Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Mahasiswa KKN UB Dampingi Kelompok Tani Susun DRAM, Buka Peluang Perdagangan Karbon

Einid Shandy by Einid Shandy
July 27, 2026
in Pendidikan
0
Mahasiswa KKN UB Dampingi Kelompok Tani Susun DRAM, Buka Peluang Perdagangan Karbon

Dosen pembimbing dan mahasiswa KKN Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan Universitas Brawijaya bersama pengurus Kelompok Tani Organik (KTO) Sumber Makmur Abadi (SUMADI) dan Pemerintah Desa Jatiarjo memulai penyusunan Dokumen Rencana Aksi Mitigasi (DRAM) secara partisipatif sebagai langkah awal mempersiapkan implementasi perdagangan karbon di sektor kehutanan. (Dok. FBiPK UB)

6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Pasuruan – Perdagangan karbon mulai menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat pengelola hutan. Namun, minimnya kapasitas teknis masih menjadi tantangan bagi banyak kelompok perhutanan sosial dalam memenuhi berbagai persyaratan administrasi dan perencanaan.

Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan Universitas Brawijaya (FBiPK UB) bersama dosen pembimbing mendampingi Kelompok Tani Organik (KTO) Sumber Makmur Abadi (SUMADI) di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, menyusun Dokumen Rencana Aksi Mitigasi (DRAM) sebagai langkah awal menuju implementasi perdagangan karbon sektor kehutanan.

Program pendampingan yang berlangsung sepanjang Juli 2026 ini tidak hanya membantu memenuhi persyaratan regulasi, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola hutan secara berkelanjutan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan melalui skema perdagangan karbon.

Baca juga:
FK UB Siapkan Double Degree Manchester

Ketua KTO SUMADI memaparkan kondisi awal kawasan kelola kepada dosen pembimbing dan mahasiswa KKN Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan UB sebagai bagian dari proses penyusunan Dokumen Rencana Aksi Mitigasi (DRAM) secara partisipatif. (Dok. FBiPK UB)

DRAM Jadi Kunci Menuju Perdagangan Karbon

Dosen Pembimbing KKN, Rifqi Rahmat Hidayatullah, S.Hut., M.Si., menjelaskan bahwa penyusunan DRAM merupakan salah satu tahapan penting dalam implementasi perdagangan karbon di sektor kehutanan.

Menurutnya, Indonesia kini telah memiliki landasan regulasi yang semakin kuat melalui Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 6 Tahun 2026 mengenai tata cara perdagangan karbon melalui mekanisme offset emisi gas rumah kaca sektor kehutanan. Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung, seperti SRN-PPI, Indonesia Forestry Carbon Hub, hingga Bursa Karbon Indonesia.

Meski demikian, tantangan terbesar masih berada di tingkat lapangan karena banyak kelompok perhutanan sosial belum memiliki kemampuan teknis dalam menyusun DRAM yang membutuhkan data, analisis, dan perencanaan yang cukup kompleks.

“Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat menjadi pendamping teknis sekaligus media transfer pengetahuan kepada masyarakat,” ujar Rifqi.

Kolaborasi Kampus, Desa, dan Kelompok Tani

Program ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Jatiarjo, Dardiri. Ia menilai penyusunan DRAM bukan hanya menjadi syarat menuju perdagangan karbon, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai dokumen perencanaan dalam berbagai program pengelolaan hutan lestari di masa depan.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan kelompok masyarakat dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat pengelolaan hutan berbasis masyarakat.

Hal senada disampaikan Ketua KTO SUMADI, Nur Hidayat. Ia mengaku selama ini kelompoknya memiliki keinginan menyusun DRAM, namun terkendala keterbatasan sumber daya dan kemampuan teknis.

Melalui pendampingan mahasiswa UB, kelompok tani kini lebih memahami tahapan penyusunan dokumen tersebut sehingga memiliki kesiapan lebih baik untuk mengikuti skema perdagangan karbon di masa mendatang.

Mahasiswa Turun Langsung Susun Data Mitigasi

Selama proses pendampingan, mahasiswa bersama pengurus kelompok tani melakukan berbagai tahapan penyusunan DRAM secara partisipatif.

Kegiatan meliputi identifikasi kondisi awal kawasan (baseline), pengumpulan data biofisik dan sosial, penyusunan proyeksi penurunan emisi, hingga perumusan rencana aksi mitigasi berbasis Afforestation, Reforestation, and Revegetation (ARR) yang disesuaikan dengan karakteristik kawasan kelola.

Melalui proses tersebut, anggota kelompok tani tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat aktif dalam setiap tahapan penyusunan dokumen.

Universitas Brawijaya berharap pendampingan ini dapat menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi dan kelompok perhutanan sosial dalam mendukung target penurunan emisi nasional, sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru melalui perdagangan karbon yang berkelanjutan. (nid)

Post Views: 70
Tags: Desa JatiarjoDRAMFakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan UBKANAL24kanal24.co.idKelompok Tanikkn universitas brawijayamitigasi perubahan iklimPerdagangan Karbonuniversitas brawijaya
Previous Post

Mahasiswa FBD 13 Edukasi PKK Soal AI dan Hoaks

Next Post

Garuda Siap Tempur, Ini 5 Fakta Indonesia vs Kamboja

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Garuda Siap Tempur, Ini 5 Fakta Indonesia vs Kamboja

Garuda Siap Tempur, Ini 5 Fakta Indonesia vs Kamboja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Garuda Siap Tempur, Ini 5 Fakta Indonesia vs Kamboja

Garuda Siap Tempur, Ini 5 Fakta Indonesia vs Kamboja

July 27, 2026
Mahasiswa KKN UB Dampingi Kelompok Tani Susun DRAM, Buka Peluang Perdagangan Karbon

Mahasiswa KKN UB Dampingi Kelompok Tani Susun DRAM, Buka Peluang Perdagangan Karbon

July 27, 2026
Mahasiswa FBD 13 Edukasi PKK Soal AI dan Hoaks

Mahasiswa FBD 13 Edukasi PKK Soal AI dan Hoaks

July 27, 2026
RAJA Brawijaya 2026 Hadirkan ISM untuk Perkuat Koordinasi Panitia

RAJA Brawijaya 2026 Hadirkan ISM untuk Perkuat Koordinasi Panitia

July 27, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025