Kanal24, Malang – Kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto disebut membawa dampak besar terhadap peningkatan investasi Indonesia. Pemerintah mengklaim total komitmen investasi yang berhasil dihimpun dari berbagai lawatan internasional Presiden mencapai Rp2.430 triliun dalam kurun sekitar satu setengah tahun terakhir.
Pemerintah menilai diplomasi internasional menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan ekonomi global yang semakin ketat. Berbagai kunjungan kenegaraan disebut tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi juga diarahkan untuk membuka peluang investasi baru di sektor-sektor prioritas nasional.
Baca juga:
PaDi UMKM Perkuat Kolaborasi BUMN dan UMKM Lewat Pengadaan Digital
Sejumlah negara mitra strategis disebut menunjukkan minat besar untuk menanamkan modal di Indonesia, terutama pada sektor energi hijau, hilirisasi industri, manufaktur, pengembangan teknologi, hingga infrastruktur berkelanjutan.
Komitmen investasi terbesar dikabarkan datang dari kerja sama dengan sejumlah negara di Asia Timur seperti Jepang dan Korea Selatan. Selain itu, pemerintah juga memperluas peluang kerja sama ekonomi dengan negara-negara Eropa dan Timur Tengah guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Pemerintah menilai kehadiran langsung Presiden dalam forum internasional menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan investor global terhadap stabilitas dan prospek ekonomi Indonesia ke depan.
Di sisi lain, lawatan luar negeri Presiden juga memunculkan kritik dari sebagian masyarakat yang mempertanyakan efektivitas perjalanan internasional di tengah berbagai tantangan ekonomi domestik. Meski demikian, pemerintah memastikan hasil diplomasi ekonomi membutuhkan waktu untuk memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Investasi yang masuk nantinya diarahkan untuk mendukung transformasi ekonomi nasional, termasuk pengembangan industri berbasis nilai tambah, ekonomi digital, energi terbarukan, dan penguatan sektor strategis nasional lainnya.














