Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Erica Adriana Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Strategi Branding Digital

Einid Shandy by Einid Shandy
May 11, 2026
in Figur
0
Erica Adriana Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Strategi Branding Digital

Erica Adriana, S.E., M.M., Branducator & Creatorpreneur (Dok. Eitheryou)

9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Di era digital yang dipenuhi persaingan bisnis dan banjir informasi, branding kini menjadi faktor penentu apakah sebuah bisnis mampu bertahan atau justru hilang di tengah pasar. Sayangnya, masih banyak pelaku usaha yang menganggap branding hanya sebatas logo, desain kemasan, atau tampilan media sosial yang menarik. Padahal, branding sejatinya adalah strategi membangun persepsi, emosi, dan kepercayaan konsumen terhadap sebuah bisnis.

Fenomena menjamurnya “pakar branding instan” di media sosial juga membuat edukasi branding kerap kehilangan fondasi ilmiah. Konten-konten motivasi bisnis sering kali viral, tetapi minim riset dan tidak memiliki strategi yang terukur. Kondisi ini membuat banyak UMKM hingga founder bisnis kesulitan membangun identitas brand yang benar-benar kuat dan relevan di pasar.

Baca juga:
Universitas Brawijaya Jadi Kunci Percepatan Ekosistem Halal Nasional

Foto bersama dengan tim dan panitia acara (Dok. Eithereyou)

Branding Adalah Perang di Pikiran Konsumen

Menurut Erica, brand yang kuat bukanlah brand yang paling mahal, tetapi brand yang paling diingat dan dipercaya konsumen. Karena itu, branding harus dibangun melalui strategi yang konsisten, komunikasi yang tepat, dan pengalaman pelanggan yang kuat.

“Branding itu tidak hanya membuat bisnis terlihat bagus. Branding adalah perang di dalam pikiran konsumen. Siapa yang paling diingat, paling dipercaya, dan paling dipilih,” ungkap Erica.

Ketertarikannya terhadap dunia branding tumbuh sejak lama. Namun ketika menempuh pendidikan magister Manajemen Retail di Universitas Pelita Harapan Jakarta, pembahasan branding secara mendalam masih belum banyak disentuh dalam lingkungan akademik bisnis.

Hal itulah yang kemudian mendorong Erica untuk memperdalam branding secara lebih sistematis melalui riset, pengalaman mengajar, hingga praktik langsung di lapangan. Saat ini, ia juga tengah menempuh pendidikan doktoral (S3) Digital Marketing di Universitas Brawijaya Malang.

Lahirkan Konsep “Branducator”

Berangkat dari pengalaman sebagai pengajar, Erica melihat bahwa banyak pelaku usaha kesulitan memahami branding karena materi yang terlalu teoritis atau justru terlalu dangkal di media sosial.

Dari situlah lahir identitas dirinya sebagai “Branducator”, gabungan antara educator dan branding strategist. Melalui konsep tersebut, Erica ingin menghadirkan edukasi branding berkualitas tinggi yang bisa diakses lebih luas oleh masyarakat, khususnya UMKM dan founder bisnis muda.

Ia percaya pendidikan tidak seharusnya menjadi sesuatu yang eksklusif. Karena itu, melalui platform digital dan media sosial, Erica aktif membagikan konten edukasi tentang “the science behind branding” dengan bahasa yang lebih sederhana, praktis, dan mudah dipahami.

Pendampingan UMKM dan Dunia Digital

Dalam perjalanannya, Erica aktif memberikan konsultasi, mentoring, hingga pendampingan kepada UMKM di Malang dan Jawa Timur. Fokusnya tidak hanya pada visual brand, tetapi juga strategi positioning, komunikasi pemasaran, hingga penguatan identitas bisnis di era digital.

Menurutnya, banyak UMKM sebenarnya memiliki produk yang bagus, tetapi gagal membangun persepsi pasar karena tidak memiliki branding yang kuat.

Selain mendalami branding, Erica juga mulai fokus pada pengembangan automation dan AI terapan untuk mendukung bisnis digital yang lebih fleksibel dan scalable. Ia menilai perkembangan teknologi harus dimanfaatkan pelaku usaha agar mampu bersaing di tengah perubahan perilaku konsumen yang sangat cepat.

