Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

JANGAN KORUPSI : BOHONG BERJARINGAN

Adam Kukuh Kurniawan by Adam Kukuh Kurniawan
August 4, 2023
in Ekonomi
0
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kehidupan yang ingin dicipta oleh Islam adalah kehidupan yang baik (thayyibah) yaitu realitas hidup yang tertata kelola dengan baik (good governance), transparansi pengelolaan berbagai aset, akuntabel dalam seluruh proses pengelolaan potensi publik. Artinya pengelolaan kehidupan masyarakat yang profesional, inilah realitas thayyibah. Disisi lain, realitas masyarakat yang ingin dibangun tidak hanya sekedar baik profesional namun juga secara kualitas kehidupan mampu membawa keberkahan dan penuh ampunan dari Tuhannya (Rabbun ghafuur) yaitu masyarakat yang tenang damai karena perilaku kehidupan masyarakatnya mampu menghadirkan ridho Allah swt. Keridhoaan Allah disebabkan masyarakatnya mampu menguatkan nilai-nilai spiritualitasnya yang menjadi landasan dalam sikap perilaku dan tata kelola kehidupan sosial masyarakat, sehingga Allah bersedia menurunkan ampunanNya. Ampunan Allah swt inilah yang melahirkan keberkahan atas semua aspek kehidupan. Berkah berarti bertambah terus kebaikan yang diperoleh. Sehingga kehidupan sosial masyarakatnya semakin berkualitas. Jadi realitas kehidupan yang ingin dicipta oleh Islam adalah kehidupan yang profesional (thayyibah) dan berkualitas (rabbun ghafuur).

Untuk itu agar realitas kehidupan tersebut diatas dapat terwujud, maka Islam menetapkan berbagai aturan (syariat) yang dimaksudkan untuk menjaga dan menjamin kehidupan ummatnya selalu berada dalam kebaikan aturan Allah (maqasid asy syar’iyah), yaitu antara lain hifdhud diin (menjaga agama), Ā hifdhul aql (menjaga akal), hifdhun nafs (menjaga jiwa), hifdhul maal (menjaga harta), hifdhun nasl/ ardh (menjaga kehormatan dan keturunan). Termasuk dalam menjaga harta (hifdul maal) adalah islam melarang seorang muslim menggunakan harta secara dhalim. Termasuk dalam kedhaliman adalah tindak korupsi.

ŁˆŁŽŁ„ŁŽŲ§ ŲŖŁŽŲ£Ū”ŁƒŁŁ„ŁŁˆŁ“Ų§Ł’ Ų£ŁŽŁ…Ū”ŁˆŁŽŁ°Ł„ŁŽŁƒŁŁ… ŲØŁŽŁŠŪ”Ł†ŁŽŁƒŁŁ… ŲØŁŁ±Ł„Ū”ŲØŁŽŁ°Ų·ŁŁ„Ł ŁˆŁŽŲŖŁŲÆŪ”Ł„ŁŁˆŲ§Ł’ ŲØŁŁ‡ŁŽŲ§Ł“ Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‰ Ł±Ł„Ū”Ų­ŁŁƒŁ‘ŁŽŲ§Ł…Ł Ł„ŁŲŖŁŽŲ£Ū”ŁƒŁŁ„ŁŁˆŲ§Ł’ ŁŁŽŲ±ŁŁŠŁ‚Ł—Ų§ مِّن۔ Ų£ŁŽŁ…Ū”ŁˆŁŽŁ°Ł„Ł Ł±Ł„Ł†Ł‘ŁŽŲ§Ų³Ł بِٱل۔؄ِث۔مِ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŁ†ŲŖŁŁ…Ū” ŲŖŁŽŲ¹Ū”Ł„ŁŽŁ…ŁŁˆŁ†ŁŽ

