Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Penelitian De-TeKo 14 Tahun Siap Masuki Tahap Hilirisasi

Einid Shandy by Einid Shandy
July 11, 2026
in Pendidikan, Riset Inovasi
0
Penelitian De-TeKo 14 Tahun Siap Masuki Tahap Hilirisasi

De-TeKo Siap Hilirisasi Setelah 14 Tahun Penelitian (Yordan/Kanal24)

3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Setelah dikembangkan melalui riset selama lebih dari 14 tahun, De-TeKo, minuman fungsional berbahan teh hijau dan kopi hijau dekafeinasi karya peneliti Universitas Brawijaya (UB), kini memasuki tahap hilirisasi. Produk yang dikembangkan sebagai minuman fungsional pendamping terapi sindrom metabolik tersebut tengah dipersiapkan untuk memperoleh izin edar dari BPOM sebelum diproduksi secara massal dan dipasarkan kepada masyarakat.

Selama proses pengembangannya, tim peneliti memastikan keamanan dan efektivitas De-TeKo melalui rangkaian penelitian berjenjang, mulai dari uji laboratorium hingga uji klinis pada manusia. Tahapan tersebut menjadi landasan ilmiah sebelum produk memasuki proses komersialisasi.

Baca juga:
Kurang dari Empat Tahun, Laboratorium FTAB UB Raih Akreditasi KAN ISO 17025

Melalui Riset Berjenjang

Prof. dr. Mohammad Saifur Rohman, Sp.JP (K)., Ph.D., FSCAI., Pengembang De-TeKo menjelaskan dalam wawancara dengan kanal24 pada Kamis (09/07/2026) bahwa pengembangan De-TeKo dimulai sejak 2012. Penelitian dilakukan secara bertahap, mulai dari uji laboratorium (in vitro), uji pada tikus model sindrom metabolik, hingga uji pada manusia sehat dan penderita sindrom metabolik.

Prof. dr. Mohammad Saifur Rohman, Sp.JP (K)., Ph.D., FSCAI., Pengembang De-TeKo (Yordan/KANAL24)

Dikembangkan Melalui Riset Berjenjang

Pengembang De-TeKo, Prof. dr. Mohammad Saifur Rohman, Sp.JP(K)., Ph.D., FSCAI, menjelaskan bahwa penelitian De-TeKo dimulai sejak 2012 dan dilakukan secara bertahap. Pengujian diawali melalui penelitian in vitro, dilanjutkan pada tikus model sindrom metabolik, hingga uji pada manusia sehat maupun individu dengan obesitas dan sindrom metabolik.

“Kami sudah melakukan penelitian mulai dari sel, kemudian pada tikus model sindrom metabolik, lalu dicobakan pada manusia sehat dan manusia yang mempunyai kegemukan serta sindrom metabolik,” ujarnya.

Menurutnya, tahapan penelitian tersebut menjadi dasar penting untuk memastikan De-TeKo aman dikonsumsi sekaligus memiliki potensi manfaat sebagai minuman fungsional pendamping terapi.

Didukung Puluhan Publikasi Ilmiah

Selain melalui berbagai tahapan pengujian, hasil pengembangan De-TeKo juga diperkuat dengan publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus.

“Penelitian ini dimulai sejak 2012 sampai sekarang. Setiap tahun kami selalu menghasilkan minimal tiga jurnal internasional terakreditasi Scopus Q1 sampai Q3,” katanya.

Selama lebih dari satu dekade penelitian, tim peneliti telah menghasilkan puluhan publikasi ilmiah. Konsistensi tersebut menjadi bukti kuat bahwa pengembangan De-TeKo dilakukan berdasarkan riset yang berkelanjutan dan memenuhi standar akademik internasional.

Siap Menuju Produksi Massal

Saat ini, tim peneliti tengah menyiapkan proses perizinan BPOM sebagai langkah menuju produksi massal. Mereka juga membuka peluang kerja sama dengan industri teh dan kopi untuk mempercepat hilirisasi sekaligus memperluas pemasaran produk.

Selain dipasarkan secara daring, De-TeKo juga direncanakan hadir melalui gerai khusus. Tim peneliti berharap proses produksi dapat terus dioptimalkan agar biaya produksi semakin efisien sehingga harga jual produk lebih terjangkau bagi masyarakat.

Saat ini, satu kotak De-TeKo untuk kebutuhan konsumsi selama satu bulan diperkirakan dibanderol sekitar Rp75 ribu.

“Harapannya nanti proses produksi bisa lebih optimal sehingga ongkos produksinya turun dan produk ini dapat dijual dengan harga yang lebih terjangkau,” pungkasnya.

Melalui proses hilirisasi tersebut, De-TeKo diharapkan tidak hanya menjadi hasil penelitian di laboratorium, tetapi juga berkembang menjadi inovasi kesehatan berbasis riset yang dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh masyarakat. (ffn)

Post Views: 176
Tags: BPOMDe-TeKoDTKOfifahilirisasi hasil risetinovasi kesehatankanal24.co.idKesehatan Jantungkopi hijaukopi hijau dekafeinasiminuman fungsionalpenelitian kesehatanproduk inovasi ubPublikasi Scopusriset universitas brawijayasindrom metabolikteh hijau dekafeinasiteh kesehatanuniversitas brawijaya
Previous Post

Perempuan dan Kemandirian Finansial, Bekal Penting di Masa Depan

Next Post

Mandi Malam Sebabkan Penyakit, Mitos atau Fakta?

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Mandi Malam Sebabkan Penyakit, Mitos atau Fakta?

Mandi Malam Sebabkan Penyakit, Mitos atau Fakta?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
MBG Kembali Bergulir, BGN Sidak Sekolah dan Dapur untuk Pastikan Makanan Aman

MBG Kembali Bergulir, BGN Sidak Sekolah dan Dapur untuk Pastikan Makanan Aman

July 15, 2026
FBiPK UB Turun ke Kampung, Warga Belajar Barista hingga Kelola Sampah

FBiPK UB Turun ke Kampung, Warga Belajar Barista hingga Kelola Sampah

July 15, 2026
Mahasiswa UB Kembangkan Teknologi Deteksi Bakteri Lebih Cepat dengan AI

Mahasiswa UB Kembangkan Teknologi Deteksi Bakteri Lebih Cepat dengan AI

July 15, 2026
AI Bisa Jadi Teman Belajar, Asal Guru Tahu Cara Memanfaatkannya

AI Bisa Jadi Teman Belajar, Asal Guru Tahu Cara Memanfaatkannya

July 15, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025