Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Doktor UB Tawarkan Mekanisme Sita Aset Tanpa Vonis Pidana

Einid Shandy by Einid Shandy
July 20, 2026
in Hukum
0
Doktor UB Tawarkan Mekanisme Sita Aset Tanpa Vonis Pidana

Disertasi Tawarkan Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan

3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset kembali menjadi perhatian sebagai salah satu langkah memperkuat pemberantasan korupsi di Indonesia. Di tengah proses tersebut, seorang doktor dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) menawarkan pendekatan hukum baru melalui mekanisme non-conviction based asset forfeiture atau perampasan aset tanpa pemidanaan sebagai upaya mempercepat pemulihan kerugian negara.

Gagasan tersebut disampaikan Dr. Dr. Yonatan, S.H., S.Kom., S.E., MAF., M.Kn. dalam ujian terbuka Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum UB. Melalui disertasinya, ia mengusulkan agar Undang-Undang Perampasan Aset nantinya mengakomodasi mekanisme penyitaan aset tanpa harus menunggu putusan pidana terhadap pelaku.

Baca juga:
Pemerintah Respons Penilaian IMF dan S&P: Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kuat

Kebaruan Disertasi Jawab Kekosongan Hukum

Kadidat Doktor Dr.Dr. Yonatan, S.H.,S.Kom.,S.E.,MAF.,M.Kn. (Yordan/Kanal24)

Kebaruan Disertasi Jawab Kekosongan Hukum

Ketua sidang sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya menilai penelitian tersebut memiliki nilai kebaruan yang relevan dengan kebutuhan sistem hukum Indonesia.

Menurutnya, selama ini terdapat kekosongan pengaturan karena mekanisme perampasan aset masih bertumpu pada proses pemidanaan terlebih dahulu.

“Selama ini memang terjadi semacam kekosongan hukum. Perampasan aset yang berjalan selama ini basisnya adalah pemidanaan lebih dulu, dan ini sangat mengganggu pengembalian atau pemulihan kerugian keuangan negara,” jelasnya.

Disertasi tersebut menawarkan alternatif melalui mekanisme gugatan perdata sehingga proses pengembalian aset hasil tindak pidana dapat dilakukan lebih efektif.

Selain memperkuat praktik penegakan hukum, penelitian tersebut juga dinilai memberikan kontribusi akademik yang dapat menjadi referensi dalam penyusunan regulasi nasional.

Usulkan Extended Confiscation Masuk RUU

Selain mendorong mekanisme perampasan aset tanpa pemidanaan, Yonatan juga mengusulkan agar pemerintah memasukkan konsep extended confiscation dan illicit enrichment ke dalam RUU Perampasan Aset.

Menurutnya, kedua konsep tersebut memungkinkan negara merampas kekayaan yang tidak dapat dijelaskan asal-usulnya secara wajar, terutama yang dimiliki penyelenggara negara.

“Apabila extended confiscation maupun illicit enrichment tidak dimasukkan ke dalam Undang-Undang Perampasan Aset, maka undang-undang tersebut tidak akan memberikan dampak besar bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Ia menambahkan, kedua konsep tersebut sebenarnya telah dikenal dalam United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) yang telah diratifikasi Indonesia sehingga memiliki dasar yang kuat untuk diadopsi ke dalam sistem hukum nasional.

Berpotensi Jadi Referensi Penyusunan Regulasi

Yonatan berharap hasil penelitiannya tidak berhenti sebagai karya akademik, tetapi dapat menjadi salah satu referensi bagi pemerintah dan DPR dalam menyempurnakan RUU Perampasan Aset.

Menurutnya, penguatan regulasi tidak hanya penting untuk mempercepat pemulihan aset hasil tindak pidana, tetapi juga memberikan kepastian hukum bagi aparat penegak hukum sekaligus meningkatkan efektivitas pemberantasan korupsi di Indonesia.

Apabila rekomendasi tersebut diakomodasi dalam regulasi yang sedang dibahas, mekanisme pengembalian aset negara diharapkan menjadi lebih efektif sekaligus memperkuat tata kelola hukum nasional dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan ekonomi dan korupsi. (ffn)

Post Views: 100
Tags: disertasi hukumextended confiscationFakultas Hukum UBfifaillicit enrichmentIlmu Hukumkanal24.co.idpemulihan kerugian negaraperampasan asetperampasan aset tanpa pemidanaanRUU perampasan asettindak pidana korupsiuniversitas brawijaya
Previous Post

Ruang Digital dan Resiko Perlindungan Anak

Next Post

65% Masyarakat Kini Pilih Bank Digital karena Keamanan

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
65% Masyarakat Kini Pilih Bank Digital karena Keamanan

65% Masyarakat Kini Pilih Bank Digital karena Keamanan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Gerobak Gizi Keliling FBiPK UB Edukasi Anak Lewat Pangan Lokal

Gerobak Gizi Keliling FBiPK UB Edukasi Anak Lewat Pangan Lokal

July 20, 2026
BAZNAS Jatim dan BAZIS UB Bantu UMKM Naik Kelas Lewat Program Rombong Usaha

BAZNAS Jatim dan BAZIS UB Bantu UMKM Naik Kelas Lewat Program Rombong Usaha

July 20, 2026
Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Era Baru FIFA Dimulai dengan Championship Ring Perdana

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Era Baru FIFA Dimulai dengan Championship Ring Perdana

July 20, 2026
Disertasi FH UB Usulkan Aturan untuk Homeless Media

Disertasi FH UB Usulkan Aturan untuk Homeless Media

July 20, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025