Kanal24, Malang – Bertemunya mahasiswa dari Indonesia, Rusia, Timor-Leste, Pakistan, hingga Malaysia menjadi bagian penting dalam Welcoming Ceremony International Summer School Universitas Brawijaya x RUDN University. Kegiatan tersebut tidak hanya mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk bertukar perspektif, mengenal budaya berbeda, serta membangun jejaring akademik lintas negara.
Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FHUB) menyelenggarakan kegiatan tersebut di Auditorium Lantai 6 Gedung A FH UB, Selasa (18/8/2026). Program ini menjadi bagian dari kolaborasi FHUB dengan RUDN University, Rusia, yang diarahkan pada penguatan pengalaman akademik mahasiswa sekaligus pembahasan isu Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-16 mengenai perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh.
Baca Juga:
Doktor UB Tawarkan Mekanisme Sita Aset Tanpa Vonis Pidana
Ruang Belajar Lintas Negara
Wakil Dekan Bidang Akademik FHUB, Milda Istiqomah, S.H., MTCP, Ph.D., mengatakan International Summer School dirancang untuk memberikan pengalaman akademik yang lebih luas bagi mahasiswa Indonesia maupun peserta dari luar negeri.
Menurutnya, pertemuan mahasiswa dari berbagai negara memungkinkan peserta tidak hanya memahami materi secara konseptual, tetapi juga melihat isu SDGs dari perspektif yang berbeda. Hal tersebut menjadi penting karena persoalan perdamaian dan keadilan memiliki keterkaitan erat dengan bidang hukum sekaligus kondisi sosial di berbagai negara.
Interaksi lintas negara juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan, berdiskusi, dan memahami bagaimana persoalan global dipandang dari latar belakang yang berbeda. Dengan pola tersebut, kegiatan akademik tidak hanya berlangsung melalui penyampaian materi, tetapi juga melalui pertukaran pengalaman antarpeserta.
Bagi mahasiswa, suasana tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas cara pandang sekaligus membangun relasi dengan peserta yang memiliki ketertarikan pada isu akademik dan global yang sama.
Kerja Sama Buka Peluang Exchange
Ketua Pelaksana, Ranitya Ganindha, S.H., M.H., mengatakan kolaborasi FHUB dengan RUDN University telah berjalan sekitar dua tahun. Selama periode tersebut, kerja sama dikembangkan melalui berbagai program internasional yang melibatkan mahasiswa maupun dosen.

“Ya, tentu saja sangat-sangat banyak. Sebenarnya ini hanya salah satu sebagian kecil dari kegiatan yang kami lakukan sama RUDN,” ujar Ranitya.
Selain International Summer School, kerja sama tersebut mencakup program exchange, olimpiade, konferensi internasional, publikasi bersama, hingga riset bersama. RUDN University juga memberikan dukungan pembiayaan bagi mahasiswa FHUB dalam sejumlah program internasional.
Kolaborasi tersebut turut memberikan pengalaman mobilitas akademik bagi mahasiswa. Sebelum kegiatan berlangsung di Universitas Brawijaya, mahasiswa dan dosen FHUB mengikuti program di RUDN University, Moskow, selama satu pekan dengan dukungan pembiayaan dari pihak RUDN.
Pola kerja sama yang berlangsung secara bergantian tersebut memperluas ruang bagi mahasiswa untuk merasakan lingkungan akademik internasional secara langsung. Mahasiswa tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi juga memiliki peluang untuk membangun relasi yang dapat berkembang dalam program akademik berikutnya.
Peserta Rasakan Pengalaman Internasional
Pengalaman mengikuti program juga dirasakan Alexandra, mahasiswa psikologi dan kriminologi asal Barcelona. Alexandra yang lahir di Moskow, Rusia, mengaku terkesan dengan penyelenggaraan International Summer School di FHUB.

“I think it’s great. I’m really surprised by its high level of organization, and I’m so glad that I could be a part of this program,” ujar Alexandra.
Menurut Alexandra, kegiatan tersebut memberikan ruang untuk belajar sekaligus mengenal masyarakat dan lingkungan baru. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan pertemuan tersebut untuk saling bertukar pengalaman dan membangun hubungan yang lebih luas.
“I hope that we all learn so much and that we all exchange our experiences,” katanya.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa program internasional tidak hanya memberikan manfaat dari sisi akademik. Pertemuan peserta dari berbagai negara juga menjadi ruang untuk memahami perbedaan budaya, cara pandang, dan pengalaman pendidikan yang dimiliki masing-masing peserta.
Perkuat Jejaring dan Kolaborasi
Bagi FHUB, keberlanjutan kerja sama dengan RUDN University menjadi bagian dari upaya memperluas internasionalisasi fakultas. Program seperti International Summer School menjadi salah satu pintu masuk bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik global tanpa harus menunggu mengikuti program mobilitas dalam jangka panjang.
Ranitya berharap hubungan antara FHUB dan RUDN University dapat terus berkembang dengan menghadirkan lebih banyak program yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa.
“Harapannya kerja sama ini terus berlanjut, semakin kuat, semakin erat,” tuturnya.
Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertukaran mahasiswa, tetapi juga berkembang melalui riset, publikasi, konferensi internasional, dan berbagai kegiatan akademik lainnya. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, mahasiswa FHUB memiliki semakin banyak ruang untuk memperluas pengalaman, membangun jejaring, dan mempersiapkan diri menghadapi lingkungan akademik maupun profesional yang semakin global. (ndr)














