Kanal24, Malang – PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) kembali menggeber ekspansi regional dengan menggelontorkan dana sekitar Rp2,5 triliun untuk mengakuisisi 100 persen saham Sports Direct Malaysia Sdn. Bhd. Langkah jumbo ini menjadi sinyal kuat bahwa emiten ritel olahraga tersebut tengah memperluas dominasinya di pasar Asia Tenggara.
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), akuisisi dilakukan melalui anak usaha MAPA yang berbasis di Singapura, Athletica International Holdings Pte. Ltd. (AIH). Perusahaan tersebut membeli seluruh saham Sports Direct Malaysia dari Frasers Group Trading Limited (FGT) dengan nilai transaksi mencapai US$148,9 juta atau sekitar Rp2,5 triliun.
Perjanjian jual beli saham telah ditandatangani pada 29 Juni 2026. Selain transaksi akuisisi, MAPA juga memberikan corporate guarantee untuk menjamin seluruh kewajiban AIH dalam proses penyelesaian transaksi tersebut. Jaminan perusahaan itu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aksi korporasi yang dilakukan perseroan.
Tak hanya mengambil alih kepemilikan perusahaan, pada hari yang sama anak usaha MAPA lainnya, Athletica SD Holdings Pte. Ltd. (ASH), juga menandatangani Local Retail Agreement dengan Sports Direct Malaysia.
Baca juga:
AI Kuasai Daftar Unicorn Global 2026, Nilai Startup Dunia Tembus Rp130 Ribu Triliun
Melalui perjanjian tersebut, Sports Direct Malaysia memperoleh hak non-eksklusif untuk membuka dan mengoperasikan gerai Sports Direct serta USC, baik secara offline maupun online di Malaysia. Perusahaan juga berhak menjual berbagai produk bermerek di jaringan toko multibrand yang dimilikinya.
Manajemen MAPA menjelaskan bahwa akuisisi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat bisnis ritel olahraga di kawasan Asia Tenggara.
Dengan mengambil alih Sports Direct Malaysia, perseroan berharap dapat memperluas jaringan operasional sekaligus meningkatkan potensi pendapatan dari pasar luar negeri. Langkah tersebut juga memperkuat posisi MAPA sebagai pemegang hak pengembangan merek Sports Direct dan USC di sejumlah negara di kawasan regional.
Nilai transaksi yang mencapai sekitar 28,3 persen dari total ekuitas perusahaan menjadikan aksi korporasi ini masuk kategori transaksi material. Meski demikian, besaran transaksi tersebut masih berada di bawah ambang batas yang mewajibkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sehingga dapat dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.
Akuisisi ini diharapkan menjadi katalis pertumbuhan MAPA dalam memperkuat bisnis ritel olahraga premium di kawasan Asia Tenggara, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan dan profitabilitas perusahaan pada tahun-tahun mendatang.













