Kanal24, Malang – Di tengah dinamika akademik yang padat dan interaksi yang kian terbatas, ruang-ruang kebersamaan menjadi semakin penting untuk menjaga koneksi antarsivitas kampus. Momentum ini dihadirkan dalam kegiatan Halal Bihalal Awardee BPI-PDDI Universitas Brawijaya (UB) yang digelar di Lantai 3 Gedung Sekolah Pascasarjana UB, Kamis (16/4/2026).
Mengusung tema “Merajut Rindu, Eratkan Silaturahmi dalam Bingkai Kekeluargaan untuk Wujudkan Kebersamaan dalam Keberagaman”, kegiatan ini menjadi wadah bagi para awardee untuk mempererat relasi, baik dengan dosen maupun sesama mahasiswa. Selain sebagai ajang temu pasca-Idulfitri, acara ini juga dimanfaatkan untuk membangun kembali komunikasi yang sempat terputus di tengah proses akademik.
Baca juga:
Cetak Mediator Profesional, FH UB Gelar Pelatihan Bersertifikat MA

Kepala Program Studi S2 Pengelolaan Sumberdaya Lingkungan dan Pembangunan Sekolah Pascasarjana UB, Maharani Pertiwi K., S.Si., M. Biotech., Ph.D., menilai halal bihalal memiliki makna strategis dalam menjaga keharmonisan relasi akademik.
“Halal bihalal merupakan salah satu kegiatan yang bisa kita lakukan bersama-sama di mana kita bisa bertemu dengan dosen, mahasiswa, kita bisa mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menyelesaikan potensi kesalahpahaman yang muncul selama perkuliahan.
“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kita kembali lagi ke fitri, permasalahan-permasalahan atau salah paham itu selesai dan akhirnya hubungan yang erat terjalin kembali dengan dosen dan mahasiswa,” jelasnya.
Di sisi lain, program studi turut berperan aktif dalam mendorong capaian akademik awardee agar tetap optimal. Maharani mengungkapkan, berbagai program pendampingan telah disiapkan, mulai dari pelatihan penulisan ilmiah hingga pemanfaatan teknologi terbaru.
“Kami akan menyelenggarakan pendampingan untuk penulisan karya tulis ilmiah atau jurnal, kemudian workshop atau pelatihan untuk meningkatkan kemampuan menulis,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa pelatihan penggunaan AI telah diberikan untuk membantu mahasiswa dalam menyusun proposal dan menganalisis jurnal.
Ketua Panitia Muhammad Helmi Hakim menegaskan bahwa halal bihalal ini bukan sekadar ajang kumpul biasa, tetapi memiliki tujuan jangka panjang.
“Acara halal bihalal ini adalah momen di mana para awardee itu kita berkumpul untuk saling silaturahmi… harapannya bisa membangun kolaborasi antar sivitas dari berbagai bidang ilmu,” ungkapnya.
Menurut Helmi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari program kerja Kelurahan 4.0 yang berfokus pada penguatan jejaring antar awardee. Ia berharap melalui forum ini, peserta dapat saling mengenal dan membuka peluang kerja sama lintas disiplin. “Harapannya kita semua yang pertama saling mengenal itu penting… kemudian mencoba peluang kolaborasi dari lintas bidang ilmu itu,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin fokus pada target akademik, khususnya dalam hal publikasi ilmiah dan kelulusan tepat waktu. Maharani menegaskan pentingnya orientasi pada capaian tersebut.
“Fokus kepada capaian, sehingga harapannya nanti akan didapatkan publikasi yang on time dan lulusan bisa lulus dengan on time juga,” tutupnya. (cay)














