Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

EECCIS 2026 FT UB Dorong Kolaborasi Global Teknologi AI Berkelanjutan

Einid Shandy by Einid Shandy
June 2, 2026
in Pendidikan
0
EECCIS 2026 FT UB Dorong Kolaborasi Global Teknologi AI Berkelanjutan

13th Electrical Power, Electronics, Communications, Controls, and Informatics Seminar (EECCIS) 2026 (Puguh/UBTV)

3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Batas geografis tidak lagi menjadi penghalang dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dari Malaysia hingga Taiwan, kolaborasi internasional terus diperkuat untuk mempertemukan para peneliti, akademisi, dan praktisi dalam membangun inovasi yang mampu menjawab tantangan global. Pertukaran pengetahuan dan hasil riset tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan teknologi, termasuk di bidang kecerdasan buatan dan pengembangan solusi untuk kehidupan yang lebih berkelanjutan.

Semangat inilah yang menjadi salah satu fokus dalam penyelenggaraan 13th Electrical Power, Electronics, Communications, Controls, and Informatics Seminar (EECCIS) 2026 bertema “Intelligent Technologies for Sustainable Living” yang digelar Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB), Selasa (02/06/2026), dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari dalam maupun luar negeri untuk membahas pengembangan teknologi cerdas bagi kehidupan yang berkelanjutan.

Baca Juga:
Festival Kurban FT UB Perkuat Solidaritas Sosial Kampus

Membangun Riset Berkelanjutan Melalui Jejaring Internasional

Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Dr.Eng. Ir. Indradi Wijatmiko, S.T., M.Eng.(Prac)., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa konferensi internasional merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung pengembangan riset dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi ruang berbagi hasil penelitian, tetapi juga mempertemukan para peneliti untuk membangun kolaborasi yang lebih luas.

Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Dr.Eng. Ir. Indradi Wijatmiko, S.T., M.Eng.(Prac)., IPU., ASEAN Eng. (Puguh/UBTV)

Ia menjelaskan bahwa Fakultas Teknik UB secara konsisten mendukung berbagai kegiatan akademik yang mampu menghasilkan inovasi, memperkuat jejaring penelitian, serta mendorong lahirnya berbagai kerja sama baru. Dukungan tersebut sejalan dengan arah pengembangan fakultas yang mengusung grand design penelitian Sustainable Energy Science.

Karena itu, tema “Intelligent Technologies for Sustainable Living” dinilai sangat relevan dengan fokus pengembangan yang sedang dilakukan Fakultas Teknik UB. Menurut Indradi, pemanfaatan teknologi cerdas untuk mendukung kehidupan berkelanjutan menjadi salah satu isu yang semakin penting untuk dikembangkan melalui penelitian dan kolaborasi lintas institusi.

Lebih lanjut, ia menyebut keberhasilan konferensi internasional dapat dilihat dari jumlah publikasi yang dihasilkan maupun kerja sama yang terbangun setelah kegiatan berlangsung. Pengalaman selama ini menunjukkan bahwa banyak kolaborasi riset dan publikasi bersama yang berawal dari forum akademik internasional seperti EECCIS.

Pada penyelenggaraan tahun ini, FT UB juga menggandeng sejumlah mitra luar negeri, termasuk Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) serta universitas dari Taiwan yang memiliki reputasi kuat di bidang teknologi. Kehadiran mitra internasional tersebut diharapkan mampu membuka peluang kerja sama yang lebih luas dan memperkuat kapasitas riset fakultas di masa mendatang.

Indradi berharap berbagai kolaborasi yang terjalin melalui EECCIS tidak berhenti pada pelaksanaan konferensi semata, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama penelitian, publikasi, maupun program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat lebih besar bagi dunia akademik dan masyarakat luas.

Dari AI hingga SDGs, Fokus Utama EECCIS 2026

General Chair EECCIS 2026, Mahdin Rohmatillah, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa EECCIS merupakan konferensi internasional yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali sebagai wadah untuk membahas perkembangan terbaru di bidang teknologi dan rekayasa.

General Chair EECCIS 2026, Mahdin Rohmatillah, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D. (Puguh/UBTV)

Menurutnya, tema “Intelligent Technologies for Sustainable Living” dipilih karena sangat relevan dengan kondisi saat ini, ketika dunia tengah memasuki era kecerdasan buatan yang berkembang dengan sangat pesat. Berbagai inovasi berbasis AI dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung terciptanya kehidupan yang lebih berkelanjutan sekaligus membantu pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs).

