Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

KKN UB Ajarkan Siswa SD Kelola Sampah Jadi Media Tanam

Einid Shandy by Einid Shandy
August 14, 2026
in Pendidikan
0
KKN UB Ajarkan Siswa SD Kelola Sampah Jadi Media Tanam

KKN UB Ajarkan Siswa SD Kelola Sampah Jadi Media Tanam (Dok. MMD UB)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Sampah plastik dan limbah organik yang biasanya berakhir di tempat pembuangan justru diubah menjadi media belajar dan bercocok tanam oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya (UB).

Melalui program ASRI (Aksi Siswa Sekolah Dasar Peduli Lingkungan), mahasiswa KKN FBiPK UB mengajak siswa SDN 3 Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, mengenal pengelolaan sampah sekaligus praktik pertanian ramah lingkungan.

Program yang berlangsung dalam empat pertemuan tersebut menyasar siswa kelas 5 dan 6. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan sampah, pemanfaatan limbah, pembuatan Pupuk Organik Cair (POC), hingga budidaya tanaman menggunakan media yang lebih ramah lingkungan.

Baca juga:
PKKMB FIB UB Bekali Mahasiswa Kenali Budaya Kampus

Siswa menanam di pot ecobrick (Dok. MMD UB)

Sampah Plastik Diubah Jadi Pot Tanaman

Pertemuan pertama berlangsung pada 17 Juli 2026 dengan melibatkan 31 siswa kelas 5. Siswa terlebih dahulu mendapatkan pemahaman mengenai perbedaan sampah organik dan anorganik, pentingnya memilah sampah sejak dini, serta dampak sampah terhadap lingkungan.

Setelah itu, pembelajaran dilanjutkan dengan praktik membuat ecobrick dan POC. Siswa dibagi menjadi sembilan kelompok, dengan lima kelompok membuat ecobrick dan empat kelompok mengolah sampah organik menjadi POC.

Dalam praktik ecobrick, siswa memanfaatkan botol plastik bekas dan sampah plastik yang telah dipotong menjadi bagian kecil. Sampah tersebut dimasukkan dan dipadatkan hingga menghasilkan botol yang kokoh.

Ecobrick yang telah dibuat kemudian tidak berhenti sebagai produk daur ulang. Siswa menggunakannya sebagai bahan dasar pembuatan pot tanaman dengan menyusun beberapa ecobrick hingga membentuk struktur pot.

Sementara itu, sampah organik berupa daun kering dimanfaatkan untuk membuat POC menggunakan alat dekomposer sederhana. Proses tersebut menjadi pengalaman langsung bagi siswa untuk memahami bahwa limbah organik masih dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi tanaman.

POC dihias (Dok. MMD UB)

Belajar Bertanam di Lahan Terbatas

Edukasi lingkungan kemudian berlanjut pada pertemuan kedua melalui pengenalan teknik vertikultur. Siswa belajar bahwa kegiatan bercocok tanam tetap dapat dilakukan meskipun tersedia lahan terbatas.

Pada 18 Juli 2026, sebanyak 31 siswa kelas 5 mempraktikkan pencampuran warna dan menghias botol plastik yang nantinya digunakan sebagai pot vertikultur. Siswa juga menghias alat dekomposer POC agar lebih menarik sekaligus memahami fungsinya dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk.

Memasuki pertemuan ketiga pada 24 Juli 2026, giliran 36 siswa kelas 6 yang mendapatkan materi mengenai media tanam dan tahapan budidaya tanaman.

Siswa kemudian mempraktikkan penanaman tanaman hias menggunakan pot ecobrick dengan media cocopeat, yakni media tanam yang berasal dari limbah sabut kelapa.

Mahasiswa KKN juga menyerahkan lima tanaman hias dalam pot ecobrick kepada pihak sekolah sebagai media pembelajaran sekaligus sarana penghijauan lingkungan sekolah.

Kokedama hingga Modul Pembelajaran

Pada pertemuan terakhir, 27 Juli 2026, sebanyak 19 siswa kelas 5 dan 6 diperkenalkan dengan teknik kokedama dan vertikultur.

Kokedama merupakan teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan pot plastik dengan memanfaatkan cocofiber sebagai pembungkus media tanam. Sementara vertikultur memungkinkan tanaman dibudidayakan secara vertikal sehingga cocok diterapkan pada lahan terbatas.

Menghias POC dan Botol Vertikultur (Dok. MMD UB)

Dalam praktiknya, siswa kembali memanfaatkan botol plastik bekas sebagai wadah tanaman dan cocopeat sebagai media tanam. Untuk kokedama, siswa menggunakan cocofiber yang berfungsi menjaga kelembapan sekaligus menjadi alternatif pengganti pot plastik.

Sebagai bagian dari keberlanjutan program, mahasiswa KKN menyerahkan tiga pot vertikultur berisi tanaman hias, tiga kokedama, serta Modul Pembelajaran ASRI kepada SDN 3 Mulyoarjo.

Modul tersebut berisi materi mengenai pengelolaan sampah, ecobrick, POC, vertikultur, media tanam, hingga kokedama sehingga dapat dimanfaatkan sekolah sebagai bahan pembelajaran berbasis praktik.

Secara keseluruhan, program ASRI menghasilkan lima pot ecobrick, empat alat dekomposer POC, tiga pot vertikultur, tiga kokedama, dan 25 Modul Pembelajaran ASRI yang diserahkan kepada sekolah.

Program tersebut sekaligus mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim melalui pembelajaran berbasis praktik, pemanfaatan kembali limbah, dan penghijauan lingkungan sekolah. (nid)

Post Views: 54
Tags: ecobrickFBiPK UBKANAL24kanal24.co.idKKN UBkokedamaMahasiswa UBpendidikan lingkunganpengelolaan sampahPOCSDGsSDN 3 MulyoarjoUBBerdampakuniversitas brawijayaVertikultur
Previous Post

MMD UB Edukasi 52 Siswa SDN Langlang Cegah Bullying

Next Post

FAST UB Perkuat Jejaring Industri Siapkan SDM Peternakan

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
FAST UB Perkuat Jejaring Industri Siapkan SDM Peternakan

FAST UB Perkuat Jejaring Industri Siapkan SDM Peternakan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
FAST UB Perkuat Jejaring Industri Siapkan SDM Peternakan

FAST UB Perkuat Jejaring Industri Siapkan SDM Peternakan

August 14, 2026
KKN UB Ajarkan Siswa SD Kelola Sampah Jadi Media Tanam

KKN UB Ajarkan Siswa SD Kelola Sampah Jadi Media Tanam

August 14, 2026
MMD UB Edukasi 52 Siswa SDN Langlang Cegah Bullying

MMD UB Edukasi 52 Siswa SDN Langlang Cegah Bullying

August 14, 2026
1.300 Pesan Cinta untuk Indonesia Warnai PKKMB FISIP UB 2026

1.300 Pesan Cinta untuk Indonesia Warnai PKKMB FISIP UB 2026

August 14, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025