Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

AI Bukan Shortcut, NVIDIA Ingatkan Bahaya Pola Pikir Instan

Dinia by Dinia
April 16, 2026
in Pendidikan
0
Kuliah Umum NVIDIA, Vokasi UB Tancap Gas Kolaborasi AI dengan Industri Global

Adrian Lesmono, Consumer Business Leader NVIDIA Indonesia (Awan/Kanal24)

5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Di tengah lonjakan penggunaan Artificial Intelligence (AI) yang semakin masif, persoalan utama bukan lagi pada akses teknologi, melainkan pada cara manusia menggunakannya. Dalam konteks ini, kampus menjadi ruang krusial untuk membentuk cara berpikir baru agar AI tidak sekadar menjadi alat instan, tetapi solusi strategis.

Hal ini mengemuka dalam kuliah umum bertajuk “NVIDIA Powers The World’s AI. And Yours.” yang digelar Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya. Kegiatan ini menghadirkan Adrian Lesmono, Consumer Business Leader NVIDIA Indonesia, yang menekankan bahwa AI harus dipahami sebagai alat produktivitas, bukan sekadar jalan pintas.

“Masalahnya sekarang, banyak yang pakai AI sebagai shortcut. Mereka tidak lagi menggunakan cara berpikirnya, maunya cepat, copy paste saja,” ujarnya.

Baca juga : Kuliah Umum NVIDIA, Vokasi UB Tancap Gas Kolaborasi AI dengan Industri Global

Menurut Adrian, penggunaan AI yang keliru justru berisiko menurunkan kualitas berpikir, terutama di kalangan mahasiswa yang seharusnya berada pada fase penguatan analisis dan kreativitas.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan yang tepat dalam memanfaatkan AI adalah menjadikannya sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas. Dalam skema ini, AI digunakan untuk menyederhanakan pekerjaan rutin, sehingga manusia dapat fokus pada analisis dan pengambilan keputusan.

“Kalau digunakan sebagai alat bantu, AI bisa meningkatkan produktivitas. Hal-hal yang rutin bisa dikonsolidasikan dengan cepat dan kita bisa menganalisis lebih akurat,” jelasnya.

Dari Teknologi ke Problem Solving

Lebih jauh, Adrian menekankan bahwa penggunaan AI harus bergeser dari sekadar tools menjadi solusi berbasis masalah. Artinya, bukan AI yang menjadi titik awal, melainkan persoalan yang ingin diselesaikan.

“Sekarang kita harus lihat dulu masalahnya apa, baru pakai AI sebagai solution provider. Bukan sebaliknya,” tegasnya.

Pendekatan ini dinilai lebih relevan di tengah kebutuhan industri yang semakin kompleks. AI tidak lagi hanya digunakan untuk efisiensi, tetapi juga untuk menyelesaikan persoalan nyata, mulai dari optimasi produksi hingga pengembangan konten kreatif.

Sebagai contoh, dalam industri kreatif, AI dapat digunakan untuk mengotomatisasi sebagian proses tanpa menghilangkan orisinalitas karya. Hal ini memungkinkan efisiensi biaya tanpa mengorbankan kualitas.

“Bagian tertentu bisa diotomatisasi dengan AI, tapi tetap menjaga originalitas desain. Jadi lebih efisien dan cost bisa ditekan,” ungkapnya.

Dominasi Teknologi dan Ekosistem NVIDIA

Dalam konteks industri global, NVIDIA saat ini menjadi salah satu pemain utama dalam pengembangan teknologi AI. Adrian menyebut bahwa kekuatan NVIDIA terletak pada efisiensi dan tingkat adopsi yang tinggi di berbagai sektor.

“NVIDIA itu paling efisien dan paling banyak diadopsi oleh industri. Dari game, content creation, sampai AI developer, banyak platform yang support NVIDIA,” jelasnya.

Secara global, dominasi NVIDIA juga terlihat dari penggunaan GPU mereka dalam pengembangan model AI besar, termasuk yang digunakan oleh perusahaan teknologi dunia. Efisiensi performa dan biaya menjadi faktor utama yang mendorong adopsi luas tersebut.

Namun, di balik kemajuan teknologi ini, muncul tantangan baru terkait literasi digital masyarakat. Kemampuan membedakan konten asli dan hasil AI menjadi semakin sulit, seiring meningkatnya kualitas generatif AI.

“Sekarang itu susah membedakan mana yang asli dan AI. Bahkan makin jago kreatornya, makin tidak kelihatan,” ujarnya.

Kampus sebagai Basis Literasi AI

Melihat tantangan tersebut, NVIDIA mulai mengarahkan fokus edukasi ke lingkungan kampus. Mahasiswa dinilai sebagai kelompok strategis karena berada di fase pembentukan pola pikir sekaligus calon pengguna AI di dunia kerja.

“Kita fokus ke kampus karena mahasiswa itu potensinya besar. Mereka akan menggunakan AI secara produktif dan nanti masuk ke industri,” kata Adrian.

Pendekatan ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan teknologi, tetapi juga membentuk cara pandang yang lebih kritis terhadap penggunaan AI. Edukasi menjadi kunci untuk memastikan teknologi tidak disalahgunakan atau digunakan secara dangkal.

Ia juga membuka peluang kolaborasi jangka panjang dengan perguruan tinggi, termasuk pengembangan program edukasi, pelatihan, hingga keterlibatan mahasiswa dalam ekosistem teknologi.

“Kami terbuka untuk kolaborasi jangka panjang, baik dalam bentuk edukasi maupun pengembangan mahasiswa,” ujarnya.

Antara Peluang dan Risiko

Perkembangan AI membawa peluang besar sekaligus risiko yang tidak kecil. Di satu sisi, teknologi ini membuka efisiensi dan inovasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun di sisi lain, penggunaan yang tidak tepat justru dapat menurunkan kualitas berpikir dan etika penggunaan teknologi.

Dalam konteks ini, peran pendidikan menjadi sangat penting. Kampus tidak hanya dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memastikan mahasiswa memiliki pemahaman yang benar dalam memanfaatkannya.

Kuliah umum ini menjadi salah satu upaya untuk menjembatani kesenjangan tersebut—antara teknologi yang berkembang cepat dan kesiapan manusia dalam menggunakannya secara bijak.

Di tengah era AI, pertanyaan utamanya bukan lagi “apakah kita menggunakan teknologi”, tetapi “bagaimana kita menggunakannya”.(Din/Cay)

Post Views: 46
Tags: ai di kampusai indonesiaartificial intelligenceetika penggunaan aiFV UBgenerasi z dan teknologiKANAL24literasi digitalmahasiswa dan ainvidia indonesiapendidikan era digitalteknologi nvidiaTransformasi Digital
Previous Post

Selain Hormuz, Ini Jalur Minyak yang Kuasai Dunia

Dinia

Dinia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Kuliah Umum NVIDIA, Vokasi UB Tancap Gas Kolaborasi AI dengan Industri Global

AI Bukan Shortcut, NVIDIA Ingatkan Bahaya Pola Pikir Instan

April 16, 2026
Selain Hormuz, Ini Jalur Minyak yang Kuasai Dunia

Selain Hormuz, Ini Jalur Minyak yang Kuasai Dunia

April 16, 2026
Kritik Keras AS-Israel, Pakar UB Sebut Premanisme Global

Kritik Keras AS-Israel, Pakar UB Sebut Premanisme Global

April 15, 2026
UTBK 2026: UB Siapkan 1.500 Lebih Komputer dan Sistem Anti-Curang

UTBK 2026: UB Siapkan 1.500 Lebih Komputer dan Sistem Anti-Curang

April 15, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025