Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Jembatan Garuda TNI AD Bangun 83 Jembatan, 68 Rampung

Einid Shandy by Einid Shandy
August 22, 2026
in Regional
0
Jembatan Garuda TNI AD Bangun 83 Jembatan, 68 Rampung

Jembatan Garuda TNI AD Bangun 83 Jembatan, 68 Rampung (Dok. TNI AD)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Program Jembatan Garuda yang melibatkan TNI Angkatan Darat (AD), pemerintah daerah, dan instansi teknis terus diperluas untuk membuka akses masyarakat di berbagai wilayah. Hingga tahap keenam pelaksanaannya, sebanyak 83 jembatan telah masuk dalam program tersebut, dengan 68 jembatan telah rampung dan 15 lainnya masih dalam proses pembangunan.

Komandan Korem (Danrem) 083/Baladika Jaya Kolonel Inf. Wahyu Rahmadanus Suryawan mengatakan, dalam wawancara eksklusif dengan Kanal24 pada Selasa (18/08/2026), keterlibatan TNI AD dalam program tersebut bukan untuk mengambil alih kewenangan pemerintah daerah, melainkan memperkuat kolaborasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Jembatan Garuda ini tidak hanya dilihat program pembangunannya saja, tetapi ada esensinya yang harus bisa diambil, yaitu kolaborasi,” ujar Wahyu.

Baca juga:
7 Ide Jalan Sehat 17 Agustus yang Bikin Warga Makin Seru

Nama dan Jabatan

Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han.
Komandan Korem 083/Baladhika Jaya (Andik/Kanal24)

Menurutnya, Korem 083/Baladika Jaya memiliki wilayah kerja yang luas, mencakup 14 kabupaten dan kota. Kondisi tersebut membuat TNI AD memiliki jaringan kewilayahan hingga tingkat bawah yang dapat membantu pemerintah mengidentifikasi kebutuhan masyarakat.

Melalui Babinsa dan jajaran Kodim, TNI turut berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta masyarakat untuk mengidentifikasi akses yang membutuhkan pembangunan atau perbaikan jembatan.

Bukan Sekadar Membangun Jembatan

Wahyu menegaskan, kehadiran TNI AD dalam pembangunan Jembatan Garuda tidak semata-mata berkaitan dengan pekerjaan fisik. Ada aspek sosial dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi bagian penting dari program tersebut.

Ia mencontohkan pembangunan jembatan yang menghubungkan wilayah Bondowoso dan Situbondo. Sebelumnya, masyarakat harus melewati jalur yang memutar karena akses antardesa terpisahkan sungai.

Setelah jembatan dibangun, masyarakat dari kedua wilayah dapat lebih mudah mengakses pendidikan, perdagangan, pertanian, dan aktivitas ekonomi lainnya.

“Dengan adanya jembatan itu bukan hanya memberikan akses pelayanan publik, tetapi secara keseluruhan tentunya akan memberikan nilai manfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Wahyu, pembangunan juga melibatkan kontraktor dan tenaga teknis sesuai kebutuhan. TNI AD sendiri memiliki personel dengan kemampuan konstruksi, termasuk dalam pembangunan berbagai jenis jembatan.

Dalam program tersebut terdapat beberapa tipe jembatan, mulai dari jembatan gantung atau perintis, jembatan aramco, jembatan beton, hingga jembatan Bailey yang dapat digunakan untuk kebutuhan dengan karakteristik tertentu.

Kota Malang Prioritaskan Akses Sekolah

Kabid Bina Marga DPUPRPKP Kota Malang Kristiyan Bagus Murianto menjelaskan, proses pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Kota Malang diawali dari usulan masyarakat melalui kelurahan dan jajaran TNI di tingkat kewilayahan.

Kabid Bina Marga DPUPRPKP Kota Malang Kristiyan Bagus Murianto (Andik/Kanal24)

Kelurahan bersama Babinsa dan Koramil mengidentifikasi kebutuhan jembatan untuk kemudian diusulkan kepada dinas teknis. Usulan tersebut selanjutnya disurvei dan diprioritaskan berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat.

“Bukan karena usulan dari kita, tapi ini usulan dari bawah. Memang masyarakat sangat membutuhkan, di mana di dalamnya juga ada jajaran TNI AD untuk mengusulkan,” kata Bagus.

Salah satu kebutuhan yang banyak ditemukan adalah akses bagi anak sekolah. Keberadaan sungai membuat sebagian siswa harus menempuh perjalanan memutar beberapa kilometer, meskipun jarak antarwilayah sebenarnya relatif dekat.

