Kanal24, Malang – Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) melepas ratusan lulusan dari berbagai jenjang pendidikan melalui Yudisium Sarjana Ilmu Hukum, Magister Ilmu Hukum, Magister Kenotariatan, dan Doktor Ilmu Hukum. Sebanyak 206 mahasiswa resmi menyandang gelar akademik sebagai penanda berakhirnya masa studi sekaligus awal pengabdian di dunia profesional.
Yudisium yang digelar di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya, Selasa (28/7/2026), menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya dilaksanakan di gedung tersebut. Selain menetapkan status kelulusan, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi fakultas untuk melepas para lulusan yang diharapkan mampu membawa ilmu hukum ke tengah masyarakat dengan integritas dan profesionalisme.
Baca juga:
Pelatihan Mediator Non Hakim FH UB Perkuat Budaya Mediasi di Indonesia
FH UB Lepas 206 Lulusan dari Berbagai Jenjang Pendidikan
Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Hukum UB, Milda Istiqomah, S.H., MTCP., Ph.D., mengatakan yudisium periode ini memiliki arti tersendiri karena jumlah lulusan yang dilepas cukup besar dan berasal dari berbagai jenjang pendidikan, baik di Kampus Malang maupun Kampus Jakarta.

Sebanyak 206 lulusan tersebut terdiri atas Program Sarjana Ilmu Hukum, Magister Ilmu Hukum, Magister Kenotariatan, hingga Doktor Ilmu Hukum. Sebagian di antaranya merupakan mahasiswa dari program kerja sama dengan berbagai institusi, seperti Mahkamah Agung, Kejaksaan, Kepolisian, hingga Kementerian Keuangan.
“Kami bahagia, tetapi juga sedih karena harus melepaskan mahasiswa kami. Kini saatnya mereka kembali ke masyarakat untuk menjalani perjalanan hidup yang baru dengan bekal ilmu yang telah diperoleh di Fakultas Hukum,” ujarnya.
Menurut Milda, kebanggaan fakultas tidak berhenti pada momen kelulusan. Ia berharap para alumni tetap menjalin hubungan dengan almamater dan berkontribusi melalui berbagai peran, baik sebagai praktisi, dosen tamu, maupun mitra dalam pengembangan pendidikan hukum.
Ia optimistis lulusan FH UB akan mampu berkiprah di berbagai profesi, mulai dari hakim, jaksa, advokat, notaris, hingga profesi hukum lainnya yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Kelulusan Jadi Awal Pengabdian di Dunia Hukum
Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum FH UB, Dr. Adi Kusumaningrum, S.H., M.H., menjelaskan yudisium bukan sekadar seremoni pelepasan mahasiswa. Prosesi tersebut memiliki fungsi akademik untuk menetapkan status kelulusan, mengumumkan capaian akademik, sekaligus memberikan hak penggunaan gelar kepada setiap lulusan.

Ia menyebut pelaksanaan yudisium kali ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya. Pemindahan lokasi dilakukan untuk mengakomodasi jumlah peserta yang lebih banyak dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Adi berharap seluruh lulusan mampu menjaga nama baik almamater serta mengamalkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
“Kami berharap para lulusan menjadi insan yang berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara serta menjadi penegak hukum yang memiliki integritas tinggi,” katanya.
Menurutnya, momen pelepasan juga diharapkan menjadi kenangan berharga sebelum para lulusan melangkah ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Lulusan Siap Melanjutkan Studi dan Mengabdi kepada Masyarakat
Salah satu lulusan Program Sarjana Ilmu Hukum, Divanya Elizabeth Diaz Quintas, S.H., mengaku bangga berhasil menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Selama menempuh perkuliahan, pengalaman berorganisasi dan bertemu teman-teman dari berbagai daerah menjadi bagian paling berkesan baginya.

“Perasaan saya tentunya sangat senang dan bangga karena telah menyelesaikan perkuliahan di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya,” ungkapnya.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Divanya berencana melanjutkan studi ke Program Magister Kenotariatan. Ia menilai bekal ilmu yang diperoleh selama kuliah menjadi modal penting untuk menghadapi pendidikan lanjutan sekaligus mempersiapkan karier di bidang hukum.
Baginya, kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan langkah awal untuk terus mengembangkan kompetensi dan memberikan kontribusi nyata bagi profesi hukum maupun masyarakat. (ern)













