Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Ketimpangan Distribusi Perawat Masih Jadi Masalah Besar di Indonesia

Einid Shandy by Einid Shandy
May 11, 2026
in Pendidikan
0
Ketimpangan Distribusi Perawat Masih Jadi Masalah Besar di Indonesia

Ketimpangan Distribusi Perawat Masih Jadi Masalah Besar di Indonesia

6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Persoalan tenaga kesehatan di Indonesia selama ini kerap dipahami sebagai masalah kekurangan jumlah tenaga medis dan perawat. Padahal, persoalan yang sebenarnya terjadi bukan hanya soal jumlah, melainkan ketimpangan distribusi tenaga kesehatan yang masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan dan rumah sakit besar.

Di tengah meningkatnya jumlah lulusan keperawatan setiap tahun, masih banyak daerah terpencil, tertinggal, dan wilayah 3T yang mengalami keterbatasan tenaga kesehatan. Kondisi ini menyebabkan akses layanan kesehatan di sejumlah daerah belum merata, meskipun Indonesia sebenarnya memiliki jumlah perawat yang cukup besar.

Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya (FIKES UB), Dr. Kuswantoro Rusca Putra, S.Kp., M.Kep. menilai persoalan utama sektor kesehatan Indonesia saat ini bukan sekadar kekurangan perawat, tetapi lemahnya pemerataan distribusi tenaga kesehatan.

Baca juga:
Jurnal Predator Mengintai Akademisi, UB Pasang Sistem Verifikasi Ketat

Dr. Kuswantoro Rusca Putra, S.Kp., M.Kep., Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya

Menurutnya, sejumlah program pemerintah yang pernah dijalankan sebenarnya sudah berada di jalur yang tepat untuk mengatasi ketimpangan tersebut.

Program Nusantara Sehat Dinilai Efektif

Kuswantoro menilai program penempatan tenaga kesehatan di daerah terpencil seperti Nusantara Sehat perlu terus dilanjutkan karena terbukti membantu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan di wilayah 3T.

“Program tenaga kesehatan Nusantara terutama untuk daerah-daerah 3T menurut saya bagus dan perlu diteruskan,” ujarnya dalam wawancara eksklusif Kanal24, Kamis (7/5/2026).

Ia mengatakan daerah terpencil masih membutuhkan perhatian serius karena rasio tenaga kesehatan dengan jumlah penduduk di sejumlah wilayah belum ideal.

Padahal, keberadaan tenaga kesehatan di daerah menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat secara merata.

Satu Desa Satu Perawat Dinilai Relevan

Selain Nusantara Sehat, Kuswantoro juga menilai konsep “satu desa satu perawat” menjadi program yang relevan untuk menjawab persoalan pemerataan layanan kesehatan.

Bahkan, menurutnya, beberapa daerah mulai mengembangkan konsep yang lebih spesifik seperti “satu RW satu perawat”.

“Program satu desa satu perawat itu bagus. Bahkan ada daerah yang menerapkan satu RW satu perawat. Itu menurut saya bisa menjadi solusi pemerataan,” katanya.

Ia menilai program tersebut mampu memperkuat layanan kesehatan berbasis komunitas sekaligus mempercepat akses masyarakat terhadap tenaga kesehatan.

Ketimpangan Distribusi Masih Jadi Tantangan

Menurut Kuswantoro, tantangan terbesar Indonesia saat ini adalah distribusi tenaga kesehatan yang belum merata. Banyak tenaga kesehatan memilih bekerja di kota besar karena fasilitas, jenjang karier, dan kesejahteraan yang lebih menjanjikan.

Akibatnya, sejumlah daerah masih mengalami keterbatasan tenaga kesehatan meskipun secara jumlah nasional lulusan keperawatan terus meningkat setiap tahun.

“Ketimpangan distribusi ini yang perlu diminimalkan supaya rasio tenaga kesehatan dengan jumlah penduduk bisa tercukupi,” ujarnya.

Ia menilai pemerintah perlu menjaga keberlanjutan berbagai program pemerataan tenaga kesehatan agar pelayanan kesehatan di daerah tidak tertinggal dibanding wilayah perkotaan.

Bonus Demografi Harus Diimbangi Pemerataan SDM

Kuswantoro menambahkan bonus demografi 2045 seharusnya tidak hanya dipandang sebagai peluang peningkatan jumlah tenaga kerja produktif, tetapi juga momentum memperbaiki distribusi sumber daya manusia, termasuk tenaga kesehatan.

Menurutnya, jika pemerataan tenaga kesehatan mampu dilakukan secara optimal, maka bonus demografi dapat menjadi kekuatan besar untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional.

“Kalau distribusi tenaga kesehatan bisa merata, maka pelayanan kesehatan masyarakat juga akan jauh lebih baik,” katanya.

Ia berharap kebijakan pemerataan tenaga kesehatan tidak berhenti sebagai program jangka pendek, tetapi menjadi agenda strategis jangka panjang pemerintah.(Nid)

Post Views: 114
Tags: bonus demografi 2045distribusi perawat IndonesiaFikes UBKANAL24kanal24.co.idkekurangan perawat di daerahketimpangan kesehatanKuswantoro Rusca Putralayanan kesehatan indonesiaNusantara Sehatpemerataan tenaga kesehatanperawat indonesiasatu desa satu perawattenaga kesehatan 3Tuniversitas brawijaya
Previous Post

Mahasiswa UB Diajak Upgrade Skill Lewat Djarum Beasiswa Plus 2026

Next Post

Fapet UB Bidik Kerja Sama Breeding Modern

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Fapet UB Bidik Kerja Sama Breeding Modern

Fapet UB Bidik Kerja Sama Breeding Modern

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Jalan Kaki dan Manusia Modern yang Makin Jarang Bergerak

Jalan Kaki dan Manusia Modern yang Makin Jarang Bergerak

May 12, 2026
Mahasiswa PDIM FEB UM Pelajari Strategi UMKM Ekspor di Giri Palma

Mahasiswa PDIM FEB UM Pelajari Strategi UMKM Ekspor di Giri Palma

May 12, 2026
Taka Connect Dorong Kolaborasi Startup dan Ekosistem Bisnis Digital

Taka Connect Dorong Kolaborasi Startup dan Ekosistem Bisnis Digital

May 12, 2026
Indonesia Tidak Kekurangan Perawat, Tapi Kekurangan Pemerataan

Indonesia Tidak Kekurangan Perawat, Tapi Kekurangan Pemerataan

May 12, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025