga perlu dilakukan secara hati-hati. Masyarakat perlu memastikan legalitas penyedia layanan, memahami bunga dan biaya, serta membaca ketentuan sebelum menyetujui pembiayaan.

Perkuat Anggaran agar Utang Tidak Berulang

Data Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan penggunaan pembiayaan digital masih mengalami pertumbuhan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya literasi keuangan agar kemudahan memperoleh kredit tidak membuat masyarakat mengambil kewajiban di luar kemampuan membayar.

Setelah mengetahui seluruh utang, langkah berikutnya adalah membuat anggaran bulanan yang realistis. Pendapatan perlu dibagi untuk kebutuhan pokok, cicilan, tabungan atau dana darurat, serta kebutuhan lainnya.

Pembayaran cicilan sebaiknya ditempatkan sebagai salah satu prioritas utama. Sementara itu, pengeluaran yang sifatnya konsumtif dan tidak mendesak dapat ditekan sampai kondisi keuangan lebih stabil.

Utang juga perlu dievaluasi berdasarkan manfaatnya. Pembiayaan yang digunakan untuk kegiatan produktif memiliki karakter berbeda dengan utang konsumtif yang digunakan untuk memenuhi keinginan sesaat.

Dengan perencanaan yang disiplin, tumpukan utang dapat dikurangi tanpa harus kembali mencari pinjaman baru. Kuncinya adalah mengetahui jumlah kewajiban secara menyeluruh, menentukan prioritas pembayaran, mengendalikan pengeluaran, dan menjaga agar utang tidak kembali bertambah.(ffn)

Post Views: 19
Tags: Cicilankanal24.co.idkeuangan pribadiLiterasi Keuanganmengelola utangPaylaterPinjaman OnlinePinjoltips keuanganutang
Previous Post

UB Naikkan Pengakuan Prodi ke Level Global Lewat Akreditasi Internasional

Next Post

Rial Iran Terpuruk ke Titik Terendah, Ekonomi Makin Tertekan

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Rial Iran Terpuruk ke Titik Terendah, Ekonomi Makin Tertekan

Rial Iran Terpuruk ke Titik Terendah, Ekonomi Makin Tertekan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
EURASIA 2026 Buka Perspektif Baru Mahasiswa FIB UB

EURASIA 2026 Buka Perspektif Baru Mahasiswa FIB UB

September 29, 2026
Rial Iran Terpuruk ke Titik Terendah, Ekonomi Makin Tertekan

Rial Iran Terpuruk ke Titik Terendah, Ekonomi Makin Tertekan

September 29, 2026
Tumpukan Utang Makin Berat? Ini Cara Melunasinya

Tumpukan Utang Makin Berat? Ini Cara Melunasinya

September 29, 2026
UB Naikkan Pengakuan Prodi ke Level Global Lewat Akreditasi Internasional

UB Naikkan Pengakuan Prodi ke Level Global Lewat Akreditasi Internasional

September 29, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025