Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Prof. Sri Muljaningsih Kenalkan Model LILY untuk Ekonomi Sirkular Berbasis Komunitas

Einid Shandy by Einid Shandy
June 11, 2026
in Pendidikan
0
Prof. Sri Muljaningsih Kenalkan Model LILY untuk Ekonomi Sirkular Berbasis Komunitas

Prof. Dr. Sri Muljaningsih, S.E., MSP., saat dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (Yordan/Kanal24)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Produk organik yang identik dengan harga mahal dinilai membuat ekonomi hijau masih sulit dijangkau sebagian masyarakat. Berangkat dari persoalan tersebut, Profesor Universitas Brawijaya memperkenalkan Model LILY, konsep ekonomi sirkular berbasis komunitas untuk meningkatkan nilai tambah tanaman lokal dan memperkuat UMKM.

Konsep tersebut diperkenalkan Prof. Dr. Sri Muljaningsih, S.E., MSP., saat dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya, Rabu (10/6/2026).

Dalam orasi ilmiahnya bertajuk “Model LILY: Valorisasi Tanaman Lokal dalam Ekonomi Sirkular Berbasis Komunitas Organik”, Prof. Sri memperkenalkan model ekonomi yang mengintegrasikan kewirausahaan, komunitas, dan spiritualitas dalam satu sistem ekonomi berkelanjutan.

Baca juga:
Madfest 2026 Hubungkan Mahasiswa dan Industri

Produk Organik Dinilai Masih Mahal

Prof. Sri menilai tingginya harga produk organik menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan ekonomi hijau di Indonesia.

Kondisi tersebut membuat produk organik masih identik dengan pasar tertentu dan belum sepenuhnya dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, diperlukan pendekatan baru yang tidak hanya berfokus pada keuntungan ekonomi, tetapi juga melibatkan pemberdayaan komunitas lokal.

“Setiap masyarakat memiliki kesempatan untuk memberi nilai tambah terhadap sumber daya alam yang dimiliki,” ujarnya.

Melalui konsep tersebut, masyarakat dan pelaku UMKM didorong untuk memanfaatkan tanaman lokal menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi.

Integrasikan Komunitas dan Spiritualitas

Keunikan Model LILY terletak pada integrasi antara aspek ekonomi, sosial, dan spiritualitas dalam satu sistem.

Prof. Sri menjelaskan, model tersebut bersifat community-centric, yakni penciptaan nilai ekonomi dilakukan melalui interaksi sosial dan penguatan komunitas.

Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan modal dan pasar, tetapi juga membutuhkan kesadaran sosial dan tanggung jawab lingkungan.

Penelitian empiris yang dilakukan menunjukkan peningkatan faktor sosial-ekologis mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekonomi berkelanjutan.

Pendekatan transformasional tersebut dinilai penting untuk mengubah pola pikir ekonomi masyarakat agar lebih adaptif terhadap konsep ekonomi sirkular.

Dorong UMKM dan Ekonomi Lokal

Prof. Sri berharap Model LILY dapat menjadi solusi dalam memperkuat ekonomi lokal berbasis sumber daya alam dan komunitas organik.

Melalui konsep valorisasi tanaman lokal, masyarakat didorong untuk menciptakan produk dengan nilai tambah lebih tinggi sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan membuka peluang usaha baru.

Model tersebut juga dinilai berpotensi memperkuat sektor UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

Selain itu, ekonomi sirkular berbasis komunitas diyakini mampu menciptakan sistem produksi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Prof. Sri menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghadirkan model ekonomi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat diterapkan langsung di tengah masyarakat.

“Model LILY diharapkan dapat memperkuat ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kewirausahaan masyarakat berbasis komunitas organik,” katanya.

Ia berharap konsep tersebut dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi antara akademisi, komunitas, pemerintah, dan pelaku usaha agar mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat luas. (nid)

Post Views: 29
Tags: ekonomi berkelanjutanekonomi hijauekonomi sirkularfeb ubKANAL24kanal24.co.idkomunitas organikModel LILYProfesor UBtanaman lokalUMKM organikuniversitas brawijaya
Previous Post

UB Perkuat Dampak ke Masyarakat Lewat Kampung Lingkar Kampus 2026

Next Post

Fundamental Kuat, Mengapa Pasar Tetap Gelisah? Memahami Psikologi Pasar di Balik Gejolak Ekonomi

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Fundamental Kuat, Mengapa Pasar Tetap Gelisah? Memahami Psikologi Pasar di Balik Gejolak Ekonomi

Fundamental Kuat, Mengapa Pasar Tetap Gelisah? Memahami Psikologi Pasar di Balik Gejolak Ekonomi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Fundamental Kuat, Mengapa Pasar Tetap Gelisah? Memahami Psikologi Pasar di Balik Gejolak Ekonomi

Fundamental Kuat, Mengapa Pasar Tetap Gelisah? Memahami Psikologi Pasar di Balik Gejolak Ekonomi

June 11, 2026
Prof. Sri Muljaningsih Kenalkan Model LILY untuk Ekonomi Sirkular Berbasis Komunitas

Prof. Sri Muljaningsih Kenalkan Model LILY untuk Ekonomi Sirkular Berbasis Komunitas

June 11, 2026
UB Perkuat Dampak ke Masyarakat Lewat Kampung Lingkar Kampus 2026

UB Perkuat Dampak ke Masyarakat Lewat Kampung Lingkar Kampus 2026

June 11, 2026
Komunikasi Publik Pemerintah Dinilai Gagal Menyentuh Rakyat

Seskab Teddy Dinilai Terapkan Komunikasi Politik Cepat, Pakar Ingatkan Fokus pada Substansi

June 11, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025