Jembatan di Kampung Putih menjadi salah satu contoh. Infrastruktur tersebut membantu memperpendek akses masyarakat menuju sekolah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.

Selain itu, terdapat pembangunan jembatan beton yang menghubungkan wilayah Kota Malang dengan Kabupaten Malang. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, termasuk pelajar, mahasiswa, dan pekerja.

Bagus menyebut, ke depan terdapat tiga usulan pembangunan jembatan di Kota Malang, terdiri dari dua jembatan gantung dan satu jembatan beton. Usulan tersebut kembali berasal dari kebutuhan masyarakat, terutama untuk mendukung akses anak sekolah.

Kabupaten Malang Hadapi Keterbatasan Anggaran

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang Fendi Sujatmiko mengatakan, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Malang menghadapi tantangan berupa luas wilayah, kondisi geografis, serta keterbatasan anggaran.

Kabupaten Malang memiliki wilayah yang luas dengan banyak sungai dan lembah sehingga kebutuhan pembangunan jembatan cukup besar. Di sisi lain, pemerintah daerah juga harus membagi anggaran untuk jalan, drainase, dinding penahan, fasilitas jalan, hingga penerangan jalan umum.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang Fendi Sujatmiko (Andik/Kanal24)

“Karena keterbatasan anggaran, akhirnya ada skala prioritas. Kami selalu bekerja berdasarkan data,” ujar Fendi.

Menurutnya, anggaran untuk pembangunan jembatan saat ini masih harus dibagi dengan kebutuhan infrastruktur lainnya. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi penting untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Fendi menyebut, sekitar 11 jembatan dalam program Jembatan Garuda telah selesai dibangun di Kabupaten Malang, antara lain tersebar di wilayah Sumbermanjing, Sumberpucung, Kalipare, dan Kepanjen.

Selain Jembatan Garuda, Pemkab Malang juga membuka kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha melalui CSR, serta program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

“Yang paling kami apresiasi dan harapkan yaitu keterbukaan ketersediaan aksesibilitas, terutama bagi masyarakat yang ada di pedesaan yang belum terjangkau oleh anggaran kami,” tutur Fendi.

Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas

Di balik tingginya antusiasme masyarakat terhadap jembatan yang telah selesai dibangun, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama. Wahyu mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menggunakan jembatan sebelum dinyatakan layak secara teknis.

Proses pembangunan harus melalui survei, pengerjaan konstruksi, pemeriksaan teknis, hingga memastikan jembatan dapat digunakan sesuai kapasitas dan peruntukannya.

“Keamanan, keselamatan yang menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat bersabar apabila jembatan yang dibangun belum dapat langsung digunakan. Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dan jembatan dinyatakan layak, akses tersebut baru dapat dimanfaatkan masyarakat.

Bagi Korem 083/Baladika Jaya, Jembatan Garuda pada akhirnya bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas, memperluas akses pelayanan publik, membuka peluang ekonomi, sekaligus mempererat kolaborasi antara pemerintah, TNI, masyarakat, dan berbagai pihak.

Dengan 68 jembatan yang telah selesai dan 15 lainnya masih dalam proses, program tersebut diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat, terutama di wilayah yang sulit terjangkau, memperoleh akses transportasi yang lebih aman dan efisien. (nid)

Post Views: 19
Tags: InfrastrukturJembatan GarudaKabupaten MalangKANAL24kanal24.co.idKorem 083 Baladika Jayakota malangpembangunan jembatantni aduniversitas brawijaya
Previous Post

5 Makanan Pedas Malang yang Viral

Next Post

Lemari Penuh, Mengapa Masih Terus Belanja Baju? 

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Lemari Penuh, Mengapa Masih Terus Belanja Baju? 

Lemari Penuh, Mengapa Masih Terus Belanja Baju? 

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Lemari Penuh, Mengapa Masih Terus Belanja Baju? 

Lemari Penuh, Mengapa Masih Terus Belanja Baju? 

August 22, 2026
Jembatan Garuda TNI AD Bangun 83 Jembatan, 68 Rampung

Jembatan Garuda TNI AD Bangun 83 Jembatan, 68 Rampung

August 22, 2026
5 Makanan Pedas Malang yang Viral

5 Makanan Pedas Malang yang Viral

August 22, 2026
Pendakian Arjuno Ditutup, Pendaki Diminta Bersabar

Pendakian Arjuno Ditutup, Pendaki Diminta Bersabar

August 21, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025