Dan janganlah kamu makan harta di antara kamu dengan jalan yang batil, dan (janganlah) kamu menyuap dengan harta itu kepada para hakim, dengan maksud agar kamu dapat memakan sebagian harta orang lain itu dengan jalan dosa, padahal kamu mengetahui. (QS. Al-Baqarah : 188)

Terdapat tiga fenomena komunikasi yang dijelaskan oleh Allah swt berdasarkan ayat tersebut diatas yang merupakan suatu perilaku yang saling terkait dalam membentuk realitas tindakan korupsi, yaitu: Ā memakan harta atau mengelola harta secara dhalim, melakukan tindakan suap menyuap, memanfaatkan harta orang lain tanpa kerelaan, yang juga masuk dalam kategori mencuri. Tindakan korupsi disebabkan sikap individu yang rakus terhadap harta, suka bermegah-megahan, foya-foya dan cinta dunia.

Islam memberikan aturan bahwa terkait dengan potensi keuangan publik, haruslah dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan serta dipergunakan sebesar-besarnya bagi kepentingan publik. Sehingga amatlah terlarang apabila dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, terlebih dengan cara mengajak orang lain untuk melegalisasi niat buruk dalam penggunaan harta tersebut dengan cara menyuap pengambil kebijakan, dan hal ini tentu sangat merugikan orang banyak. Untuk itu Rasulullah saw menyatakan larangan keras atas perbuatan saling menyuap untuk mempengatrui kebijakan. Sebagaimana sabda Nabi saw Ā :

عنْ Ų¹ŁŽŲØŁ’ŲÆŁ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł بْنِ Ų¹ŁŽŁ…Ł’Ų±ŁŁˆ Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų§Ł„Ł†Ł‘ŁŽŲØŁŁŠŁ‘Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ł„ŁŽŲ¹ŁŽŁ†ŁŽ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ Ų§Ł„Ų±Ł‘ŁŽŲ§Ų“ŁŁŠŁŽ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł’Ł…ŁŲ±Ł’ŲŖŁŽŲ“ŁŁŠŁŽ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ ŁŠŁŽŲ²ŁŁŠŲÆŁ Ł„ŁŽŲ¹Ł’Ł†ŁŽŲ©Ł Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ų±Ł‘ŁŽŲ§Ų“ŁŁŠ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł’Ł…ŁŲ±Ł’ŲŖŁŽŲ“ŁŁŠ

dari Abdullah bin ‘Amru dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, dia berkata; “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam malaknat pemberi suap dan penerima suap.” Dan Yazid berkata: “Laknat Allah bagi pemberi dan panerima suap.” (HR. Ahmad)

Dalam tindak komunikasi terdapat beberapa fenomena komunikasi yang menyertainya antara lain: Ā komunikasi penuh kebohongan. Berdasarkan firman Allah swt dan hadist nabi diatas menjelaskan bahwa pelaku korupsi akan selalu mengkonstruksi kebohongan untuk menutupi tindakan kebohongan sebelumnya. Dalam sebuah peristiwa dijaman Rasulullah, terdapat seorang budak bernama Mid’am. Kemudian, Nabi SAW mengutusnya untuk membawakan sejumlah harta hasil rampasan perang (ghanimah). Dalam sebuah perjalanan, tepatnya di wadil qura, tiba-tiba Mid’am si budak terkena bidikan nyasar, sebuah anak panah menusuk lehernya sehingga dia tewas. Para sahabat Nabi kaget. Mereka serentak mendoakan sang budak semoga masuk surga. Di luar dugaan, Rasulullah SAW tiba-tiba bersabda bahwa dia tidak akan masuk surga

