Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Harga Sawit Anjlok, Petani Swadaya Jadi Korban Utama Gejolak Tata Niaga

Einid Shandy by Einid Shandy
June 2, 2026
in Ekonomi
0
Harga Sawit Anjlok, Petani Swadaya Jadi Korban Utama Gejolak Tata Niaga

Petani kelapa sawit. ©AFP PHOTO/Adek Berry

4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Gejolak harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kembali memukul sektor perkebunan nasional. Penurunan harga yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir membuat ribuan petani swadaya berada dalam posisi paling rentan akibat tidak memiliki kepastian kemitraan dengan perusahaan maupun pabrik pengolahan.

Anjloknya harga sawit dipicu oleh kepanikan pasar menyusul transisi kebijakan ekspor satu pintu serta munculnya praktik pembelian TBS di bawah harga acuan pemerintah daerah oleh sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS). Kondisi ini membuat harga TBS di berbagai daerah turun tajam dan menekan pendapatan petani secara signifikan.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian pun mulai mengambil langkah tegas. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengingatkan seluruh pelaku industri sawit agar tetap menjalankan transaksi perdagangan secara normal dan mengacu pada harga yang terbentuk secara wajar.

Baca juga:
Nilai Ekonomi Kurban 2026 Diprediksi Melemah, Daya Beli Masyarakat Tertekan

Pemerintah juga membuka kemungkinan pemberian sanksi administratif hingga pencabutan izin terhadap perusahaan yang terbukti melanggar aturan tata niaga sawit. Langkah ini dilakukan setelah ditemukan ratusan PKS swasta yang diduga membeli TBS petani di bawah harga ketetapan pemerintah daerah.

Di tengah tekanan harga, petani swadaya menjadi kelompok yang paling terdampak. Berbeda dengan petani plasma atau petani bermitra yang memiliki kontrak pembelian, petani swadaya harus menghadapi fluktuasi harga secara langsung tanpa perlindungan pasar yang memadai.

Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Medali Emas Manurung menyebut harga TBS petani swadaya bahkan sempat turun ke kisaran Rp1.800 hingga Rp2.200 per kilogram. Padahal, biaya produksi rata-rata berada di sekitar Rp2.000 per kilogram sehingga banyak petani mulai mengalami kerugian.

Sementara itu, subholding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, memastikan penyerapan TBS dari masyarakat tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Hingga April 2026, perusahaan tercatat telah menyerap lebih dari 1 juta ton TBS dari masyarakat dan mitra, meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menilai keberlanjutan serapan TBS menjadi faktor penting dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat di kawasan sentra sawit. Menurutnya, keberadaan BUMN perkebunan juga diharapkan mampu menjadi penyeimbang harga di tengah pasar yang sedang bergejolak.

Di sisi lain, mekanisme penetapan harga TBS sebenarnya telah diatur melalui tim perumus harga di tingkat provinsi yang melibatkan pemerintah daerah, perusahaan pengolahan sawit, dan perwakilan petani. Skema tersebut dirancang agar harga sawit tetap mengikuti perkembangan harga minyak sawit mentah (CPO) sekaligus melindungi petani dari praktik pembelian yang tidak wajar.

Gejolak harga sawit kali ini kembali memperlihatkan lemahnya posisi petani swadaya dalam rantai industri perkebunan nasional. Ketika pasar terguncang dan tata niaga berubah, kelompok petani kecil menjadi pihak pertama yang harus menanggung dampak paling besar.

Post Views: 43
Tags: ekonomi sawitekspor sawitharga kelapa sawitharga sawitharga TBS sawitindustri sawitKANAL24kanal24.co.idpetani sawitpetani swadayaPTPN PalmCosawit Indonesiauniversitas brawijaya
Previous Post

Kunjungan Luar Negeri Prabowo Diklaim Hasilkan Investasi Rp2.430 Triliun

Next Post

Influencer Tak Bisa Dapat PPh Final UMKM, Menkeu Sebut Bukan Lapangan Kerja

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Influencer Tak Bisa Dapat PPh Final UMKM, Menkeu Sebut Bukan Lapangan Kerja

Influencer Tak Bisa Dapat PPh Final UMKM, Menkeu Sebut Bukan Lapangan Kerja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Dari Lukisan Gua hingga Proyeksi Cahaya, Bagaimana Seni Terus Berevolusi?

Dari Lukisan Gua hingga Proyeksi Cahaya, Bagaimana Seni Terus Berevolusi?

June 2, 2026
Oleh-oleh Haji itu Bernama Perubahan (Ishlah)

Oleh-oleh Haji itu Bernama Perubahan (Ishlah)

June 2, 2026
Influencer Tak Bisa Dapat PPh Final UMKM, Menkeu Sebut Bukan Lapangan Kerja

Influencer Tak Bisa Dapat PPh Final UMKM, Menkeu Sebut Bukan Lapangan Kerja

June 2, 2026
Harga Sawit Anjlok, Petani Swadaya Jadi Korban Utama Gejolak Tata Niaga

Harga Sawit Anjlok, Petani Swadaya Jadi Korban Utama Gejolak Tata Niaga

June 2, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025