Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Lemari Penuh, Mengapa Masih Terus Belanja Baju? 

Einid Shandy by Einid Shandy
August 22, 2026
in Gaya Hidup
0
Lemari Penuh, Mengapa Masih Terus Belanja Baju? 

Lemari Penuh, Mengapa Masih Terus Belanja Baju? (Fitinline)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Banyak orang pernah mengeluhkan tidak memiliki baju untuk dipakai, padahal lemari di rumah sudah dipenuhi berbagai koleksi pakaian. Fenomena ini semakin sering terjadi seiring cepatnya pergantian tren fashion yang hadir hampir setiap hari melalui media sosial dan platform belanja daring.

Kondisi tersebut memunculkan ajakan untuk mulai mengurangi kebiasaan membeli pakaian secara impulsif. Sejumlah pegiat fashion berkelanjutan mengingatkan bahwa memanfaatkan pakaian yang sudah dimiliki jauh lebih bermanfaat dibanding terus mengikuti tren yang datang silih berganti. Selain menghemat pengeluaran, langkah ini juga membantu mengurangi dampak limbah dari industri fashion.

Baca juga
Balas Chat Pakai AI Makin Populer, Praktis tapi Benarkah Mengikis Hubungan Sosial?

Belanja Karena Tren, Bukan Kebutuhan

Kemudahan berbelanja secara online membuat masyarakat semakin mudah tergoda membeli pakaian baru. Berbagai promo, diskon besar, hingga konten fashion haul di media sosial sering kali mendorong seseorang membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Lemari Penuh Belum Tentu Kekurangan Pakaian (Beautynesia)

Desainer sekaligus penulis Ichwan Thoha menilai kebiasaan tersebut berawal dari sulitnya membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Menurutnya, sebelum membeli pakaian baru, seseorang sebaiknya bertanya apakah barang tersebut benar-benar akan sering digunakan atau hanya mengikuti tren sesaat.

Industri fast fashion juga mempercepat siklus konsumsi masyarakat. Koleksi baru yang terus bermunculan membuat pakaian lama terasa cepat ketinggalan zaman, meski kondisinya masih sangat layak dipakai. Padahal, membeli lebih sedikit dan menggunakan pakaian lebih lama merupakan salah satu langkah sederhana untuk mendukung gaya hidup yang lebih berkelanjutan.

Maksimalkan Isi Lemari

Mengurangi kebiasaan belanja bukan berarti mengorbankan penampilan. Justru, kreativitas dalam memadukan pakaian lama dapat menghasilkan gaya yang tetap menarik tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menata ulang isi lemari dan memilih pakaian yang benar-benar sering digunakan. Konsep capsule wardrobe, yakni memiliki beberapa pakaian dasar yang mudah dipadukan dalam berbagai kesempatan, kini juga semakin banyak diterapkan karena dinilai lebih praktis dan efisien.

Pakaian yang sudah jarang dipakai pun tidak harus berakhir menjadi sampah. Masih banyak pilihan lain, seperti mendonasikannya, menjual kembali, atau menukarnya dengan orang lain agar memiliki manfaat baru.

Fashion Bijak, Dompet dan Lingkungan Lebih Aman

Kesadaran terhadap pentingnya sustainable fashion terus meningkat di berbagai negara. Gerakan seperti thrifting, clothing swap, hingga memperbaiki pakaian yang rusak mulai menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin tetap tampil menarik tanpa harus terus membeli produk baru.

Di tengah meningkatnya biaya hidup, kebiasaan memakai kembali pakaian yang sudah dimiliki juga menjadi langkah cerdas dalam mengelola keuangan. Dana yang biasanya digunakan untuk mengikuti tren bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih penting, seperti menabung, berinvestasi, atau mengembangkan diri.

Pada akhirnya, penampilan tidak ditentukan oleh seberapa sering seseorang membeli baju baru. Gaya berpakaian justru lebih mencerminkan kreativitas dalam memadukan koleksi yang sudah ada. Sebelum tergoda menambah isi lemari, ada baiknya membuka kembali pakaian yang telah dimiliki. Bisa jadi, outfit terbaik selama ini sebenarnya sudah menunggu untuk dikenakan kembali.(ffn)

Post Views: 23
Tags: belanja pakaiancapsule wardrobefashion ramah lingkunganfast fashionGaya Hidup Hematgen zkanal24.co.idLifestyleslow fashionSustainable Fashionuniversitas brawijaya
Previous Post

Jembatan Garuda TNI AD Bangun 83 Jembatan, 68 Rampung

Next Post

Psikologi UB Bekali Siswa SD Al Irsyad dengan Literasi Digital

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Psikologi UB Bekali Siswa SD Al Irsyad dengan Literasi Digital

Psikologi UB Bekali Siswa SD Al Irsyad dengan Literasi Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Manfaatkan Lahan Terbatas, MMD UB Kenalkan Aquaponik di Sirigan

Manfaatkan Lahan Terbatas, MMD UB Kenalkan Aquaponik di Sirigan

August 22, 2026
Psikologi UB Bekali Siswa SD Al Irsyad dengan Literasi Digital

Psikologi UB Bekali Siswa SD Al Irsyad dengan Literasi Digital

August 22, 2026
Lemari Penuh, Mengapa Masih Terus Belanja Baju? 

Lemari Penuh, Mengapa Masih Terus Belanja Baju? 

August 22, 2026
Jembatan Garuda TNI AD Bangun 83 Jembatan, 68 Rampung

Jembatan Garuda TNI AD Bangun 83 Jembatan, 68 Rampung

August 22, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025