Ā ŁƒŁŽŁ„Ł‘ŁŽŲ§ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł‘ŁŽŲ°ŁŁŠ Ł†ŁŽŁŁ’Ų³ŁŁŠ ŲØŁŁŠŁŽŲÆŁŁ‡Ł ، Ų„ŁŁ†Ł‘ŁŽ Ų§Ł„Ų“Ł‘ŁŽŁ…Ł’Ł„ŁŽŲ©ŁŽ Ų§Ł„Ł‘ŁŽŲŖŁŁŠ Ų£ŁŽŲ®ŁŽŲ°ŁŽ ŁŠŁŽŁˆŁ’Ł…ŁŽ Ų®ŁŽŁŠŁ’ŲØŁŽŲ±ŁŽ Ł…ŁŁ†ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ł…ŁŽŲŗŁŽŲ§Ł†ŁŁ…Ł Ł„ŁŽŁ…Ł’ ŲŖŁŲµŁŲØŁ’Ł‡ŁŽŲ§ Ų§Ł„Ł’Ł…ŁŽŁ‚ŁŽŲ§Ų³ŁŁ…Ł Ł„ŁŽŲŖŁŽŲ“Ł’ŲŖŁŽŲ¹ŁŁ„Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł Ł†ŁŽŲ§Ų±Ł‹Ų§ ŁŁŽŁ„ŁŽŁ…Ł‘ŁŽŲ§ Ų³ŁŽŁ…ŁŲ¹ŁŽ Ų°ŁŽŁ„ŁŁƒŁŽ Ų§Ł„Ł†Ł‘ŁŽŲ§Ų³Ł ، Ų¬ŁŽŲ§Ų”ŁŽ Ų±ŁŽŲ¬ŁŁ„ŁŒ ŲØŁŲ“ŁŲ±ŁŽŲ§ŁƒŁ ، Ų£ŁŽŁˆŁ’ ŲØŁŲ“ŁŲ±ŁŽŲ§ŁƒŁŽŁŠŁ’Ł†Ł Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‰ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ ، ŁŁŽŁ‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ : Ų“ŁŲ±ŁŽŲ§ŁƒŁŒ مِنْ Ł†ŁŽŲ§Ų±Ł ، Ų£ŁŽŁˆŁ’ Ų“ŁŲ±ŁŽŲ§ŁƒŁŽŲ§Ł†Ł مِنْ Ł†ŁŽŲ§Ų±Ł
Ā 
Ā ā€œTidak demi Allah, yang diriku berada di tanganNya, sesungguhnya mantel yang diambilnya pada waktu penaklukan Khaibar dari rampasan perang yang belum dibagi akan menyulut api neraka yang akan membakarnya. Ketika orang-orang mendengar pernyataan Rasulullah itu ada seorang lelaki datang kepada Rasulullah SAW membawa seutas tali sepatu atau dua utas tali sepatu. Ketika itu, Nabi SAW mengatakan: seutas tali sepatu sekalipun akan menjadi api neraka.ā€ (HR. Abu Dawud).

Demikian pula bahwa tindak kebohongan dalam korupsi bukanlah perilaku personal melainkan dilakukan secara berjamaah oleh beberapa pihak yang terkait. Setidaknya dalam tindak korupsi melibatkan beberapa pihak yaitu pelaku, perantara, adminstrasi dan pengambil kebijakan serta pihak lain yang terkait. Artinya bahwa tindak korupsi dilakukan secara sadar oleh banyak pihak untuk bersama-sama melakukan kebohongan dan berusaha menutupinya. Jadi, korupsi adalah tindakan kebohongan yang berjejaring dan setiap jaringan berusaha untuk saling menutupi atau mengunci (interlock communication) agar kebohongan yang dilakukan tidak terbongkar oleh pihak lain.

Tindak Korupsi sejatinya adalah sebuah tindakan yang dapat merusak jaringan komunikasi yang selama ini terbangun secara positif sehingga berubah menjadi image negatif yang berakibat pada hilangnya kepercayaan publik atas suatu organisasi ataupun lembaga. Sekalipun pelakunya hanyalah beberapa oknum dalam organisasi dengan memanfaatkan potensi jabatan yang amanahkan pada dirinya namun berdampak pada keseluruhan nama baik suatu organisasi. Sehingga tindakan korupsi tidak hanya sekedar merugikan individu namun juga organisasi bahkan orang lain. Hal ini karena tindak korupsi dapat merugikan banyak orang karena memakan harta orang lain secara dhalim.