Sukses Besar Lewat Chifest 2025

Salah satu pencapaian besar Erica adalah ketika dipercaya menjadi Ketua Pelaksana Chifest Chinese Indonesian Festival 2025 di Universitas Ma Chung.

Festival tersebut sukses menjadi salah satu perayaan budaya Tionghoa terbesar di Kota Malang dengan menghadirkan pengalaman branding yang kuat bagi pengunjung maupun institusi kampus.

Acara itu menghadirkan berbagai kegiatan mulai dari Museum Tionghoa, konser musik artis nasional HIVI!, bazar lebih dari 100 UMKM, pertunjukan budaya Tionghoa-Indonesia, hingga peresmian Chinese Corner Universitas Ma Chung.

Chifest 2025 juga mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata, Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok, serta Dinas Koperasi Jawa Timur dan berhasil menarik lebih dari 10 ribu pengunjung.

Bagi Erica, event sebagai acara seremonial dan bagian penting dari strategi branding dan membangun pengalaman emosional yang membekas di masyarakat.

Anak Muda Harus Adaptif dan Terus Upgrade Skill

Erica juga menyoroti pentingnya generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan diri di tengah persaingan era digital yang semakin keras.

Menurutnya, langkah pertama membangun karier adalah mengenali passion dan memahami alasan di balik ketertarikan tersebut. Setelah itu, seseorang harus terus belajar, membangun skill, dan tidak takut menghadapi perubahan zaman.

“Kalau kita tidak membangun diri sendiri, kita akan kalah dengan zaman,” katanya.

Ia percaya kesuksesan bukanlah tujuan akhir, melainkan proses bertumbuh tanpa henti untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri.

Erica Adriana: Branducator yang Membawa Ilmu Branding Berbasis Riset untuk UMKM dan Generasi Digital (Dok. Eithereyou)

Fokus Bangun Branding Consulting Firm

Saat ini, Erica tengah fokus membangun branding consulting firm miliknya sendiri sembari terus mengembangkan edukasi digital marketing berbasis riset.

Melalui visi besarnya, ia ingin membantu lebih banyak UMKM dan founder bisnis Indonesia memahami pentingnya branding sebagai investasi jangka panjang.

“Kemenangan itu direncanakan sejak awal, bukan kebetulan. Dunia tidak membatasimu, jadi jangan batasi dirimu dengan cara pandang yang mengecilkan dirimu sendiri,” pungkasnya. (nid)

Post Views: 143
Tags: branding berbasis risetbranding strategybranding UMKMbranducatorcreatorpreneur Indonesiadigital marketingdosen pemasaranErica AdrianaKANAL24kanal24.co.idkonsultan brandingUMKM Jawa Timuruniversitas brawijaya
Previous Post

Asing Ramai-Ramai Lepas Saham Indonesia, Pasar Mulai Kirim Sinyal Waspada

Next Post

Cari Insight Pengembangan Radio Kampus, Tara Radio Kunjungi UB Radio

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Cari Insight Pengembangan Radio Kampus, Tara Radio Kunjungi UB Radio

Cari Insight Pengembangan Radio Kampus, Tara Radio Kunjungi UB Radio

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
CEO FIN Komodo Ajak Kampus Kurangi Ketergantungan Teknologi Impor

CEO FIN Komodo Ajak Kampus Kurangi Ketergantungan Teknologi Impor

June 9, 2026
Presiden Sudah Punya Menteri, Mengapa Masih Membutuhkan Penasihat?

Presiden Sudah Punya Menteri, Mengapa Masih Membutuhkan Penasihat?

June 9, 2026
Tak Cukup Terbit di Jurnal, FT UB Dorong Inovasi Tembus Industri

Tak Cukup Terbit di Jurnal, FT UB Dorong Inovasi Tembus Industri

June 9, 2026
Workshop 3 AITF: Proyek AI Mahasiswa untuk Pendidikan Nasional

Workshop 3 AITF: Proyek AI Mahasiswa untuk Pendidikan Nasional

June 9, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025