Ia mengungkapkan bahwa mayoritas paper yang diterima dalam EECCIS 2026 membahas implementasi teknologi dan kecerdasan buatan untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat modern. Mulai dari efisiensi sistem, pengembangan teknologi cerdas, hingga berbagai solusi yang mendukung keberlanjutan menjadi topik yang banyak mendapat perhatian para peneliti.

Mahdin juga menyoroti salah satu pembaruan dalam penyelenggaraan EECCIS tahun ini, yakni keterlibatan siswa SMA dan SMK dalam rangkaian kegiatan konferensi. Melalui lomba Programmable Logic Controller (PLC), panitia berupaya menjaring talenta-talenta muda yang memiliki minat dan kemampuan di bidang teknologi.

Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi perlu dilakukan sejak dini agar Indonesia memiliki lebih banyak generasi insinyur yang siap menghadapi tantangan masa depan. Keterlibatan perguruan tinggi dalam mendampingi siswa sejak jenjang pendidikan menengah dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem teknologi yang lebih kuat.

Ke depan, Mahdin berharap EECCIS dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas terhadap implementasi konsep Society 5.0, baik bagi pelajar, mahasiswa, peneliti, maupun berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi Global Dorong Inovasi Teknologi Berkelanjutan

Keynote Speaker EECCIS 2026, Prof. Jen-Tzung Chien, menilai konferensi internasional memiliki peran yang sangat penting dalam mempercepat perkembangan teknologi melalui kolaborasi lintas negara. Menurutnya, forum akademik seperti EECCIS menjadi ruang yang mempertemukan berbagai pemikiran, pengalaman, dan perspektif dari peneliti yang berasal dari latar belakang berbeda.

Keynote Speaker dalam EECCIS 2026, Prof. Jen-Tzung Chien (Puguh/Kanal24)

Ia menjelaskan bahwa kemajuan teknologi tidak dapat dicapai hanya oleh satu institusi atau satu negara saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat agar para peneliti dapat saling bertukar gagasan, mendiskusikan berbagai tantangan, serta bersama-sama mengembangkan solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat global.

Menurut Prof. Chien, konferensi internasional memberikan kesempatan bagi para akademisi untuk membangun jejaring yang lebih luas sekaligus membuka peluang kerja sama penelitian yang berkelanjutan. Interaksi semacam ini dinilai sangat penting dalam mempercepat lahirnya inovasi baru yang berdampak nyata.

Ia juga menekankan bahwa kolaborasi lintas negara memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan teknologi yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui kerja sama yang lebih erat, berbagai hasil penelitian dapat dikembangkan menjadi solusi yang lebih aplikatif dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Ke depan, Prof. Chien berharap konferensi internasional dapat semakin terhubung secara global dengan melibatkan lebih banyak institusi dan peneliti dari berbagai kawasan dunia. Menurutnya, semakin luas kolaborasi yang terbangun, semakin besar pula peluang untuk menciptakan inovasi teknologi yang mampu mendukung kehidupan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Harapan tersebut sejalan dengan semangat yang diusung EECCIS 2026, yakni memperkuat kolaborasi internasional sebagai fondasi pengembangan teknologi masa depan. Melalui pertemuan para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara, konferensi ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai kerja sama baru yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (wan)

Post Views: 43
Tags: awanEECCIS 2026Fakultas Teknik Ubft ubKANAL24kanal24.co.idKonferensi InternasionalPenelitianriset internasionalSDGsSociety 5.0Sustainable LivingTeknologi Berkelanjutanuniversitas brawijaya
Previous Post

Dari Lukisan Gua hingga Proyeksi Cahaya, Bagaimana Seni Terus Berevolusi?

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
EECCIS 2026 FT UB Dorong Kolaborasi Global Teknologi AI Berkelanjutan

EECCIS 2026 FT UB Dorong Kolaborasi Global Teknologi AI Berkelanjutan

June 2, 2026
Dari Lukisan Gua hingga Proyeksi Cahaya, Bagaimana Seni Terus Berevolusi?

Dari Lukisan Gua hingga Proyeksi Cahaya, Bagaimana Seni Terus Berevolusi?

June 2, 2026
Oleh-oleh Haji itu Bernama Perubahan (Ishlah)

Oleh-oleh Haji itu Bernama Perubahan (Ishlah)

June 2, 2026
Influencer Tak Bisa Dapat PPh Final UMKM, Menkeu Sebut Bukan Lapangan Kerja

Influencer Tak Bisa Dapat PPh Final UMKM, Menkeu Sebut Bukan Lapangan Kerja

June 2, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025