Hal demikian pernah terjadi pada masa Rasulullah, sebagaimana dalam sebuah riwayat oleh Imam Muslim :

Ā Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų£ŁŽŲØŁŁŠ Ų­ŁŁ…ŁŽŁŠŁ’ŲÆŁ Ų§Ł„Ų³Ł‘ŁŽŲ§Ų¹ŁŲÆŁŁŠŁ‘Ł Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ: Ų§Ų³Ł’ŲŖŁŽŲ¹Ł’Ł…ŁŽŁ„ŁŽ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ Ų±ŁŽŲ¬ŁŁ„Ł‹Ų§ مِنْ Ų§Ł„Ł’Ų£ŁŽŲ²Ł’ŲÆŁ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ ŲµŁŽŲÆŁŽŁ‚ŁŽŲ§ŲŖŁ ŲØŁŽŁ†ŁŁŠ Ų³ŁŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł…Ł ŁŠŁŲÆŁ’Ų¹ŁŽŁ‰ Ų§ŲØŁ’Ł†ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų£ŁŲŖŁ’ŲØŁŁŠŁ‘ŁŽŲ©Ł ŁŁŽŁ„ŁŽŁ…Ł‘ŁŽŲ§ Ų¬ŁŽŲ§Ų”ŁŽ Ų­ŁŽŲ§Ų³ŁŽŲØŁŽŁ‡Ł Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ł‡ŁŽŲ°ŁŽŲ§ Ł…ŁŽŲ§Ł„ŁŁƒŁŁ…Ł’ ŁˆŁŽŁ‡ŁŽŲ°ŁŽŲ§ Ł‡ŁŽŲÆŁŁŠŁ‘ŁŽŲ©ŁŒ ŁŁŽŁ‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ ŁŁŽŁ‡ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŲ§ Ų¬ŁŽŁ„ŁŽŲ³Ł’ŲŖŁŽ فِي ŲØŁŽŁŠŁ’ŲŖŁ Ų£ŁŽŲØŁŁŠŁƒŁŽ ŁˆŁŽŲ£ŁŁ…Ł‘ŁŁƒŁŽ Ų­ŁŽŲŖŁ‘ŁŽŁ‰ ŲŖŁŽŲ£Ł’ŲŖŁŁŠŁŽŁƒŁŽ Ł‡ŁŽŲÆŁŁŠŁ‘ŁŽŲŖŁŁƒŁŽ ؄ِنْ ŁƒŁŁ†Ł’ŲŖŁŽ ŲµŁŽŲ§ŲÆŁŁ‚Ł‹Ų§ Ų«ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ų®ŁŽŲ·ŁŽŲØŁŽŁ†ŁŽŲ§ ŁŁŽŲ­ŁŽŁ…ŁŲÆŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŽ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŲ«Ł’Ł†ŁŽŁ‰ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł Ų«ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų£ŁŽŁ…Ł‘ŁŽŲ§ ŲØŁŽŲ¹Ł’ŲÆŁ ŁŁŽŲ„ŁŁ†Ł‘ŁŁŠ Ų£ŁŽŲ³Ł’ŲŖŁŽŲ¹Ł’Ł…ŁŁ„Ł Ų§Ł„Ų±Ł‘ŁŽŲ¬ŁŁ„ŁŽ Ł…ŁŁ†Ł’ŁƒŁŁ…Ł’ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł’Ų¹ŁŽŁ…ŁŽŁ„Ł Ł…ŁŁ…Ł‘ŁŽŲ§ ŁˆŁŽŁ„Ł‘ŁŽŲ§Ł†ŁŁŠ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŁŁŽŁŠŁŽŲ£Ł’ŲŖŁŁŠ ŁŁŽŁŠŁŽŁ‚ŁŁˆŁ„Ł Ł‡ŁŽŲ°ŁŽŲ§ Ł…ŁŽŲ§Ł„ŁŁƒŁŁ…Ł’ ŁˆŁŽŁ‡ŁŽŲ°ŁŽŲ§ Ł‡ŁŽŲÆŁŁŠŁ‘ŁŽŲ©ŁŒ Ų£ŁŁ‡Ł’ŲÆŁŁŠŁŽŲŖŁ’ Ł„ŁŁŠ Ų£ŁŽŁŁŽŁ„ŁŽŲ§ Ų¬ŁŽŁ„ŁŽŲ³ŁŽ فِي ŲØŁŽŁŠŁ’ŲŖŁ Ų£ŁŽŲØŁŁŠŁ‡Ł ŁˆŁŽŲ£ŁŁ…Ł‘ŁŁ‡Ł Ų­ŁŽŲŖŁ‘ŁŽŁ‰ ŲŖŁŽŲ£Ł’ŲŖŁŁŠŁŽŁ‡Ł Ł‡ŁŽŲÆŁŁŠŁ‘ŁŽŲŖŁŁ‡Ł ؄ِنْ ŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŽ ŲµŁŽŲ§ŲÆŁŁ‚Ł‹Ų§ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ł„ŁŽŲ§ ŁŠŁŽŲ£Ł’Ų®ŁŲ°Ł Ų£ŁŽŲ­ŁŽŲÆŁŒ Ł…ŁŁ†Ł’ŁƒŁŁ…Ł’ Ł…ŁŁ†Ł’Ł‡ŁŽŲ§ Ų“ŁŽŁŠŁ’Ų¦Ł‹Ų§ ŲØŁŲŗŁŽŁŠŁ’Ų±Ł Ų­ŁŽŁ‚Ł‘ŁŁ‡Ł Ų„ŁŁ„Ł‘ŁŽŲ§ Ł„ŁŽŁ‚ŁŁŠŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŽ ŲŖŁŽŲ¹ŁŽŲ§Ł„ŁŽŁ‰ ŁŠŁŽŲ­Ł’Ł…ŁŁ„ŁŁ‡Ł ŁŠŁŽŁˆŁ’Ł…ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ł‚ŁŁŠŁŽŲ§Ł…ŁŽŲ©Ł ŁŁŽŁ„ŁŽŲ£ŁŽŲ¹Ł’Ų±ŁŁŁŽŁ†Ł‘ŁŽ Ų£ŁŽŲ­ŁŽŲÆŁ‹Ų§ Ł…ŁŁ†Ł’ŁƒŁŁ…Ł’ Ł„ŁŽŁ‚ŁŁŠŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŽ ŁŠŁŽŲ­Ł’Ł…ŁŁ„Ł ŲØŁŽŲ¹ŁŁŠŲ±Ł‹Ų§ Ł„ŁŽŁ‡Ł Ų±ŁŲŗŁŽŲ§Ų”ŁŒ Ų£ŁŽŁˆŁ’ ŲØŁŽŁ‚ŁŽŲ±ŁŽŲ©Ł‹ Ł„ŁŽŁ‡ŁŽŲ§ Ų®ŁŁˆŁŽŲ§Ų±ŁŒ Ų£ŁŽŁˆŁ’ Ų“ŁŽŲ§Ų©Ł‹ ŲŖŁŽŁŠŁ’Ų¹ŁŽŲ±ŁĀ 

Dari Abi Humaid as-Sa’idi ra (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah SAW mengangkat seorang lelaki dari suku al-Azd bernama Ibn al-Lutbiyyah untuk menjadi pejabat pemungut zakat di Bani Sulaim. Ketika ia datang (menghadap Nabi SAW untuk melaporkan hasil pemungutan zakat) beliau memeriksanya. Ia berkata: ā€œIni harta zakatmu (Nabi/Negara), dan yang ini adalah hadiah (yang diberikan kepadaku).ā€ Lalu Rasulullah SAW bersabda, ā€œjika engkau memang benar, maka apakah kalau engkau duduk di rumah ayahmu atau di rumah ibumu hadiah itu datang kepadamu?ā€ Kemudian Nabi SAW berpidato mengucapkan tahmid dan memuji Allah, lalu berkata: ā€œSelanjutnya saya mengangkat seseorang di antaramu untuk melakukan tugas yang menjadi bagian dari apa yang telah dibebankan Allah kepadaku. Lalu, orang tersebut datang dan berkata: ā€œini hartamu (Rasulullah /Negara) dan ini adalah hadiah yang diberikan kepadaku.ā€ Jika ia memang benar, maka apakah kalau ia duduk saja di rumah ayah dan ibunya hadiah itu juga datang kepadanya? Demi Allah begitu seseorang mengambil sesuatu dari hadiah tanpa hak, maka nanti di hari kiamat ia akan menemui Allah dengan membawa hadiah (yang diambilnya itu), lalu saya akan mengenali seseorang dari kamu ketika menemui Allah itu ia memikul di atas pundaknya unta (yang dulu diambilnya) melengkik atau sapi melenguh atau kambing mengembik… (HR. Muslim).

Dalam tindak korupsi, setiap individu yang terlibat sebenarnya secara sadar telah bersepakat untuk membuat kebohongan dan bersepakat untuk menutupinya, artinya ada kesediaan dari semua pihak untuk secara ikhlas melakukan tindakan kebohongan, dan diantara mereka bersedia permisif atas kemungkaran dan kedhaliman. Demikian pula dalam tindak korupsi, seakan ada persetujuan dan kesediaan antar pihak untuk melegalkan dan terlibat dalam praktik bathil korupsi tersebut. Karena itulah benarlah bahwa kebohongan korupsi adalah menghancurkan baik individu, lembaga (jaringan) dan ummat secara keseluruhan.

Korupsi sesungguhnya menghilangkan keberkahan pada harta dan suatu bangsa kemudian tergantikan dengan keburukan dan kehancuran. Betapa banyak suatu negeri yang hancur disebabkan perilaku koruptif anak bangsanya hingga menjadikan negeri itu tidak berwibawa di hadapan bangsa lainnya. Oleh karena itu, Jauhkan diri dari sikap korupsi karena hal itu akan menyelamatkan. Semoga Allah swt melindungi negeri ini dari kehancuran dan menjauhkan diri kita dari kecintaan yang berlebihan atas dunia. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita. Aamiiin…

Post Views: 343
Previous Post

Hari ke 5 Pendaftar CPNS Tembus 2,4 JutaĀ 

Next Post

Bursa Sore: Respon Terhadap Makro Ekonomi Domestik, IHSG Finis ke Zona Merah

Adam Kukuh Kurniawan

Adam Kukuh Kurniawan

Next Post

Bursa Sore: Respon Terhadap Makro Ekonomi Domestik, IHSG Finis ke Zona Merah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Memahami Rape Culture di Lingkungan Kampus

Memahami Rape Culture di Lingkungan Kampus

April 25, 2026
Ekstrovert Bukan Jawaban atas Kesepian Dalam Lingkungan

Ekstrovert Bukan Jawaban atas Kesepian Dalam Lingkungan

April 25, 2026
Produktivitas Tebu Mandek, FP UB Gandeng Australia Kejar Teknologi dan Bibit Unggul

Produktivitas Tebu Mandek, FP UB Gandeng Australia Kejar Teknologi dan Bibit Unggul

April 24, 2026
Digembleng Tangani Situasi Kritis, 117 Mahasiswa FIKES UB Siap Hadapi Kondisi Darurat

Digembleng Tangani Situasi Kritis, 117 Mahasiswa FIKES UB Siap Hadapi Kondisi Darurat

April 24, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025